Sajak AKU LAHIR SEBAGAI PENYAIR

Iswara
AKU LAHIR SEBAGAI PENYAIR
— Icha

Dunia adalah rasa cemburu yang menghimpit dada
melenyapkan sabar dan doa dari hari-harinya

Maka tunggulah aku di ujung sana
sebuah peradaban yang kukuh
dari pengalaman seribu derita
serta munajat di malam-malamnya
sebuah tempat orang menghibur diri
dan mabuk cinta
kemudian tiada penyesalan setelahnya.

Mungkinkah hanya ada sejumput doa
dan bahagia di dunia
atau adakah hidayah di setiap tempat di dunia
jika saja setiap orang berusaha dapat meraihnya.

Untukmulah aku selalu ada.

O, angin
Suka dan duka datang dan pergi seperti angin.
Rezeki dan nestapa berputar seperti roda.

Desember 2006

5 thoughts on “Sajak AKU LAHIR SEBAGAI PENYAIR

  1. Setelah saya membaca sajak di atas,menurut saya sajak itu sangat bagus karena selain kata-katanya mudah dimengerti bahasanya banyak menggunakan kiasan-kiasan kata yang indah.Namun dalam memahami kata demi kata sajak tersebut memerlukan pemahaman dan penghayatan yang lebih mendalam sehingga dapat memaknainya.

  2. Puisi tersebut sangat bagus penuh penghayatan. Puisi yang termasuk puisi modern, karena bentuknya bebas dan tidak terikat pada kelaziman seperti pada puisi lama. Menurut saya bahwa puisi tersebut bertemakan kegundahan. Kegundahan seseorang terhadap kehidupan sekelilingnya yang sarat dengan kerusakan dan jauh dari kebenaran. Puisi tersebut juga mengandung banyak gaya bahasa, seperti hiperbola,sinestesia dan personifikasi yang menghiasi setiap baitnya.

  3. Puisi tersebut sangat bagus penuh penghayatan. Puisi yang termasuk puisi modern, karena bentuknya bebas dan tidak terikat pada kelaziman seperti pada puisi lama.Menurut saya bahwa puisi tersebut bertemakan kegundahan. Kegundahan seseorang terhadap kehidupan sekelilingnya yang sarat dengan kerusakan dan jauh dari kebenaran.Puisi tersebut juga mengandung banyak gaya bahasa, seperti; hiperbola, sinestesia dan personifikasi yang menghiasi setiap baitnya.

  4. Saya sangat menyukai sajak yang berjudul “AKU LAHIR SEBAGAI PENYAIR” karena menurut saya puisi ini berisi tentang kata hati seseorang yang tidak selalu meluapkan perasaannya melalui kata-kata kepada orang lain. Seseorang ini tidak meluapkan perasaan lewat perbuatan tetapi mengungkapakan isi hati lewat puisi. Ia bercerita tentang pengalaman yang penuh derita juga kehidupan yang penuh cinta serta bertanya dalam dada tentang kebahagiaan di dunia dan hidayah yang dapat diraihnya. Ia sadar bahwa kehidupan berputar seperti roda.Saya juga menyukai sajak ini karena ketegaran penulis tersirat di dalamnya. Sajak ini mudah dicerna oleh pembaca. Kata-kata yang digunakan juga sangat indah.

  5. Nama : Irfan SalimNIM : 0702014Guruku yang sangat sederhana, bukan maksudku mengguruimu, tapi amanatmu memaksaku tuk berucap bahwa kata -katamu sungguh mempesona,menghanyutkan jiwa – jiwa setiap pasang mata yang membaca. Makna yang kau berikan telah menyentuh palung jiwaku dari negeri yang congkak.

Leave a Reply