Multimedia pada Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Sekolah Dasar

Multimedia pun dapat dibuat untuk jenjang sekolah dasar, sekolah menengah maupun perguruan tinggi. Multimedia dapat dibuat untuk bermacam-macam pelajaran. Pada pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, pengajar dapat membuat multimedia untuk pembelajaran bercerita (sastra), pembelajaran puisi, pembelajaran membaca, pembelajaran membaca permulaan. Multimedia yang dibuat itu dapat berupa animasi baik dengan gambar, suara, film selain teks.

Pada pembuatan multimedia untuk pelajaran cerita, pengajar dapat memasukkan cerita dengan gambar (imej) tokoh yang berperan dalam cerita. Pengajar pun dapat membuat animasinya. Cerita yang dipilih pengajar dapat dijadikan bahan pelajaran membaca, mendengarkan atau berbicara (misalnya menanggapi). Dengan begitu pelajaran dapat menjadi pelajaran tematik.

Pembelajaran tematik sangat menarik bagi pengajar karena dengan bahan yang sama, dengan sedikit perubahan atau modifikasi, pengajar dapat mengaitkannya dengan kompetensi lain, atau dengan mata pelajaran lain (misalnya Matematika, IPA, atau IPS).

Pada pembelajaran puisi, pengajar dapat dengan cepat menampilkan puisi dengan proyektor LCD. Pengajar pun dapat pula menayangkan video pembacaan puisi. Penayangan video ini semestinya memperhatikan penambahan audio, misalnya dengan speaker atau radio-tape recorder agar suara lebih nyaring.

Pada pembelajaran membaca, pengajar dapat dengan cepat menampilkan wacana untuk dibaca pembelajar. Pada pembelajaran membaca cepat, wacana dapat ditayangkan dalam waktu yang singkat agar pembelajar berlatih membaca cepat. Penggunaan proyektor akan memudahkan pelajaran membaca karena acap kali suatu sekolah kesukaran untuk memiliki wacana yang sama cukup banyak untuk dibaca satu kelas. Pembelajar dapat melanjutkan pada penghitungan kemampuan membaca (kecepatan efektif membaca).

Pada pembelajaran membaca permulaan, pengajar dapat menampilkan huruf-huruf, menampilkan suku kata, menampilkan kata-kata pendek, menampilkan kalimat-kalimat pendek untuk dibaca bersama. Pengajar dapat mengeja atau membaca suku kata dan meminta siswa membeo (mengulang) bacaan.

Pembelajaran membaca permulaan biasanya terintegrasi dengan pelajaran menulis permulaan. Dengan begitu, pengajar dapat memberi contoh dengan menulis di papan tulis. Pengajar dapat menulis huruf-huruf, menampilkan suku kata, menampilkan kata-kata pendek, menampilkan kalimat-kalimat pendek untuk dibaca dan ditulis bersama. Dengan begini, tidak selamanya media atau multimedia digunakan. Pengajar harus menggunakan papan tulis dan menulis di atas papan tulis agar bisa dicontoh oleh siswa.

 

Posted in Komputer, Linux, Multimedia | Leave a comment

Penggunaan Multimedia di Sekolah Dasar

Penggunaan multimedia di sekolah dasar merupakan potensi yang menarik. Bukan tidak mungkin pembelajaran di sekolah dasar menggunakan multimedia. Pengajar dapat menayangkan multimedia dengan proyektor LCD. Sekalipun pada saat ini belum banyak sekolah yang menggunakan proyektor LCD, namun potensi penggunaannya di masa depan sangatlah besar.

Bukan tidak mungkin sekolah dasar mengembangkan multimedia. Hal itu terutama guru-guru sekolah dasar sangat berkepentingan untuk mengembangkan multimedia di sekolah dasar. Pada masalah ini, guru-guru sekolah dasar harus mempunyai kemampuan untuk mengembangkan multimedia. Tentu saja penggunaan multimedia diasumsikan lebih efisien dan lebih efektif bagi pembelajaran. Dengan kata lain, multimedia diasumsikan lebih hemat, lebih mudah (efisien) di dalam pembelajaran, multimedia pun memberikan manfaat (efektif) yang lebih besar di dalam pembelajaran.

Kemampuan guru-guru untuk mengembangkan multimedia sangatlah penting. Pembuatan multimedia dapat dibuat dengan program presentasi. Institusi pendidikan tenaga kependidikan semestinya mengembangkan alumnusnya untuk membuat media dan multimedia.

Penggunaan multimedia ini akan menjadi alternatif dari media alami lain. Penggunaan multimedia dapat digunakan bila media alami sulit didapatkan dengan begitu, guru dapat menampilkan gambar atau filmnya. Apabila seorang guru dapat menampilkan berbagai jenis alat transportasi (motor, mobil, kereta api, pesawat terbang, perahu, kapal laut), hal itu akan cukup inspiratif bagi pembelajar. Apabila pengajar dapat memberikan contoh bunyi bahasa, pengucapan (artikulasi) bahasa, pengajar dapat melengkapinya dengan gambar-gambar.

Biasanya proyektor disandingkan dengan sistem audio. Sistem audio yang ditambahkan bisa saja radio-tape recorder. Hal ini disebabkan komputer yang biasanya disandingkan dengan penggunaan proyektor hanya bisa mengeluarkan suara yang kecil. Dengan mengunakan radio-tape recorder suara yang keluar dari komputer (multimedia) akan cukup nyaring dan bisa diapresiasi oleh pembelajar dengan baik.

Dengan begitu, multimedia yang digunakan di antaranya adalah komputer laptop (portabel), proyektor LCD, dan radio-tape recorder. Laptop dapat menyimpan berkas-berkas (file) multimedia. Proyektor digunakan untuk menampilkan multimedia. Radio-tape recorder digunakan untuk mempernyaring bunyi dari komputer agar suara multimedia itu dapat didengar dan diapresiasi oleh para pembelajar di dalam kelas.

Multimedia dengan proyektor LCD tidak selamanya bisa menggantikan papan tulis dan media alami. Namun multimedia ini semestinya melengkapi papan tulis. Pada pembelajaran menulis permulaan, guru semestinya memberikan contoh menulis di papan tulis. Pada pembelajaran mengarang pun, guru dapat mengorganisasikan siswa untuk menulis kalimat di papan tulis dengan tema yang ditentukan. Namun multimedia sangat efektif untuk menampilkan puisi atau wacana. Dengan begitu, pengajar tidak usah menulis puisi di papan tulis atau membagikan wacana. Menulis puisi di papan tulis akan menghabiskan waktu, menguras tenaga. Multimedia seperti ini dapat digunakan dan disempurnakan di masa depan.

Contoh multimedia yang dibuat misalnya pembelajaran bercerita (sastra), pembelajaran puisi, pembelajaran membaca, pembelajaran membaca permulaan.

Posted in Komputer, Linux, Multimedia | Leave a comment

Multimedia Animasi dengan Program Presentasi

Animasi dapat dibuat dengan program presentasi seperti (Libre Office Presentation, Open Office Presentation atau Microsoft PowerPoint). Animasi dapat dibuat dengan menggambar karakter di satu slide kemudian menggesernya di slide lain. Karakter yang dibuat dapat berupa orang, binatang, pohon, pemandangan atau yang lainnya. Untuk membuat karakter bergerak, karakter dapat dipindahkan posisinya di slide lain atau diubah bentuknya di slide lain.

Contoh animasi yang dibuat oleh mahasiswa ada di situs http://file.upi.edu/browse.php?dir=Direktori/KD-SUMEDANG/197212262005011002-PRANA_DWIJA_ISWARA/Tugas%20Kuliah/Dasar-dasar%20Teknologi%20Informasi%20dan%20Komunikasi/2011-animasi-presentasi-multimedia/

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penghitungan Laba Ternak Sapi

Beternak sapi merupakan bagian dari budaya masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia yang mayoritas mempunyai profesi di bidang agraria sangat berkaitan dengan peternakan seperti ternak sapi, domba, ayam, itik dan ikan. Sejumlah pemodal dan pekerja bekerja sama dengan sistem bagi hasil (nengah). Dengan begitu, masyarakat yang tidak memiliki modal dapat mendapatkan modal (ternak) untuk dipelihara dan memberikan keuntungan. Di sisi ini kedua pihak akan saling menguntungkan. Di sisi lain, pemodal pun tak jarang dikelabui oleh masyarakat. Beberapa pemodal justru dikelabui oleh pekerja karena pekerja merasa pendapatannya terlalu kecil.

Penghitungan berikut ini dibuat agar pemodal dan pekerja (pemelihara) sama-sama dapat memproyeksikan keuntungan. Dengan begitu, pemodal dan pekerja dapat menentukan bahwa kerja sama ini cukup pantas untuk dilakukan.

Dari sisi harga, beternak seekor sapi sebanding dengan sepuluh domba. Seekor sapi harganya kurang lebih Rp 6.000.000,00 sedangkan harga seekor domba kurang lebih Rp 600.000,00. Harga ini tentu saja harga maksimal, karena ada banyak sapi dan domba yang harganya di bawah harga itu.

Semestinya seorang pemelihara memelihara lebih dari satu sapi karena keuntungannya akan signifikan (kaharti). Dalam penghitungan di atas kertas, pemeliharaan tiga ekor sapi sudah cukup signifikan dari segi keuntungan. Dari sisi beratnya kerja, memelihara tiga ekor sapi pun memerlukan rumput yang cukup banyak agar sapi bisa tumbuh dengan baik.

Bila seorang pekerja memelihara tiga ekor sapi, katakanlah dengan harga seekor sapi Rp 6.000.000,00, maka pemodal mengeluarkan modal sebesar Rp 18.000.000,00. Bila di akhir tahun sapi dijual seharga Rp 10.000.000,00 per ekor, maka keuntungan dapat dihitung. Laba (keuntungan) kotor adalah Rp 30.000.000,00. Laba kotor ini dipotong modal Rp 18.000.000,00, maka laba bersih adalah Rp 12.000.000,00. Laba bersih ini dibagi dua antara pemodal dan pekerja, masing-masing mendapat Rp 6.000.000,00.

Tulisan di atas menunjukkan bahwa seorang pemelihara sapi setidaknya memelihara tak kurang dari tiga ekor sapi. Dengan memelihara tiga ekor sapi, seorang pemelihara akan mendapatkan keuntungan Rp 6.000.000,00 setahun. Keuntungan Rp 6juta setahun bisa berarti sebulan Rp 500.000,00. Dengan begitu, penghitungan ini ditujukan agar setidaknya pekerja mendapatkan keuntungan tidak kurang dari Rp 500.000,00 sebulan.

Dalam satu survey, diketahui bahwa seorang pekerja dapat memelihara sampai tujuh ekor sapi. Dengan begitu, bila pemodal memiliki modal 14 ekor sapi, ia cukup mempunyai dua orang pemelihara. Pemelihara ini juga mesti cukup bekerja keras untuk mencukupi pakan sapi.

Bila seorang pemelihara memelihara tujuh ekor sapi (maksimal), maka dengan penghitungan yang sama, pendapatan per tahunnya adalah Rp 14.000.000,00 atau gaji per bulannya adalah Rp 1.166.666,67.

Dari studi di internet, feses (podol) sapi kurang lebih 15 sampai 25 kg sehari. Dengan begitu, pakan sapi pun tak boleh kurang dari jumlah feses yang dikeluarkannya. Pertambahan berat badan sapi per hari adalah kurang lebih satu kilogram.

Posted in Kekayaan Alam, Pengabdian | Leave a comment

Apakah Ekonomi Itu?

Pengantar

Tulisan ini diasumsikan dikembangkan dari seorang yang kurang paham terhadap ekonomi. Oleh karena itu berpikir tentang ekonomi diharapkan akan mengembangkan sektor ekonomi yang akan berpengaruh terhadap ekonomi negeri. Bila seseorang dapat mengembangkan ekonomi masyarakat, masyarakat akan terbantu dan meningkat pendapatannya.

Apakah Ekonomi Itu?

Ekonomi itu adalah seseorang yang memelihara domba kemudian menjualnya bila domba itu telah besar. Dengan begitu, ia mempunyai jasa dalam penggemukan domba. Ekonomi juga adalah seorang guru yang dibayar ketika memberikan jasa pengajaran kepada anak-anak. Dengan begitu, guru juga memberikan jasa kepada anak dan keluarga lain.

Acap kali pelaku ekonomi mengolah bahan mentah yang ada di alam. Seorang tukang kayu mengolah kayu menjadi perabot: kursi, meja. Orang lain dapat memanfaatkan hasil jasanya.

Perantara

Acap kali pula pelaku ekonomi itu berantai atau dari banyak perantara. Seseorang yang mengharapkan baju atau pakaian, pakaian itu diperoleh dari banyak perantara. Pakaian mula-mula berasal dari petani kapas. Kapas itu lalu dijual kepada pemintal benang. Pemintal benang lalu menjualnya kepada penenun kain. Penenun kain lalu menjualnya kepada tukang jahit. Tukang jahit menjualnya kepada grosir atau toko. Dari toko inilah pembeli mendapatkan baju atau pakaian yang diinginkannya.

Begitu banyak perantara di sekitar kita.

Seorang yang menjual baso mungkin saja dia tidak memiliki sapi. Mungkin saja ia tidak memotong sapinya sendiri. Mungkin saja ia tidak memotong-motong dagingnya sendiri. Mungkin saja ia tidak membuat mie sendiri. Tetapi yang dilakukannya adalah mencari bakso dan mie yang paling bagus kualitasnya. Kemudian ia pun meracik kuah baso agar pembeli senang dengan resep baso yang dibuatnya. Kualitas sangat penting dalam jual beli.

Pada contoh lain, seorang tukang kayu mungkin tidak membuat paku sendiri atau tidak membuat lem sendiri melainkan menggunakan lem yang sudah dibuat orang lain. Dengan kata lain, ia menggunakan jasa (perantara) orang lain. Tukang kayu pun memperoleh kayu dari jasa petani (kebun) kayu.

Kekayaan Indonesia

Indonesia adalah negeri yang sangat kaya. Dari tanahnya, tumbuh berbagai tanaman yang dapat dijual-belikan. Masyarakat Indonesia banyak yang berprofesi sebagai petani. Mereka menanam padi dan sayur-sayuran. Rumput dan tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak (domba, sapi, itik, ikan).

Beberapa Kendala

Beberapa kendala yang mengganggu perekonomian masyarakat adalah sebagai berikut. Acap kali pemodal besar memborong barang (beras, gula) dengan harga murah di suatu tempat. Kemudian ia menjualnya di tempat lain dengan harga lebih murah dari keadaan setempat. Hal ini mengakibatkan petani setempat tidak dapat menjual panennya. Petani setempat rugi besar.

Contoh lainnya adalah tekstil. Pemerintah mengimpor tekstil cina yang jauh lebih murah daripada tekstil lokal. Dengan begitu produsen tekstil lokal akan mengalami kerugian dan tak dapat menjual tekstilnya.

Demikian pula dengan gula.

Demikian pula dengan petani kedelai.

Posted in Kekayaan Alam | Leave a comment

Viber, Tango, WhatsApp, YM: Aplikasi Smartphone untuk Bertelepon Gratis

Viber adalah salah satu program aplikasi smartphone yang dikembangkan agar pengguna smartphone dapat bertelepon gratis. Informasi Viber dapat diperoleh dari situs resminya dengan alamat www.viber.com. Di situs webnya, Viber mengusung moto “free calls, free voip, free phone calls from iPhone and Android.” Viber saat ini tersedia untuk (Apple) iPhone dan telepon-telepon berbasis Android. Viber menggunakan nomor telepon sebagai identitas.

Ada beberapa syarat bagi pengguna Viber di antaranya kedua alat (device) telepon selular yang saling berkomunikasi harus menginstal aplikasi Viber. Kedua alat ini pun harus ada pada area internet 3G atau WiFi. Saat ini layanan 3G sudah ada di kota-kota besar. Jaringan WiFi bahkan sudah ada di sekitar sekolah (SD, SMP, SLTA, perguruan tinggi).

Prospek Viber sangatlah cerah terutama pada ponsel berbasis iPhone dan Android karena seandainya pengguna telepon selular menggunakan platform Viber, ia tidak usah lagi membayar tagihan telepon. Ia cukup berlangganan internet (sekitar Rp 80.000,00 sebulan) dan selama sebulan itu ia dapat menggunakan telepon sebebas-bebasnya kepada pengguna Viber lainnya. Sebagai tambahan, ia pun dapat mengirimkan sms kepada pengguna Viber lainnya secara gratis pula. Dengan begitu ia tidak lagi perlu membayar biaya sms yang disediakan provider (Telkom, Esia, SmartFren, Telkomsel, XL, Axis, dan yang lainnya).

Sebagai catatan di sini, ia dapat bertelepon ke manapun selama kedua orang yang bertelepon itu menggunakan Viber dan ada di area 3G atau WiFi. Ia dapat bertelepon ke Arab Saudi, Amerika, Inggris atau ke manapun (mungkin kepada teman yang baru didapat dari internet) tanpa ada tambahan biaya interlokal atau international call. Ia hanya berlangganan internet (3G) atau menggunakan WiFi dari lingkungannya.

Pada suatu saat nanti, seseorang yang mempunyai teman melalui jejaring sosial (misalnya Facebook) atau kenal dengan seseorang melalui microblog (misalnya Twitter) ia dapat menelepon temannya itu dengan aplikasi Viber tanpa harus khawatir membayar pulsa interlokal atau internasional kepada provider.

Sebagai catatan lainnya, kini (Oktober 2011) banyak keluhan pengguna provider karena provider membiarkan pihak ketiga mencuri pulsa para pelanggan. Bahkan sebagian pelanggan tidak merasa mendaftar (reg) dan sebagian lagi berusaha berulang kali keluar (unreg) dari program pihak ketiga yang menyedot (baca: mencuri) pulsa ini. Tentu saja pulsa ini akan diuangkan oleh provider dan pihak ketiga itu bagi keuntungan provider dan pihak ketiga itu sendiri.

Di sisi lainnya, provider telepon selular pun akan terancam karena kini hadir pula OpenBTS. Dengan anggaran (Rp 10 juta sampai Rp 20 juta) sekelompok orang (misalnya sekolah) dapat mempunyai provider sendiri. OpenBTS bakhan memungkinkan seseorang bertelepon dan berkirim sms gratis selama ia ada dalam wilayah gelombang OpenBTS itu. Pakar teknologi informasi Onno W. Purbo merupakan salah seorang yang mempublikasikan OpenBTS ini bagi masyarakat setelah sebelumnya beliau memasyarakatkan wajanbolik dan VoIP.

Viber akan diproyeksikan dapat diinstal di komputer. Dengan demikian, suatu saat, seseorang yang komputernya (laptopnya) terkoneksi dengan internet dapat menelepon (membuka koneksi telepon) dengan pengguna komputer lain.

Sebagai pembanding, ada pula program lain seperti Tango (untuk Android dan iPhone). Alamat situs resminya adalah http://www.tango.me/. Dengan Tango, dua orang dapat bertelepon dan melakukan video call. Program Tango juga dapat diinstal di Android, iPhone dan komputer. Seseorang dapat mengundang orang lain melalui email atau sms. Di dalam email atau sms yang dikirimkan seseorang dapat mengunduh (download) dan menginstal aplikasi Tango. Kedua orang ini pun dapat berkomunikasi dengan Tango. Jadi Tango berbeda dengan Viber karena Tango menggunakan identitas (id) khusus seperti YM, sedangkan Viber menggunakan nomor telepon sebagai id. Tango mempunyai kesamaan dengan YM, dan WhatsApp yaitu menggunakan identitas khusus.

Program lainnya adapula WhatsApp, situs resminya www.whatsapp.com. Program ini dapat diinstal di ponsel Android, Blackberry, iPhone, Nokia, WindosPhone. Program WhatsApp ini memungkinkan seseorang untuk melakukan chat secara grup, sms dan mms. Ia dapat pula menentukan lokasi teman-temannya (dengan aplikasi peta/map). Hanya saja program WhatsApp ini merupakan program yang berbayar sebesar $2 setahun.

Sesungguhnya program seperti ini sudah sejak dahulu dikembangkan yaitu program Yahoo! Messenger (YM). Program YM ini seseorang dapat melakukan VoIP (bertelepon), bersms (chat), atau melakukan video call. Yang mengherankan adalah, YM ketika diinstal di ponsel Android milik saya tidak dapat melakukan koneksi telepon apalagi video call. Bila hal ini terus berlanjut, maka popularitas YM akan menurun dan jatuh. Bahkan mungkin akan ditinggalkan oleh penggunanya.

Prospek bertelepon gratis ini sangat potensial dan perkembangannya sangat cepat. Indonesia bahkan tidak mungkin ketinggalan. Bila dulu, teknologi dapat diimpor setelah 10 tahun, sekarang, dengan globalisasi ini, program yang digunakan sebagai standari di dunia barat atau timur, dapat digunakan di Indonesia secepatnya.

Selanjutnya, masyarakat akan mengucapkan selamat tinggal kepada program yang tidak menguntungkan (misalnya YM). Masyarakat akan beralih pada komunitas mayoritas (platform yang paling banyak digunakan).

Sesungguhnya dengan platform Facebook (FB) juga sekarang orang dapat berkomunikasi. Seseorang dapat memiliki 5000 orang teman dan melakukan chat dengan FB. FB bahkan pada beberapa provider merupakan aplikasi yang gratis.

Dunia semakin menarik!

Posted in Android-Meego, Komputer, Linux | Leave a comment

Potensi Pemeliharaan Domba dan Sapi

Artikel ini dibuat sebagai bagian dari program pengabdian yang dilakukan bagi masyarakat. Proposal pengabdian ini telah diluncurkan. Program pengabdian ini sementara ini telah berjalan didasarkan pada pengalaman tahun-tahun sebelum pengabdian ini dilakukan.

 

Kebiasaan Peternak di Jawa Barat

Kebiasaan peternak di Jawa Barat adalah mereka rata-rata tidak memiliki banyak domba atau sapi. Bila mereka memiliki 15 domba, mereka sudah merasa kaya. Bila mereka memiliki 5 sapi, mereka sudah merasa kaya. Padahal jumlah 15 domba atau 5 sapi adalah jumlah yang sedikit. Mengapa mereka hanya memiliki sedikit ternak seperti itu?

Mereka memiliki jumlah ternak yang sedikit karena mereka terbiasa untuk menyabit rumput (ngarit). Ngarit itu berarti mencari rumput dengan sabit (arit). Mereka menyimpan ternak di kandang, dan pemelihara mencari rumput. Pemelihara bisa saja ngarit dari jam 7 sampai jam 9. Ngarit dan mendapatkan satu karung rumput cukup untuk pakan 5 ekor domba. Karena itu, peternak itu biasanya tidak mempunyai domba yang banyak. Jumlah 15 adalah banyak bagi pemilik domba. Ketika ditanyakan kepada pemilik domba, mengapa mereka tidak menggembala (ngangon), mereka menjawab, “Kesel, kalau harus ngangon sepanjang hari. Lebih baik ngarit, jam 9 sudah pulang dan membawa satu karung rumput.”

Lain halnya dengan di Timur Tengah atau di negara-negara barat (bahkan Australia atau New Zealand). Peternak biasanya memiliki domba atau sapi yang banyak. Mereka bisa memiliki puluhan hingga ratusan domba atau sapi. Bahkan ada yang mencapai ribuan. Mereka menempati area peternakan yang luas dengan padang rumput yang hijau. Sapi atau domba dibiarkan untuk mencari rumput sendiri sepanjang hari.

Area di Jawa Barat pun sesungguhnya banyak hutan dan gunung. Area hutan dan gunung ini perlu dipilih karena akan bermasalah bila ternak masuk ke kebun atau sawah orang lain. Mereka akan merusak kebun atau sawah orang lain. Oleh karena itu, perlu diperhatikan agar ternak tidak masuk ke kebun atau sawah orang. Peternak harus pergi ke gunung (atau padang rumput) yang tidak mengganggu kebun atau sawah orang lain.

Ada suatu cerita tentang seorang dari Timur Tengah datang ke Jawa Barat, Indonesia. Ia merasa heran karena di Indonesia tidak banyak orang yang menggembalakan ternak. Padahal rumput di Indonesia begitu melimpah dan hijau. Ia berkata, di Timur Tengah yang rumputnya relatif sedikit pun orang menggembalakan ternak. Ternak bahkan dibawa menyebrang jalan atau terlihat di sekitar jalan raya. Ternak yang dibawa penggembala itu jumlahnya puluhan, ratusan atau ribuan.

Masyarakat peternak di Jawa Barat hanya menggembalakan ternak bila terjadi musim kemarau. Di musim kemarau, rumput susah didapat sehingga peternak merasa kesukaran untuk mencari rumput (ngarit). Oleh karena itu, di musim kemarau biasanya peternak melepaskan ternaknya dari kandang dan menggembalakan ternaknya (ngangon).

Bila peternak di Jawa Barat terbiasa ngarit, tentu harus dipertimbangkan antara kemampuan peternak itu ngarit dengan kebutuhan pakan ternak. Satu ekor sapi yang besarnya sedang, akan mengeluarkan feses (podol) sebanyak 20 kilogram. Oleh karena itu, pakannya pun tidak akan kurang dari 21 sampai 25 kilogram sehari. Pertumbuhan sapi per hari adalah 1 sampai 2 kilogram. Karena itu bila berat awal sapi lepas sapih adalah 300 kilogram, dalam 100 hari beratnya harus 400 – 500 kilogram.

Bila satu ekor sapi setara dengan 10 ekor domba, maka kebutuhan pakan dapat dihitung. Biasanya peternak akan kelelahan bila ia harus mencari rumput untuk 10 ekor domba. Karena itu, peternak perlu mempertimbangkan untuk tidak mencari rumput (ngarit), melainkan menggembala (ngangon) atau membuat jerami probiotik. Dengan catatan, jerami probiotik di sini sementara ini hanya cocok untuk sapi, bukan untuk domba.

Bagi kebanyakan masyarakat di Jawa Barat, beternak merupakan pekerjaan sampingan dari bertani. Karena ia harus menggarap sawah atau kebun, ia tidak akan sanggup untuk memelihara banyak ternyak. Jarang seorang petani mempunyai ternak yang banyak. Hal itu disebabkan makanan utama masyarakat Indonesia adalah dari beras (tanaman). Masyarakat di Jawa Barat bahkan banyak yang beranggapan bahwa makan dengan daging (ikan, ayam, telur, daging sapi) merupakan makanan mewah. Makanan masyarakat di Jawa Barat yang sederhana adalah peda, ikan asin, tahu, tempe, perkedel, kerupuk, sayur (kangkung, selada, katuk, daun singkong), sambel (sambel oncom, terasi) dan mungkin telur. Sekalipun begitu, budaya makan gurame, ikan mas, mujair, telur asin, sate ayam, sate kambing, daging sapi pun sudah banyak dilakukan warga. Budaya makan “mewah” ini tidak hanya dalam hajatan saja, tetapi sering kali dikonsumsi sebagai menu mingguan atau menu tiga-empat harian.

Sangat menarik mempertimbangkan tempe dan tahu sebagai makanan sederhana. Artikel ini tidak akan mebahas tentang itu karena ada artikel lain yang membahas tentangnya.

Seandainya kebiasaan makan masyarkat Jawa Barat bukan daging, semestinya pemeliharaan domba atau sapi pun tidak harus pesat.

 

Beternak Ratusan Domba atau Puluhan Sapi

Perlu diorientasikan agar peternak memiliki banyak ternak (di atas 10 sapi atau di atas 20 domba). Oleh karena itu, peternak harus menggembalakan ternaknya. Perhitungan keuntungan dapat dihitung di atas kertas (dengan program spreadsheet atau kalkulator).

Memiliki puluhan domba atau sapi mendorong masyarakat memiliki keuntungan yang besar. Bila masyarakat hanya memiliki 5 domba atau sapi, keuntungan tidak akan terlalu besar. Namun salah satu kendalanya adalah modal. Masyarakat perlu pemodal yang bisa memberi modal berupa domba atau sapi yang bisa dipelihara masyarakat. Masyarakat pemelihara dan pemodal dapat berbagi keuntungan. Biasanya, keuntungan dibagi dua. Ini disebut nengah. Dalam sistem ini, pemelihara mendapatkan 50% dari laba bersih dan pemodal pun mendapatkan 50% dari laba bersih. Laba bersih ini ialah keuntungan dikurangi modal. Bila satu ekor sapi dibeli dengan harga Rp 6.000.000,00 (modal), dan dalam waktu satu tahun dijual dengan harga Rp 13.000.000,00 (laba kotor), maka laba bersih adalah 13 juta dikurangi 6 juta. Dengan begitu, laba bersih adalah laba kotor dikurangi modal yaitu 7 juta. Tujuh juta ini dibagi dua (50%) antara pemelihara dan pemodal. Dengan begitu, pemelihara dan pemodal masing-masing mendapatkan 3,5 juta dari satu ekor sapi ini.

Satu ekor sapi ini setara dengan sepuluh ekor domba. Bila satu ekor anak sapi kurang lebih seharga 6 juta, maka satu ekor anak domba kurang lebih seharga enam ratus ribu rupiah. Setelah satu tahun, domba pun kurang lebih dijual dengan harga satu juta tiga ratus ribu rupiah per ekor.

Keuntungan 3,5 juta adalah kecil bila dibandingkan dengan kerja selama satu tahun. Oleh karena itu perlu dipikirkan untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat yaitu dengan cara menambah jumlah sapi. Jika ada dua ekor sapi yang dipelihara, maka keuntungan per tahun musim adalah 7 juta. Demikian seterusnya, keuntungan itu dapat dikalkukasi dengan program spreadsheet atau kalkulator.

 

Pemodal

Dalam survey terbatas, banyak masyarakat yang mengeluh saat bank memberi modal. Hal itu karena prosedur bank yang rumit dan beresiko. Peminjaman kepada bank mengharuskan ada jaminan (borg). Bank biasanya tidak terlalu tertarik pada jaminan yang kurang komersil seperti lahan di pedalaman atau rumah di pedalaman. Karena itu, prosedur peminjaman di bank sering kali dianggap rumit.

Selain dari bank, dalam survey terbatas pun tak jarang pemerintah memberikan bantuan untuk pemeliharaan domba atau sapi. Namun bantuan pemerintah itu pun kurang menguntungkan bagi pemelihara karena keuntungan (laba bersih) dikenakan banyak potongan sehingga keuntungan bagi pemelihara tidak signifikan. Potongan itu terjadi karena banyak pihak yang ingin memperoleh keuntungan karena merasa memberi andil dalam pencairan dana. Pemelihara hanya mendapatkan keuntungan yang kecil dari jerih payah memelihara satu tahun atau satu musim. Keuntungan yang kecil itu adalah keuntungan yang teu kaharti atau tidak bermakna dibandingkan kerja keras yang dilakukan peternak.

 

Kejujuran

Pemodal semestinya memberikan modal kepada peternak. Di sisi lain peternak pun harus jujur dalam memelihara ternak. Dalam suatu kasus bisa saja terjadi, peternak menjual ternak milik pemodal tanpa memberi tahu pemodal. Pemelihara mengaku menjual dengan harga yang rendah sehingga pemodal mendapatkan keuntungan yang minim. Pemelihara menujual saat ternak masih kecil sehingga keuntungan minim.

Aturan yang biasanya diberlakukan adalah peternak tidak bolah menjual ternak tanpa sepengetahuan pemodal. Peternak pun tidak boleh menjual dengan harga yang tidak disetujui pemodal. Apabila peternak berbohong, maka kebohongan ini biasanya berlipat-lipat untuk menutupi kebohongan-kebohongan selanjutnya. Sebaliknya bisa saja peternak di tengah musim memerlukan uang. Ia bisa meminjam uang kepada pemodal dan pemodal dapat memotong keuntungan pemelihara sesuai besar pinjamannya itu.

Seandainya kepercayaan pemodal kepada pemelihara ini hilang, maka akan hilang pula kesempatan kepada pemelihara untuk mendapatkan modal lagi. Akan hilang pula kesempatan bagi pemelihara untuk mendapatkan untung dari hasil peternakan. Kehilangan kepercayaan ini bisa jadi akan diingat seumur hidup. Kehilangan kepercayaan ini akan bisa diungkit dalam waktu 15 atau 20 tahun dari waktu kesalahan ini dilakukan. Oleh karena itu, pemelihara atau pemodal harus berhati-hati jangan sampai mengkhianati kesepakatan.

Kejujuran sangatlah penting. Di setiap aspek kehidupan, kejujuran merupakan modal dasar. Seorang pemilik toko akan mempekerjakan penjaga toko yang jujur. Seorang pembeli ikan membutuhkan penjual ikan yang jujur. Seorang pemimpin memerlukan bawahan yang jujur. Seorang pemilik pabrik membutuhkan pekerja pabrik yang jujur. Jika saja para pekerja tidak jujur, pemilik modal akan memberhentikan pekerja itu dan menggantinya dengan pekerja yang lain.

 

Gembala (Ngangon)

Bila peternak memutuskan untuk menggembalakan ternaknya, maka ia akan menjadi peternak profesional. Beternak domba dan sapi tidak akan lagi menjadi penghasilan tambahan, melainkan menjadi penghasilan yang signifikan. Peternak harus mencoba memiliki ternak dalam jumlah besar. Mungkin ia akan terpaksa migrasi ke daerah gunung yaitu tempat yang tidak ada kebun atau sawah orang. Mendirikan gubuk (saung). Mungkin ia bisa setiap hari diantar makanan oleh istri atau anaknya. Makanan bisa dia bawa sebagai bekal karena ia akan ngangon sampai sore. Malam hari ia kembali ke gubuk dan mungkin juga harus makan malam di sana. Hal itu harus dia lakukan selama kurang lebih satu tahun, sampai ternak cukup besar dan siap untuk dijual.

 

Konsentrat

Ada makanan tambahan berupa konsentrat yang secara teratur bisa ditambahkan untuk ternak. Pada saat ini ada pula probiotik yang dapat digunakan untuk mengawetkan jerami sehingga dapat dijadikan stok makanan untuk satu tahun. Dengan begitu, mungkin saja seorang peternak tidak perlu lahan yang luas untuk menggembalakan ternaknya. Ia cukup mengolah jerami dengan probiotik dan menyimpan olahan jerami itu untuk stok pakan ternak selama satu tahun.

Penggunaan jerami probiotik dipertimbangkan sangat menguntungkan karena peternak tidak perlu menunggui ternaknya seharian, tidak perlu menggembalakan (ngangon). Peternak pun tidak perlu memiliki lahan yang luas untuk menggembalakan ternaknya. Di samping itu, limbah jerami yang dulu membusuk, dibakar atau tidak terpakai, kini dapat diawetkan sehingga dapat dijadikan stok pakan untuk satu tahun.

 

Pompa Hidram

Pompa hidram mungkin sangat penting bagi peternakan. Pompa hidram digunakan untuk memompa air ke kandang atau peternakan. Air dapat digunakan untuk membersihkan kandang. Air pun sangat penting bagi ternak bila ternak harus minum. Ternak sangat membutuhkan minum terutama ternak yang sedang menyusui. Oleh karena itu, aliran air yang terus-menerus sangat pentig bagi peternakan.

Pompa hidram tidak akan diulas di artikel ini karena telah ada artikel lain yang membahasnya di situs ini.

 

Gangguan Anjing Hutan dalam Menggembalakan Ternak

Beberapa gangguan yang mungkin terjadi saat menggembalakan ternak adalah gangguan anjing hutan atau ajag. Tetapi di Jawa Barat kini sudah jarang sekali terdengar ada anjing hutan, ajag atau harimau. Yang mungkin terjadi adalah gangguan dari ular yang mungkin bisa menggigit ternak. Hal itu mungkin hanya insiden, tetapi kemungkinannya bisa saja terjadi. Gangguan anjing hutan, harimau atau ular mungkin sangat jarang terjadi di Jawa Barat.

 

Ketersediaan Rumput di Jawa Barat

Rumput di Indonesia sangat subur. Hal ini disebabkan Indonesia berada di wilayah khatulistiwa. Rumput di Indonesia bisa dibandingkan dengan rumput di Eropa atau Timur Tengah. Di Timur Tengah pun masyarakat menggembalakan domba atau sapi. Mengapa di Timur Tengah orang tidak ngarit? Karena memang sukar sekali bagi peternak untuk ngarit karena sedikitnya rumput. Masyarakat di Jawa Barat pun ketika musim kemarau datang, tidak akan ngarit karena sedikitnya rumput. Mereka akan menggembalakan ternak mereka di musim kemarau.

 

Jaket Kulit

Sebagian masyarakat di Jawa Barat sudah bisa membuat jaket kulit yang kualitasnya nomor satu di dunia. Kualitas ini dilihat dari halusnya atau lemasnya jaket kulit. Jaket kulit pun merupakan busana yang memiliki pasar sendiri. Kesan eksklusif jaket kulit akan muncul. Jaket kulit merupakan pakaian yang cukup mewah walaupun dihasilkan oleh industri rumah seperti yang ada di Sukaregang, Garut atau industri rumahan lain di Jawa Barat.

Jaket kulit dari domba jauh lebih bagus daripada jaket kulit dari sapi. Jaket kulit dari domba tidak terlalu panas bila digunakan di iklim khatulistiwa. Jaket kulit dari sapi akan lebih baik dalam menghalau dingin.

 

Wol

Biasanya ada jenis domba tertentu yang menghasilkan banyak bulu. Bulu wol dari domba di Jawa Barat biasanya tidak banyak. Selain itu, belum banyak pula permintaan bulu wol. Wol biasanya dapat digunakan sebagai kain wol.

Potensi wol memang belum banyak dikembangkan di Indonesia. Wol biasanya dihasilkan dari domba. Ternak domba tradisional di Jawa Barat biasanya dicukur oleh pemeliharanya karena dengan begitu, ternak cenderung cepat besar. Hanya saja, rambut wolnya tak pernah ditampung atau dijual.

 

Pengembangbiakan

Pengembangbiakan dapat dengan menyuntikkan sperma ke tubuh betina. Penyuntikan ini dapat dilakukan dengan bantuan dinas atau penyuluh peternakan. Biaya penyuntikan ini sekitar Rp 75.000,00 sekali suntik. Peternak dapat meminta jenis sapi yang akan disuntikkan misalnya sapi siemental (metal), limousine atau brahman (sapi jawa).

 

Penghitungan Keuntungan Ternak Domba

(Asumsikan harga anak domba Rp 600.000,00 per ekor)

body, div, table, thead, tbody, tfoot, tr, th, td, p { font-family: “Calibri”; font-size: x-small; }

No. Anggaran Jumlah Harga jual Laba kotor Laba bersih 50% Pemelihara 50% Pemodal
1 6,000,000 10 1,300,000 13,000,000 7,000,000 3,500,000 3,500,000
2 12,000,000 20 1,300,000 26,000,000 14,000,000 7,000,000 7,000,000
3 24,000,000 40 1,300,000 52,000,000 28,000,000 14,000,000 14,000,000
4 30,000,000 50 1,300,000 65,000,000 35,000,000 17,500,000 17,500,000
5 60,000,000 100 1,300,000 130,000,000 70,000,000 35,000,000 35,000,000
6 120,000,000 200 1,300,000 260,000,000 140,000,000 70,000,000 70,000,000
7 240,000,000 400 1,300,000 520,000,000 280,000,000 140,000,000 140,000,000
8 480,000,000 800 1,300,000 1,040,000,000 560,000,000 280,000,000 280,000,000









972,000,000 1,620
2,106,000,000 1,134,000,000 567,000,000 567,000,000

Penghitungan Keuntungan Ternak Sapi

(Asumsikan harga anak sapi Rp 6000.000,00 per ekor)

body, div, table, thead, tbody, tfoot, tr, th, td, p { font-family: “Calibri”; font-size: x-small; }

No. Anggaran Jumlah Harga jual Laba kotor Laba bersih 50% Pemelihara 50% Pemodal
1 6,000,000 1 13,000,000 13,000,000 7,000,000 3,500,000 3,500,000
2 12,000,000 2 13,000,000 26,000,000 14,000,000 7,000,000 7,000,000
3 24,000,000 4 13,000,000 52,000,000 28,000,000 14,000,000 14,000,000
4 30,000,000 5 13,000,000 65,000,000 35,000,000 17,500,000 17,500,000
5 60,000,000 10 13,000,000 130,000,000 70,000,000 35,000,000 35,000,000
6 120,000,000 20 13,000,000 260,000,000 140,000,000 70,000,000 70,000,000
7 240,000,000 40 13,000,000 520,000,000 280,000,000 140,000,000 140,000,000
8 480,000,000 80 13,000,000 1,040,000,000 560,000,000 280,000,000 280,000,000









972,000,000 162
2,106,000,000 1,134,000,000 567,000,000 567,000,000

Cacing

Program cacing dapat dilakukan sebagai tambahan antara lain bila podol (feses) sapi atau domba dianggap sebagai masalah. Cacing dengan jenis redworm (cacing merah) dapat diternakkan untuk menangani masalah podol. Cacing ini bahkan dapat mengkonsumsi podol sapi dan domba. Bila podol seekor sapi kurang lebih 20 kilogram, maka podol ini dapat menjadi pakan untuk cacing. Podol yang telah dimakan oleh cacing dapat digunakan sebagai pupuk kascing. Di samping itu, cacing yang telah makin banyak dapat dijadikan pakan bagi bebek atau ikan.

Program ini memungkinkan kandang mempunyai sistem pembuangan podol ke sebuah tempat di sekitar kandang. Podol sapi dapat disemprot dari kandang sehingga mengalir ke tempat pembuangan podol. Di tempat pembuangan podol itu ditanam cacing. Tempat pembuangan akhir podol itu bisa saja hanya berupa galian tanah. Penyemprotan dapat dilakukan dengan memasang pompa hidram. Hanya saja tekanan atau volume air yang disemprotkan harus besar.

Pupuk kascing nanti akan berupa gumpalan tanah yang kering. Gumpalan ini dapat dihancurkan atau diremukkan untuk memudahkan pengepakan. Tetapi bila suplay podol sapi ada setiap hari, maka air akan tetap membanjiri tempat pembuangan podol.

Posted in Pengabdian | Leave a comment

Transparansi RKAT FIP UPI Bandung

Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT) UPI dituangkan dalam sebuah dokumen yang transparan bagi publik yang berkepentingan atau lebih tepatnya bagi sivitas akademika yang berkepentingan. Dengan begitu sivitas akademika yang berkepentingan dapat mengetahui program kegiatan lembaga (jurusan, program studi, atau fakultas), waktu penyelenggaraannya (bulan, tahun), jumlah anggarannya, penanggung jawab anggarannya.

Transparansi ini sebenarnya untuk menghindari tindak korupsi. Seluruh instansi sekarang dituntut untuk transparan. Dengan begitu, semua kegiatan dapat diketahui oleh sivitas akademika. Sekalipun transparansi ini ditujukan untuk menghindari tindak korupsi, tindak korupsi bisa saja terjadi, terutama bila tidak ada pengawasan terhadap pelaksanaan RKAT itu.

Di bawah ini adalah foto yang menunjukkan transparansi RKAT Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia bagi publik yang berkepentingan. Foto ini menunjukkan seluruh program studi menempel berkas RKAT-nya di dalam sebuah bingkai kaca. Bila seluruh program studi telah didorong oleh pimpinan fakultas (dekan) untuk transparan, bukan tidak mungkin hal seperti ini juga dilakukan oleh kampus daerah.

RKAT FIP UPI Bandung

RKAT FIP UPI Bandung

Melihat gambar di atas memang seseorang tidak bisa melihat secara detail kegiatan-kegiatan program studi, anggaran, penanggung jawab, serta jadwal pelaksanaannya. Namun, bila RKAT sudah seperti ini, bisa jadi setiap sivitas akademika sudah memiliki dokumennya. RKAT memang dibuat dulu draft-nya untuk didiskusikan dan disepakati, terutama berkaitan dengan detail kegiatan, anggaran, penanggung jawab, serta jadwal pelaksanaannya. Tanpa ada transparansi seperti itu, kegiatan tidak mungkin dapat diawasi dan kemungkinan terjadi kebocoran atau korupsi akan semakin besar. RKAT memang dibicarakan dalam rapat khusus sehingga setiap sivitas akademika dapat menyepakati isi RKAT itu.

Keluarga atau sekolah atau institusi memang menjadi miniatur dari negara. Bila penyelenggaraan kegiatan di sekolah atau institusi negara telah rapi dan tidak ada kebocoran, maka seseorang dapat menuntut penyelenggaraan negara pun tidak ada kebocoran.

Tindak korupsi dilakukan karena pelaku membutuhkan uang. Tetapi jika berbicara tentang uang, tentu saja setiap orang membutuhkan uang. Seseorang akan merasa lebih membutuhkan uang daripada orang lain. Tetapi pencurian merupakan tindakan yang tidak adil baik menurut pertimbangan akal maupun agama. Oleh karena itu transparansi seperti ini sangatlah penting bagi sekolah, institusi dan negara (desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten, propinsi dan negara). Mudah-mudahan transparansi yang dilakukan di UPI ini menjadi cermin khususnya bagi transparansi yang ada di sekolah. Guru-guru yang notabene salah satunya dihasilkan oleh UPI dapat membangun transparansi yang sehat bagi kehidupan masyarakat.

Gambar di bawah ini menunjukkan surat dari setiap pimpinan jurusan atau program studi di FIP UPI Bandung untuk menunjukkan kinerja transparansi.

Surat ketua program studi di FIP UPI Bandung tentang transparansi RKAT

Surat ketua program studi di FIP UPI Bandung tentang transparansi RKAT

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Android – Memasang GPS

Android dapat dilengkapi dengan GPS atau global positioning system. GPS ini akan berupa titik koordinat lokasi pengguna GPS yang ditentukan melalui satelit. Pada Android 2.2 dengan telepon selular Huawei Ideos Aha di Indonesia, GPS dapat dijalankan dengan program Maps atau Latitude atau Places atau Navigation yang sudah terinstal pada telepon selular. Hanya saja program ini belum bisa berjalan tanpa ada program GPS status. Program GPS status dapat diinstal gratis. Namun program GPS status ini tidak masuk ke Android market karena itu, seseorang harus mencarinya di luar market dan menginstalnya melalui program yang tak ada di Android market.

Program GPS status ini harus mengunci posisi koodinat pengguna melalui satelit. Pengguna harus menunggu sampai program GPS status mengunci posisi atau lokasi pengguna. Biasanya pengguna harus menyimpan telepon selularnya di atas bidang datar sehingga bola pada program GPS status tepat berada di tengah-tengah kompas. Akan lebih baik apabila pengguna menggunakan GPS status di luar ruangan yaitu di tempat terbuka. Dengan begitu, koneksi dengan satelit akan lebih baik. Kemudian pada layar telepon selular akan terlihat bola yang diupayakan tepat berada di tengah-tengah kompas. Sesaat kemudian akan terlihat sejumlah satelit yang terkoneksi dengan telepon selular Android itu. Jumlah satelit bervariasi, dimulai dari satu bahkan sampai sepuluh dapat terkoneksi dengan Android. Namun, sejauh pengalaman pengguna, beberapa satelit saja sudah cukup dapat mengunci posisi pengguna. Semakin banyak satelit yang terkoneksi akan semakin baik, atau semakin kuat sinyal satelit yang ditangkap oleh telepon selular akan semakin baik. Semakin baik ini berarti posisi telepon selular akan cepat terkunci oleh satelit. Hal itu berarti mungkin saja posisi telepon selular gagal dikunci oleh satelit karena telepon selular berada di dalam ruangan, atau posisinya terus bergoyang. Dalam beberapa pengalaman, posisi dapat terkunci sekalipun telepon sedang  berada di dalam mobil yang bergerak.

GPS status terkunci

GPS status terkunci

Setelah posisi pengguna atau posisi telepon selular terkunci, maka program Maps atau Latitude atau Places atau Navigation dapat dijalankan. Pada program Maps, pengguna bisa melihat peta yang bersih atau peta satelit. Peta yang bersih hanya menunjukkan jalan utama atau posisi seseorang di suatu tempat. Peta satelit dapat melihat sejumlah bangunan, rumah atau gunung dari atas. Peta ini juga dapat diperbesar (zoom) atau diperkecil. Ketika seseorang bergerak, terutama menggunakan kendaraan (motor atau mobil), posisi di GPS pun ikut bergerak. Perbesaran peta dapat menjangkau cukup besar sehingga seseorang yang mengenal daerahnya akan melihat sejumlah bangunan atau tempat yang dikenalnya melalui GPS.

Satu hal yang rentan dengan program GPS ini adalah adanya virus yang menyerang Android. Virus ini dapat mengirimkan lokasi pengguna telepon selular dan mengirimkan data pengguna telepon selular. Lokasi dan data pengguna telepon selular ini dikirimkan ke database server tertentu. Dengan begitu, privasi seseorang bisa saja akan terganggu. Keberadaan seseorang akan dapat diketahui oleh orang-orang yang tidak berkepentingan. Lebih jauh keberadaan seseorang akan dapat diketahui oleh orang-orang yang mungkin berpotensi meneror. Sekalipun hal ini masih bersifat kekhawatiran, tetapi kemungkinan terjadinya teror tetap ada. Hal ini perlu dijadikan perhatian agar masyarakat waspada. Di balik kecanggihan teknologi mungkin saja terdapat kemungkinan bagi kejahatan untuk menyalahgunakannya.

Sangatlah penting untuk menggunakan GPS untuk tujuan spesifik, seperti dalam perjalanan, menjelajah area yang baru, atau menjelajah ke gunung atau pantai. Pada akhirnya, GPS akan membantu manusia untuk menentukan posisinya sehingga tahu tujuan dan tahu tempat kembali.

Pada prinsipnya nalar manusia mempunyai gambaran untuk menentukan posisi, arah tujuan dan tempat kembali. Namun, GPS sangat fantastis untuk menjelajah daerah baru. Dalam pengalaman menggunakan GPS pada Android Huawei Aha, menjelajah daerah baru sangat terbantu dengan GPS. Terutama bila jalan-jalan yang dilalui ada dalam peta. Tentu saja, bila jalan tidak ada dalam peta, maka mencari jalan pintas seperti di hutan atau di gunung akan menjadi tantangan tersendiri. Pada sisi ini, GPS jelas akan membantu posisi sehingga kemungkinan untuk tersesat dapat dikurangi. Hanya saja, GPS terutama Andoid Huawei Aha sangat rentan dengan kelemahan habis baterai. Telepon Selular Huawei ini akan habis baterai dalam waktu paling cepat 4 jam dalam keadaan GPS menyala (terkoneksi dengan satelit). Karena itu penguna harus memanfaatkan waktu. Seandainya seseorang tersesat di hutan, ia dapat meminta bantuan GPS untuk menentukan posisi dirinya. Kemudian, ia harus mencari tempat yang paling cepat ia kunjungi, misalnya sebuah desa. Tempati itu mesti dapat dicapai dalam waktu kurang dari 4 jam. Jika dalam perjalanan habis baterai, maka tak ada panduan lain bagi orang ini selain kompas dan mungkin matahari (atau bintang).

Seandainya di dalam hutan ada seseorang yang tersesat. Ada kemungkinan di tengah hutan tidak ada layanan (roaming) internet dan / atau telepon selular. Dengan begitu, kemungkinan paling buruk dari penggunaan GPS ini adalah seseorang hanya akan mengetahui koordinat posisinya. Hal itu berarti ia tidak bisa mendapatkan gambar peta dan layanan telepon selular. Bila seseorang mendapatkan layanan telepon selular ia dapat mengirimkan lokasi koordinat posisinya kepada (tim SAR atau teman) serta arah gerakannya (ke timur, barat, utara atau selatan). Bisa mengirimkan lokasi posisinya dengan SMS. Dengan begitu, tim SAR diharapkan tidak kesulitan menemukan lokasi orang yang tersesat ini. Bila orang yang tersesat ini mendapatkan layanan internet, ia akan mendapatkan gambaran satelit dari alat GPS-nya. Dengan begitu, ia bisa memperkirakan jalan atau desa terdekat yang dapat ditempuh. Ia pun dapat mengirimkan pesan melalui layanan internet, misalnya melalui messenger kepada teman atau tim SAR berkaitan dengan posisinya dan arah tujuannya.

Program GPS yang dilengkapi dengan program Maps atau Latitude atau Places atau Navigation yang ada di telepon selular bekerja dengan dua hal yaitu satelit dan internet. Sesungguhnya program GPS dapat berjalan hanya dengan satelit. Dengan begitu, seseorang dapat mengetahui koordinat lokasinya (posisi lintang dan bujur). Ia akan tahu di lintang berapa ia berada di bujur berapa dia berada. Posisi ini akan sangat bermanfaat bagi pelaut atau pengguna pesawat terbang. Tetapi lebih menarik lagi karena program GPS ini dilengkapi dengan peta pada program Maps atau Latitude atau Places atau Navigation. Program Maps atau Latitude atau Places atau Navigation ini disediakan melalui jasa internet (di sini Esia Aha). Dengan begitu koordinat akan dipetakan pada gambar satelit atau jalan.

Pengalaman menjelajah di tempat yang tidak ada sinyal internet pun perlu dipertimbangkan. Jika tidak ada sinyal internet (dalam hal ini sinyal Esia Aha), maka posisi GPS tidak dapat dipetakan dalam map. Sekalipun posisi GPS masih dapat diketahui melalui satelit tetapi gambaran peta tidak dapat dikirimkan melalui internet. Sehingga tampilan dalam program Maps hanyalah kotak-kotak (grid) putih. Dengan begitu, tetap saja seseorang tidak bisa menentukan posisi dirinya. Pada sisi ini mungkin GPS seperti ini hanya dapat digunakan oleh pelaut saja. Seorang pelaut Nusa Tenggara  yang khawatir memasuki zona Australia dapat menentukan posisnya melalui GPS status tanpa perlu tahu gambaran petanya.

Dalam sebuah berita, pernah terjadi pelaut Indonesia yang memiliki GPS mengetahui posisi dirinya masih berada di lautan bebas atau masih dalam wilayah Indonesia. Tiba-tiba polisi Australia datang dan mengklaim bahwa pelaut Indonesia ini telah masuk ke wilayah Australia dan harus ditangkap. Tentu saja pelaut Indonesia ini menolak dan menunjukkan GPS yang ia miliki. Tetapi polisi Australia ini bersikeras menangkap dan bahkan merampas GPS pelaut Indonesia. Peristiwa ini merupakan insiden diplomatik yang ujungnya cuma satu: berebut wilayah penangkapan ikan. Tetapi semestinya jika pelaut Indonesia memiliki GPS, polisi Australia seharusnya tak boleh menjajah seperti itu. Jika tidak, maka polisi (polisi lautan?) kedua pihak harus berjaga disetiap perairan dan memastikan bahwa tidak ada yang melarang penangkapan ikan di laut bebas. Mungkin pula nelayan-nelayan Indonesia harus dilengkapi dengan polisi sehingga jika ada polisi Australia yang ngawur, mereka bisa balas mengklaim. Di antara nelayan-nelayan Indonsia, harus ada nelayan yang dilengkapi dengan polisi, sehingga jika salah seorang nelayan diklaim melanggar di tengah lautan, mereka bisa mengontak polisi yang ada di kapal lain untuk ikut membela. Hm….

Posted in Android-Meego | Leave a comment

Filosofi Multimedia di Indonesia

Salah satu filosofi pembelajaran yang menarik berkaitan dengan pengembangan multimedia adalah filosofi pembelajaran di Asia, terutama di Indonesia. Pembelajaran di Asia sangat menarik karena potensinya yang sangat besar. Potensi pembelajaran di Indonesia sangat besar. Lebih lanjut, potensi pengembangan multimedia di Indonesia pun sangatlah besar.

Di Indonesia, guru sangat dihormati sehingga perintah guru sama seperti perintah orang tua. Seorang murid harus taat kepada perintah guru sebagaimana mereka harus taat kepada perintah orang tua. Perintah guru atau orang tua harus ditaati selama perintah itu tidak bertentangan dengan perintah Allah swt. Hanya saja ada kemungkinan perintah guru atau orang tua itu salah. Karena itu, seorang anak atau murid bisa saja tidak melakukan perintah orang tuanya atau gurunya bila perintah itu jelas-jelas perintah yang salah.

Seandainya seorang guru di Indonesia menugasi muridnya untuk membuat multimedia, maka murid mau tidak mau harus melaksanakannya. Tentu saja perintah-perintah seperti ini semestinya dipahaimi murid sebagian dari pembelajaran. Guru memerintahkan sesuatu yang akan bermanfaat bagi perkembangan muridnya. Oleh karena itu bila guru meminta siswa membuat multimedia maka murid mau tak mau harus melaksanakannya. Bisa saja perintah ini diberikan sebagai bagian dari pekerjaan rumah atau tugas kelompok.

Seandainya sebuah kelas terdiri atas 20 siswa, maka kelas itu dalam satu periode bisa menghasilkan 20 multimedia yang dikembangkan oleh siswa. Karena kelas di Indonesia pada umumnya merupakan kelas gemuk, maka biasanya terdapat 40 siswa dalam satu kelas. Oleh karena itu kemungkinan multimedia\yang dihasilkan dalam satu periode adalah 40 buah multimedia.

Membuat multimedia tidaklah terlalu sulit karena tidak mesti merupakan penemuan yang brilian. Siswa cukup mengembangkan kemampuan kreatif mereka untuk membuat multimedia berdasarkan pengalaman yang mereka miliki. Kreatifitas diperas untuk menghasilkan tampilan yang menarik. Kreatifitas juga diperas untuk mengolah data sesuai struktur yang runtun.

Bisa saja multimedia yang dihasilkan murid masih kasar, kurang menarik, kurang ada gambar atau kurang animasi atau materinya masih dangkal. Namun murid tahun berikutnya dapat mengembangkan materinya menjadi lebih meluas atau mendalam. Murid pun dapat mengolah tampilannya menjadi lebih menarik. Murid pun dapat mengubah urutan organisasi pembelajaran menjadi lebih baik lagi.

Tentu saja dasar lain dari pendidikan yang mengembangkan multimedia adalah pendidikan yang terbuka atau open source. Hal itu berarti program multimedia yang mereka kembangkan dapat dikembangkan oleh orang lain sekehendak pengembang. Mungkin saja suatu saat, akan pengembangan multimedia ini akan mengembangkan suatu pohon pengetahuan yang kokoh dan saling menguatkan. Mungkin saja ada multimedia yang brilian sehingga dianggap sebagai puncak dari suatu pengetahuan. Hal itu berarti isi multimedia ini akan lebih dipercaya dibanding dengan multimedia lain yang membahas hal yang sama.

Pada saat ini ada banyak penulis buku, tetapi dari sekian banyak penulis buku, para pakar akan cenderung untuk mengambil sebagian saja yang dianggap paling baik isinya, paling lengkap, paling terpercaya. Oleh karena itu, pakar akan cenderung untuk menggunakan atau merekomendasikan sebagian buku dan mengabaikan sebagian yang lain. Pembelajaran bahasa mempunyai buku babon yang disarankan untuk dibaca. Pembelajaran kedokteran pun mempunyai buku babon yang disarankan untuk dibaca. Walaupun bukan tanpa kekurangan, buku-buku babon itu layak dipertimbangkan untuk dibaca dan didiskusikan.

Hal ini juga mungkin akan terjadi di dalam multimedia. Multimedia mungkin akan membangun pohon pengetahuannya sendiri sehingga multimedia yang ketinggalan zaman, kurang baik susunannya, kurang lengkap, atau bahkan keliru, atau bahkan banyak kebohonannya akan ditinggalkan orang.

Filosofi ketaatan ini sesungguhnya ada sejak zaman dahulu kala. Filosofi ketaatan ini pun tidak hanya ada dalam agama Islam melainkan juga ada dalam agama Hindu, Buda dan mungkin Kristen. Di dalam mitologi Hindu, Arjuna adalah murid dari Bagawan Dorna. Pada kondisi seperti ini, bila Bagawan Dorna memerintahkan Arjuna untuk melakukan sesuatu, maka tak ada yang pantas dilakukan Arjuna selain mentaati peritah gurunya itu. Hal itu juga sangat berkaitan dengan kaidah yaitu bahwa ketaatan itu dibatasi dengan kesesuaian perintah itu dengan perintah Allah swt.

Di dalam agama Islam, ketaatan kepada Allah swt diejawantahkan melalui ketaatan kepada para nabinya. Dengan kata lain, ketaatan kepada para nabi adalah ketaatan mutlak. Seandainya seorang nabi mengatakan halal, maka masyarakat harus mentaatinya sebagai halal. Demikian pula dengan hal lainnya, seandainya seorang nabi menyatakan perang, damai, atau memberikan perintah khusus, maka perintah itu wajib dilakukan. Taat kepada nabi adalah taat kepada Allah swt.

Contoh lain dalam mitologi Hindu adalah Gatotkaca dengan Sri Krisna. Dalam Baratayuda; ketika Arjuna menghadapi Karna; Sri Krisna justru mengangkat Gatotkaca sebagai panglima perang istimewa. Gatotkaca harus maju paling depan di medan perang. Pada peristiwa ini, Gatotkaca harus pula menghadapi Karna. Padahal, Gatotkaca diberi pesan oleh ibunya agar dia menjauhi Karna dalam peperangan. Hal itu karena hanya senjata Konta yang dapat memutus ari-arinya. Senjata Konta itu telah ada di tangan Karna.

Ketika pasukan Korawa porak-poranda oleh serangan Gatotkaca, Karna mempunyai pilihan untuk menggunakan Konta kepada Gatotkaca dan bukan kepada Arjuna. Karna sebenarnya lebih suka menggunakan senjata Konta untuk menghadapi Arjuna. Karna memang menyiapkan senjata Konta untuk menghadapi Arjuna. Tetapi melihat pasukan Korawa porak-poranda, Duryudana memerintahkan Karna untuk menggunakan senjata Konta untuk membunuh Gatotkaca. Karna pun menaati perintah sahabatnya ini.

Pada permasalahan di atas, ada dua ketaatan yang dapat diambil yaitu ketaatan Gatotkaca untuk menjadi panglima perang istimewa atas peritah Sri Krisna dan ketaatan Karna kepada Duryudana untuk menggunakan Konta dalam melawan Gatotkaca. Dalam mitologi Hindu, Sri Krisna pun ditaati secara mutlak oleh para pengikutnya seperti Pandawa dan Gatotkaca. Hal itu di antaranya disebabkan oleh semua bukti kebenaran ucapannya. Segala yang diucapkannya adalah benar dan pasti terjadi.

Dengan bekal filosofi ini, pendidikan di Indonesia dapat dimajukan dengan meledaknya jumlah multimedia di dunia maya (internet). Multimedia yang dikembangkan dapat hanya berupa program presentasi (dari program Libre Office, Open Office atau Microsoft Office). Dengan begitu, program ini dapat dikembangkan oleh pembelajar di masa mendatang.

Posted in Android-Meego, Komputer, Linux, Multimedia | Leave a comment