Sajak Pelajaran Agama

Pelajaran Agama

Aku kini menyadari
Bahwa sebagian pelajaran agama
Justru mengadu domba mazhab
Sungguh aneh
Pelajaran di sekolah
Isinya bukan menambah kesalehan
Justru membidahkan sesama muslim
Dengan alasan pemurnian agama
Dan kemaksuman diri

Sejak kecil pelajaran agama
Bukan mengkaji kitab sendiri
Malah mengadu domba
Dengan kelompok lain

Keyakinan diri adalah mutlak
Diri adalah kebenaran
Di luar diri adalah salah, jelek, mudarat
Karena itu mereka harus mengikuti kita
Islam seperti Islam kita

Pelajaram agama di sekolah
Malah menyalahkan mazhab.
Ziarah musyrik, tahlil bidah,
yasinan dolalah,
tawasulan finnar,
gambar, patung, kesenian haram.
Pantas saja berantem sesama muslim.

Semua kelompok mengatakan
Diri mereka ahlu sunnah
Lalu memgeluarkan kelompok lain
Dari ahlu sunnah
Mereka itu bukanlah ahlu sunnah
Karena hanya menganggap diri mereka ahlu sunnah
Yang katanya satu-satunya kelompok
Dari 73 golongan
Yang masuk surga dengan selamat

Sejumlah kontroversi agama dibahas
kafir, musyrik, tahayul,
bidah, churafat, dolalah, finnar, ….
Tak henti-henti menyerang internal agama

Bahkan zionis di depan mata pun terhalang
dan tak terlihat wujudnya
Belek di seberang lautan nampak
Gajah zionis di depan mata tak tampak

Guru agama adalah wali Allah di kelas
Apakah mereka menganggap
Nabi saw melakukan seperti yang Anda lakukan?
Apakah nabi saw membidahkan umatnya
Mengkafirlan umatnya
Mengusir umatnya
Memukuli umatnya
Berdebat dengan mazhab lain

Indonesia merasa diri lebih baik dari Singapura
Karena memiliki kurikulum agama di sekolahnya
Namun tidakkan budi pekerti beragama
Justru rontok oleh keburukan guru-gurunya?

Berdebat dengan mazhab lain
Sudah dianggap kebanggaan
Mengolok mazhab lain
Dianggap kewajaran
Memaksa orang seperti dirinya
Dianggap membawa orang ke surga
Mengusir dan memukuli
Dianggap cara untuk meluruskan agama
Memukuli dan memgusir kelompok lain
Dianggap gurauan
Melarang masjid dijadikan tempat salat
Dianggap kaidah agama
Berfatwa meluruskam agama
Dengan memghina kelompok lain

Masjd masjid menjadi sekolah intoleran
Yang mengajari siswanya
Tidak menerima perbedaan mazhab
Merasa diri paling benar
Dan secara mutlak memyalahkan mazhab lain
Bagai fakwa seorang maksum
Tentang surga dan neraka

Padahal nabi pun
Tidak melewati wewenang Allah
Untuk memberi putusan seseorang masuk surga
Meski 70 ribu malaikat
Mengiringi pemakamannya

Apakah agama harus seperti ini
Bertikai internal
Bahkan partai pun tidak seperti ini
Partai tidak menggunakan atas nama Allah
untuk menyalahkan Moeldoko atau AHY
Partai Amiem Rais tidak menggunakan agama
untuk mengancam umat masuk neraka
Apakah hanya PKS tidak menganggap dirinya benar
dan partai lain komunis dan masul neraka

Menyalahkan mazhab lain
Memyalahkan awam
Membidahkan kelompok lain
Lalu kelompok lain juga
Habis energinya
Untuk membela diri
Dari serangan saudara sendiri

Tidakkah umat di luar agama ini
Kikuk, risih, aneh atau tertawa
Melihat dua muslim bertengkar,
berselisih, berdebat di atas panggung
Ribut dan heboh seluruh negeri
Videonya menjadi viral
Menjadi kebanggan
Setelah babak-belur
dan pukul-memukul?

Sementara orang yang tidak peduli,
Ia malah bertepuk
mengompori satu pihak
Hingga muncul dendam membara
Satu kelompok berpotensi bertikai dengan kelompok lain

Sungguh berbahagia
Jika Anda ada di satu kelompok
Yang pemukanya melarang
Perdebatan
Melarang pembalasan dendam
Untuk saudara sendiri
Bahkan ketika saudaranya dibunuh di depan matanya pun
Dia tidak boleh dendam dan membalas pembunuhan
Karena saling balas itulah yang disukai zionis
Agar manusia disibukkan
Terpecah-belah
Tercerai berai
Luka
Dipermalukan

Tidakkah Imam Zaman menangis
Melihat umat datuknya
Mertengkar dengan sesama
Memperebutkan akidah dan furu remeh
Sambil mengklaim surga
Dan memberi ancaman neraka?

Mungkin seseorang harus berlebihan ketika berbuat baik
Pa Jokowi membiarkan anaknya tes PNS tanpa bantuannya
Seseorang memberi kebaikan kepada kawannya meski dirinya merugi
Ahlul bait memberi roti
Meski mereka membutuhkannya untuk berbuka puasa
Pemuka agama mungkin menerima pemuka agama lain
Meski meyakini kebenaram hujah sendiri

Berbahagialah suatu kelompok
Yang pemukanya tidak mencerca kelompok lain

Sajak Persekusi terhadap Singa

Persekusi terhadap Singa

Persekusi terhadap singa
mungkin paling banyak terjadi
karena banyaknya minoritas singa
yang berbaur dengan mayoritas muslim
dalam taqiah

Orang bahkan berani
mempersekusi singa
karena ketahuan salat di masjid
lurus tanpa sedekap
qunut di rakaat ke dua
sujud di atas turbah
tiga takbir setelah salam

Segerombolan hiena
mengeroyok singa
yang kebingungan
apa yang harus dilakukan
perlawanan bisa menyelamatkannya
perlawanan bisa melukai para hiena
kebanyakan singa memilih pasrah
enggan konyol atau syahadah

Hiena itu menjambak rambut singa
mengumpatnya dengan kata kotor
membentak dengan kata keras
mengepung dan melarang pulang
yang lembut memaksa ulang syahadat
lalu mencatat nama alamat singa itu
mungkin untuk persekusi di masa datang
saat haus khamr agama memuncak
mengisolasinya
meski di youtube bertebaran info syariat singa
meski perlawanan kepada Israel dipimpin singa
meski penjagaan Alquds di tangan pemuka singa
dan mereka cuma mimpi menjadi penjaga agama
enggan berjuang bersama singa
bahkan lebih memilih AS dan Israel
yang jelas-jelas merendahkan,
menghina, dan menginjak-injak palestina
dan percaya kebohongan mereka
dan senang diadu domba

Tidakkah mereka pernah ke Makkah
saat sunni dan syiah bersama
tak peduli perbedaan syariah
Manusia di sini merasa lebih bersyariah
merasa lebih menjaga nubuwah
menduga pemukanya hampir mencapai derajat maksumah
dan erat memegang kunci nurjanah

Sajak Negeri di Awan

Negeri di Awan

Di negeriku
hukuman bagi pencuri
sangatlah keras
pencuri dicambuk
malu dan hina
lukanya tak mudah sembuh
diingat seumur hidup
kengeriannya lecutannya
jeritan terpidana
tetes darah ke tanah
mengejutkan jin dan manusia
kadang hingga repot
dan sampai pada ajalnya

Orang membandingkan syariat nabi
apakah pencuri dan koruptor itu
pantas dihukum cambuk, ditembak,
dipotong tangan, dipenjara
dipotong kepala
atau dipotong masa tahanan
seperti yang Taufiq katakan

Hukuman yang keras
membuat koruptor tak berani tengadah
Adakah yang berani lagi korupsi
dengan resiko dicambuk lagi
mungkin hingga setengah mati?

Orang-orang belajar
dari terpidana koruptor
dengan trauma cambukan
bertahun-tahun
menjadikannya tidak lagi merdeka
untuk mencuri uang rakyat
bahkan tak bebas berkeliaran
tinggal di penjara rumah
bagai janda dalam sapihan

Tidak ada lagi korupsi
dengan alasan kebodohan, ketidaktahuan,
kelalaian, ketidaksengajaan,
kesengajaan, dan kebanggaan
Pejabat yang menemukan tindak korupsi
dari abdi dan bawahannya
sesama dan atasannya
harus segera melapor
pada instansi resmi negara
membuat berita acara
menyimpan alat bukti dan saksi
bukan malah terlibat
dalam pembagian korupsi berjamaah

Kebodohan tidak lagi ada pada masanya
Kesengajaan akan diganjar hukuman yang menggentarkan
Tahanlah ujung cambuk algojo Tuhan bila kau mampu!

Sajak Jakarta Tercinta, 2021

Jakarta Tercinta, 2021

Sebagai budak dunia
Mungkin kini dia nikmati jerih payah tuannya
Semakin mabuk cinta
Setelah pribumi mengalahkan aseng
Gerakan anti salat
Jenazah pendukung musuh
Dan mendapat sedikit upah karenanya

Aku menikmati polusi hoaks
Bertebaran di media sosial
Makian, perdebatan, kebohongan,
kelucuan, falasi logika
Masihkah kau mengerti
Makna satire dan ironi
Musuh dikatakan pendukung AS,
Iran, Cina, Rusia, Syiah, komunis,
dan pecinta dunia

Aku ingin menikmati
bambu getah-getih setengah milyar
Di antara udara aibon yang memabukkan
Pohon tebangan Monas
Dengan ganti rugi APBD
Hasil korup formula E
Yang dijaga DPRD dan SKPD
Di web e-budgeting propinsi

Biarlah banjir ditangani naturalisasi dan toa
Biarlah … biarlah ….
Rakyat tentunya memaklumi
Bahwa politisi kuat
Mungkin akan sedikit korupsi
Lalu menguasai KPK, polisi, dan TNI
BPK, hakim dan jaksa
PPATK, OJK
Semua dari ikhwan, famili, dan pendukung partai
dan KPU untuk suksesor korup berikutnya
Hakim korup akan membebaskan terdakwa pejabat korup
Meski alat bukti, saksi, dan fakta persidangan
yang dibawa jaksa begitu lengkap
KPK yang korup, tak akan memburu sepupunya yang korup
Meski masyarakat menuntutnya

Kata orang, bagus gubernur mengecat atap rumah,
Memajang pohon-pohon buatan
Membuka atap jembatan penyebrangan
Dan menggali ubang-lubang resapan

Dengan segudang prestasinya itu
Sadarkah kau bahwa dia pantas menjadi capres
Yang nantinya menguasai sumber-sumber daya negeri ini
APBN, BUMN, utang negara, Pertamina,
Biarkan saja Garuda, PTDI, PLN, PDAM, Telkom, bank negara
Biar semua BUMN bangkrut
Asal labanya sudah masuk
Ke kantong para petinggi, menteri, partai dan presiden
Setiap calon boleh rakus
Karena didukung taipan rakus

Juga betapa indahnya salat di belakang mereka
orang-orang saleh
Yang ucapannya senantiasa
Menutupi perilakunya
Dan ucap sejalan dengan perilakunya
Betapa indah lantunan ayatnya
Betapa tenang gerak tumaninahnya
Di masjid ini
Lalu kafirkanlah kelompok lain
Katakanlah mereka sebagai munafik,
kufar kafir, musyrik, sesat, menyimpang,
tahayul, bidah, churafat,
dolalah, finar, terkutuk

Hidup kadang-kadang
penuh dengan ironi.

Sajak Falasi

Falasi

Orang punya berbagai kecenderungan
Orang bisa punya kecenderungan
orientasi politik yang berbeda
Namun lihat ke mana AS mendukung,

Apakah kita mendukung AS
Ataukah kita mendukung penentang AS.
Apakah penentuan ini
tidak berakibat pada
mengalirnya darah sesama muslim?

Orang mendukung raja Yaman
daripada pemerintah Houthi
AS ada di pihak raja Yaman
Katanya anti AS
tetapi penentang AS diserang
dan AS dibantu

Orang mendukung pejuang Sofawi
daripada Syiah di Irak
Tahukah Anda AS ada di pihak mana?
Enggankah Anda mendukung Muqtada Shadr
atau Ayatullah Ali Sistani?
Muqtada Shadr atau Ayatullah Sistani
jelas melawan AS

Orang mendukung (so called) mujahidin
ISIS yang memerangi Assad.
AS ada di pihak mujahidin ISIS
Anda makan berita-berita hoaks AS
tentang harus mundurnya Assad
tentang zalimnya Assad
tentang tertindasnya Sunni Suriah
tentang demokrasi yang diabaikan
Padahal Assad adalah penentang Israel
dalam doktrin resmi negaranya

Orang mendukung Hamas di Palestina
dalam melawan Israel
Ada hubungan apa
Hamas dengan Hizbullah dan Syiah?
Bukankah Hamas, Hizbullah, Sunni, dan Syiah
bahu-membahu melawan Israel?

Orang mendukung Taliban di Afganistan.
AS ada di pihak mana?

Orang juga mendukung Turki
saat Turki menyerang Assad.
Anda mau ikut
membunuh sesama muslim
dan percaya pada Turki?
Turki adalah aliansi NATO
dan ikut pada langkah setan.
AS ada di mana?
AS ada bersama NATO.

Tidakkah seharusnya Anda diam
dan tidak mengotori tangan dan harta Anda
dengan darah muslimin yang tak berdosa
dan sumbangan dana bagi proxy binaan AS
Lalu berhati-hati mengarahkan senjata
ketika dua muslim berseteru.
Tetapi Anda dengan penuh keyakinan
membela muslim yang ditindas muslim lain
dan percaya kebohongan AS.

Orang juga mendukung Saudi
dalam langkah politik mereka
meski Saudi sering beriringan
sejalan dengan AS dan Israel.
Mungkinkah Saudi tak pernah salah?
Bahkan dengan sikap agresinya
seperti di Yaman
dan membunuhi sesama muslim?

Ketika Ayatullah Khomeini menentang AS.
Selanjutnya Ayatulah Ali Kamenei menentang AS.
Selanjutnya Presiden Iran, Mamud Ahmadinejad menentang AS,
Anda ada di pihak mana?

Jadi jelas bahwa jika ada dua pilihan
antara mendukung AS atau mendukung Syiah,
sebagian orang dengan mantap mengatakan,
kami mendukung AS dan siap melawan Syiah.

Apakah Anda menganggap halal darah Syiah
sehingga seperti terjadi di Sampang,
darah yang tertumpah itu seolah tidak ada harganya?
Apakah bahkan sebagian dari Anda menganggap
kurang banyak darah yang tertumpah di Sampang?
Seberapa haus darahkah Anda?
Masihkah Anda katakan
Syiah pembunuh Sunni
padahal kenyataan di Sampang
adalah Sunni membunuh Syiah?

Sajak ini adalah pertaruhan ideologi dan kebenaran.
Jadi tahan dan redakan dulu emosimu.
Buktinya sama-sama ditunggu.

Apakah bumi sudah jungkir balik
dan manusia masih punya logika?
Apakah tidak ada falasi dalam pemikiran mereka?
Apakah haramnya darah muslimin
tetap jadi batas toleransi mereka?

Falasi adalah renungan
bagi umat manusia.