Prosa PERAMAL DAN ANAK RAJA

PERAMAL DAN ANAK RAJA
–untuk Dikara Permana

Seorang peramal ditemui seorang anak raja yang ingin mengetahui nasibnya. “Wahai peramal yang baik dan terpercaya, tolong beritahukan nasibku dengan kekasihku si fulanah apakah akan berlanjut dengan akhir yang bahagia ataukah akan celaka.” Maka si peramal melihat tanda-tandanya di mata si anak raja itu. Sebelum si peramal berbicara, si anak raja lebih dahulu menyela, “Tetapi, Tuan peramal, janganlan engkau menceritakan sesuatu yang buruk kepadaku.”

Si peramal pun mengerti dan dengan tersenyum ia berkata, “Tuan, nasibmu baik dan kau akan mendapat akhir yang bahagia.” Si anak raja pun pulang dengan gembira sambil tak lupa ia memberi hadiah kepada si peramal.”

Hari berganti hari. Dengan semagat yang bergelora, si anak raja mengupayakan cintanya. Tetapi ia mesti mendapati kenyataan bahwa kekasih yang dicintainya memilih pangeran lain yang cukup berkuasa. Dengan perasaan tak menentu, ia pergi dan mengadu kepada si peramal. Berkatalah si peramal, “Tuan, berita buruk tak akan diterima oleh seseorang yang buta. Karena itu tak pantas menyampaikan berita itu hingga orang itu kembali membuka matanya. Tuan takkan menerima berita dariku dan akan bersedih dengan kenyataan yang ada. Maka usahakanlah dengan baik segala pekerjaan yang ada. Berjuanglah dan jangan menyesali hasilnya.” Peramal itu berlalu dari hadapannya.

3 thoughts on “Prosa PERAMAL DAN ANAK RAJA

  1. “Tuan, berita buruk tak akan diterima oleh seseorang yang buta. Karena itu tak pantas menyampaikan berita itu hingga orang itu kembali membuka matanya. Tuan takkan menerima berita dariku dan akan bersedih dengan kenyataan yang ada. Maka usahakanlah dengan baik segala pekerjaan yang ada. Berjuanglah dan jangan menyesali hasilnya.” Kata-kata di atas merupakan pesan yang sangat penting, yang terdapat dalam prosa PERAMAL DAN ANAK RAJA.manusia selama ini hanya menginginkan sesuatu yang indah, menggembirakan, serta menyenangkan. Tanpa mau tahu bahwa dibalik hidup ini ada rasa sedih,duka, dan menyakitkan yang harus manusia jalani.Dini Niarsani1A0701112dini-kreasiku.blogspot.com

  2. Pembahasan materi bahasa Indonesia yang telah diajarkan oleh bapak Prana D. Iswara S.Pd., M.Pd. sudah cukup di mengerti dalm penjelasannya, kata-katanya pun tidak bertele-tele dan banyak menyajikan contoh sebagai bahan pembelajaran. Penyajian matrinya pun sudah berstruktur dan cukup menarik. Penyajiannya sudah cukup jelas serta penyampain materi di kelas sudah sabar dan itu kami jadikan gambaran kelak terjunSebagai penyajian SD.Wassalam wr.wbAngelia oktavianaI-A

  3. Aduh kacian buanget tuh anak raja. Daripada nenya ama peramal mending nanya ama tante aza! Ayoo…mau nanya apa…? mending kita belajar baca, nulis ama ngitung aza, biar ga sakit ati, paling juga puyeng. Ga apa kan banyak obat sakit kepala.Keimanan itu kadang naik turun, jika senantiasa taat akan perintah-Nya niscaya keimanan akan bertambah. Dan apabila bermaksiat, maka Tuhan akan menanggalkan keimanan seseorang seperti halnya manusia menanggalkan pakaiannya. Sehingga tak ubahlah seperti orang gila yang lupa akan dirinya dan seperti orang yang mabok alkohol yang lupa akan Tuhannya. Bersyukurlah dengan nikmat yang telah diberikan Tuhan!

Leave a Reply