Artikel AMERIKA DILANDA KRISIS EKONOMI

AMERIKA DILANDA KRISIS EKONOMI

Pada hari ini Amerika dilanda krisis ekonomi yang sangat buruk. Krisis ini mengancam perekonomian Amerika serta kehidupan warganya. Pertanyaan penting bagi warga Indonesia adalah apakah krisis ini berdampak pada kehidupan di Indonesia? Mungkin saja tidak. Orang-orang segera berlepas diri dari pengaruh buruk krisis Amerika. Iran sudah berlepas diri dengan tidak menggunakan uang dolar Amerika untuk jual beli di dunia Internasional (minyak dan lain-lain). Menurut Ichsanudin Noorsy, bursa efek Indonesia hanya dikuasai 12% saja oleh pemain dari dalam negeri, sisanya pemain dari luar negeri. Dampak krisis ini terasa pada bursa efek Indonesia karena banyak pemain asing itu. Pemain asing itu tentu saja ingin menyelamatkan hartanya dan meninggalkan pasar Indonesia. Menurut Ichsanudin Noorsy pula, sambil menunjukkan bukti-bukti beritanya, krisis ini disebabkan setidaknya oleh tiga hal yaitu ketidakmampuan rakyat Amerika membayar kredit perumahan, bencana badai yang datang silih berganti, dan kekalahan perdagangan dengan Cina.

Sebagian orang Indonesia yang bergantung pada dolar tentu saja tidak mudah melepaskan diri dari malapetaka ekonomi Amerika. Namun, malapetaka ekonomi Amerika ini tidak berpengaruh sama sekali pada kehidupan rakyat bawah. Rakyat Indonesia juga mesti belajar dari krisis ekonomi Indonesia tahun 1998 saat George Soros membuat krisis ekonomi di Indonesia dengan menarik dolarnya dari Indonesia sehingga orang-orang Indonesia yang mau membayar uangnya dengan dolar tidak menemukan dolar. Harga dolar pada saat itu bahkan mendekati IDR 20k per satu dolar Amerika.

Ekonomi bawah di Indonesia sama sekali tidak terpengaruh oleh krisis ekonomi Amerika. Lihat saja pada label perjalanan di blog ini. Di Tolengas, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang berjajar pedagang-pedagang buah mangga. Di Kecamatan Tanjungsari berjajar pedagang-pedagang umbi Cilembu. Di Kota Sumedang tak kurang pedagang tahu Sumedang. Di Jatiwangi berjajar pabrik genting. Lautan Indonesia mengandung berbagai ikan dan udang yang dapat dikonsumsi dan dijual di dalam negeri dan di pasaran internasional. Perekonomian dan perputaran uang di kalangan ekonomi bawah lancar dan tidak tersendat. Dari sumber daya alamnya, Indonesia semestinya tak kekurangan minyak karena ada tambang minyak di Indramayu. Ada pula pabrik batu bara di Palimanan, Cirebon untuk menyalakan listrik masyarakat. Pabrik batu bara itu bersebelahan dengan pabrik semen Tiga Roda. Juga di Pulau Bangka dan Belitung seperti diceritakan dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata terdapat timah yang dibutuhkan dunia.

Indoensia sangat kaya dan semestinya tidak terkena dampak krisis ekonomi Amerika.

Leave a Reply