Link PENERAPAN HYPERTEXT

PENERAPAN HYPERTEXT TENOLOGI DALAM PEMBELAJARAN

Penelitian pembelajaran berbasis internet pun mulai ramai di dunia pendidikan. Lihat saja situs berikut yang merupakan penelitian pendidikan pada jenjang doktoral.

http://rufmania.multiply.com/journal/item/1/Penerapan_Hypertext_Teknologi_dalam_Pembelajaran_

Cerita Nabi ORANG LEWAT DI DEPAN ALI RIDHA

ORANG LEWAT DI DEPAN ALI RIDHA

Di sebuah masjid, Ali Ridha sedang melakukan salat. Saat itu Ali Ridha umurnya masih sekitar tujuh tahun. Di dekatnya ada ayahnya yaitu Imam Musa Alkadzim as. Tiba-tiba ada seseorang lewat di hadapan Ali ridha yang sedang salat itu. Ali Ridha membiarkan orang itu lewat di hadapannya. Orang-orang kaget dan seseorang berkata kepada Imam Musa Alkadzim as. “Wahai Imam, ada seseorang lewat di hadapan Ali dan dia diam saja. Mengapa demikian?” Imam Musa Alkadzim berkata, “Coba tanyakan kepada yang bersangkutan.” Maka orang itu pun bertanya kepada Ali Ridha. Ali Ridha menjawab, “Aku menyembah Dia yang lebih dekat daripada urat leherku.”

Cerita Nabi GHADIR KHUM

GHADIR KHUM

Pada bulan 18 Dzulhijah, ketika Nabi saw perjalanan pulang dari Haji Wada menuju Madinah, beliau mendapat wahyu dari Allah swt. Wahyu Allah swt turun kepada nabi untuk memerintahkan nabi menyampaikan amanat yang sangat penting bagi umat yang ketika itu ribuan orang bersama Nabi. Ayat itu memerintahkan Nabi untuk menyampaikan wasiat pelanjut kepemimpinan nabi yang dikenal sebagai khalifah rasulullah, khulafa rasyidin, dua belas pemimpin, aali Muhammad, ittrah nabi, atau ahlul bait nabi. Jika engkau, wahai Nabi, tidak menyampaikan hal ini, seolah engkau tidak pernah berdakwah sama sekali. Allah tidak khawatir terhadap kejahatan manusia. Dalam berbagai kesempatan Nabi selalu menyampaikan hal ini bahkan ketika awal dakwah beliau, hal ini telah disampaikan. Namun peristiwa Ghadir Khum merupakan peristiwa penting yang diperintahkan oleh Allah swt karena banyak mukminin yang hadir pada hari itu.

Di sebuah lembah yang disebut Ghadir Khum, Nabi memerintahkan sahabat-sahabatnya untuk berhenti. Nabi memerintahkan agar orang-orang yang ada pada barisan belakang agar menyegerakan sampai di Ghadir Khum dan memerintahkan agar orang-orang yang telah mendahuluinya untuk kembali ke Ghadir Khum.

Nabi saw lalu naik ke atas panggung yang dibuat secara mendadak. Nabi saw naik bersama Ali bin Abu Thalib. Di atas panggung itu Nabi lalu mengangkat tangan Ali hingga terlihat ketiaknya yang putih, sambil berkata, “Barangsiapa aku pemimpinnya, maka Ali pemimpinnya pula.” Nabi mengungkapkan pemimpin sebagai maula. Kata maula di sini bukan berarti teman karena peristiwa Ghadir Khum adalah peristiwa penting dan Ali memang teman kaum mukminin saat itu. Nabi pun menyelesaikan khutbahnya yang disebut dengan khutbah Ghadir Khum.

Dengan disampaikannya khutbah Ghadir Khum, maka orang-orang jahat bersedih karena tidak bisa merampas wilayah dari Nabi saw. Pada kesempatan lain, Nabi saw bersabda berkenaan dengan ahlul baitnya, “Putra-putraku ini adalah pemimpin baik mereka berdiri (berkuasa) ataupun duduk (tidak berkuasa).” Karena itu sekalipun khilafah diambil dari tangan Ali bin Abu Thalib, demi kemaslahatan, Ali membiarkan hal itu. Ali bin Abu Thalib tetap menjadi pemimpin di hati kaum mukminin.

Cerita Nabi MUBAHALAH

MUBAHALAH

Pada tanggal 24 Dzulhijah, Rasulullah Muhammad saw didatangi oleh orang-orang Nasrani dari Najran. Ketika tiba di hadapan Rasulullah mereka mengutarakan kehendak mereka untuk membicarakan masalah-masalah agama dengan Rasulullah. Rasullah mempersilakan mereka untuk mengutarakan masalah-masalah agama. Setelah sekian lama berbincang-bincang tentang masalah agama, orang Nasrani ini bertanya kepada Rasulullah, “Wahai Muhammad, siapakah ayah dari Musa?” Nabi menjawab, “Ayah Musa adalah Imran.” Kemudian orang Nasrani ini bertanya kembali kepada Rasulullah, “Wahai Muhammad, siapakah ayah dari Isa?” Lalu Rasulullah menjawab dengan sebuah ayat bahwa perumpamaan penciptaan Isa adalah penciptaan Adam.

Mendengar jawaban dari Rasulullah demikian, orang Nasrani ini kaget. Ia tidak menyangka jawabannya akan demikian. Rasulullah adalah orang yang sangat pandai. Rasulullah pun pandai berdebat berkenaan dengan berbagai masalah. Tutur kata Rasulullah pun sangat baik didengar oleh lawan bicaranya.

Jawaban Rasulullah ini sangat tidak disangka oleh orang-orang Nasrani Najran ini. Mereka mengharapkan Rasulullah mengakui bahwa Isa as adalah anak tuhan. Orang Nasrani itu berkata, “Tidak! Isa adalah anak tuhan. Ia tidak mempunyai bapak.” Rasulullah mengatakan bahwa yang benar adalah pendapatnya yaitu perumpamaan penciptaan Isa adalah penciptaan Adam. Rasulullah menyilakan bila orang-orang Nasrani ini berkeyakinan lain dengannya, dan menyilakan untuk menanggung resiko masing-masing di hadapan Allah swt. Rasulullah bertanggung jawab atas keyakinannya dan orang-orang Nasrani pun bertanggung jawab atas keyakinannya.

Ketika Rasulullah mempersilakan orang Nasrani ini untuk meyakini masing-masing agamanya, orang-orang Nasrani ini memaksakan kehendaknya. Ia ingin Rasulullah mempunyai keyakinan yang sama dengannya. Rasulullah menolak. Maka disepakatilah saat itu untuk dilakukan mubahalah atau tanding doa. Dalam mubahalah ini masing-masing berdoa agar laknat Allah swt dijatuhkan kepada orang-orang yang berdusta. Ditentukanlah tempat dan waktu mubahalah ini. Peristiwa mubahalah ini diabadikan di dalam Al Quran. Ayat mubahalah ini memerintahkan agar orang-orang Nasrani ini membawa perempuan-perempuannya (istri-istrinya), putra-putranya, dan diri mereka sendiri di dalam mubahalah ini. Rasulullah pun diminta membawa perempuan-perempuannya (istri-istrinya), putra-putranya, dan diri mereka sendiri di dalam mubahalah ini. Rasulullah lalu membawa Fatimah, Hasan, Husain, dan Ali bin Abu Thalib. Berangkatlah mereka ke tempat yang ditentukan pada waktu yang ditentukan.

Ketika orang-orang Nasrani ini melihat kelompok Nabi, mereka berkata, “Aku melihat wajah-wajah yang seandainya mereka mengangkat tangan dan berdoa kepada Allah swt, niscaya Allah swt akan mengabulkannya. Lebih baik kita membatalkan mubahalah ini.”

Demikianlah, mubahalah ini akhirnya dibatalkan dan orang-orang Nasrani ini menjadi Islam.

Perjalanan DEMONSTRASI MESIR-PALESTINA

DEMONSTRASI MEMBUKA PERBATASAN MESIR-PALESTINA

Pada hari Jumat lalu 19 Desember 2008 di seluruh dunia dilakukan demonstrasi (demo) di depan kantor kedutaan Mesir. Demo ini menuntut agar Mesir membuka perbatasannya dengan Palestina. Hal itu disebabkan Tepi Barat diisolasi oleh Israel sehingga tidak ada orang yang bisa masuk dan keluar Tepi Barat dengan bebas. Tepi Barat ibarat penjara raksasa bagi rakyat Palestina. Mengapa Tepi Barat diisolasi? Tepi Barat diisolasi karena Israel menginginkan Hamas menyerah terhadap tuntutan Israel. Hal yang tipis sekali kemungkinannya untuk terjadi karena Hamas telah tahu keburukan dan kebohongan Israel.

Akibat isolasi itu, warga hidup dalam kegelapan karena tak ada listrik di malam hari, obat-obatan dilarang masuk, pedagang yang mensuplay kebutuhan makanan dan kebutuhan sehari-hari dilarang masuk. Orang-orang Palestina banyak yang mati karena isolasi Israel ini. Hal ini lebih buruk karena Mesir mendukung isolasi ini. Mesir tidak mengizinkan perbatasannya dilalui oleh warga yang menjalankan ekonomi Palestina.

Ketika tepi barat diboikot oleh Israel, tidak ada yang boleh berdagang, tidak ada listrik di malam hari, tidak boleh ada obat-obatan yang masuk; dunia diam saja. Tepi Barat menjadi penjara yang besar bagi warga Palestina. Ketika warga Mesir merasa kasihan dengan warga tepi barat dan meminta agar perbatasan Mesir-Palestina dibuka, Presiden Mesir, Hosni Mubarak malah menutupnya dan mengirimkan ribuan polisi agar tidak ada pengungsi yang masuk ke Mesir dari Palestina. Hosni Mubarak sama sekali tidak ada barokahnya bagi masyarakat.

Cerita Nabi DUEL ALI VS AMR BIN WUD

DUEL ALI VS AMR BIN WUD PADA PERANG KHANDAK

Pada Perang Khandak atau Perang Ahzab, kaum mukminin membangun sebuah parit agar pasukan Quraisy tidak dapat menyerang kota. Kaum mukmin pun berjaga di balik parit dan menunggu perkembangan peperangan. Kaum Quraisy merasa kesal karena parit itu membuat serangan pasukan Quraisy tertahan.

Saat itu ada seorang jagoan Quraisy bernama Amr bin Wud. Dengan berani, Amr bin Wud memacu kudanya melompati parit itu. Kuda yang perkasa itu berhasil melompati parit dan membawa penunggangnya selamat sampai di seberang. Amr bin Wud lalu menghunus pedangnya. Ia berteriak dengan lantang kepada mukminin. “Siapa di antara kalian yang bersedia melawanku?”

Amr bin Wud adalah seorang pendekar yang hebat. Tak ada yang dapat mengalahkannya dalam suatu pertandingan. Tak ada yang dapat mengalahkannya dalam permainan pedang. Para sahabat Nabi ketakutan menghadapi tantangan Amr bin Wud. “Siapa di antara kalian yang bersedia melawanku?” Tak ada jawaban terdengar, tak ada yang berani maju. Rasulullah menawari para sahabatnya untuk melawan Amr bin Wud. Tak ada yang berani maju. Ali bin Abu Thalib menawarkan diri kepada Rasulullah tetapi Rasulullah ingin memberi dulu kesempatan kepada sahabat lainnya. Sementara itu Amr bin Wud masih berteriak menantang mukminin, “Aku sudah serak menantang kalian. Siapa di antara kalian yang berani melawanku? Mana surga yang kalian impikan?”

Lalu Rasulullah mengizinkan Ali bin Abu Thalib melawan Amr bin Wud. Ketika Ali datang menghampiri, Amr bin Wud bertanya kepadanya, “Siapa engkau? Engkau masih kecil berani menghadapiku?” Pemuda itu menjawab, “Aku Ali bin Abu Thalib.” Amr bin Wud takjub kepada Ali, “Engkau Ali. Aku mengenal ayahmu. Ayahmu orang yang baik. Kembalilah! Aku tidak ingin bertarung denganmu.” Ali menjawab, “Aku tidak akan mundur kecuali engkau masuk Islam, berhenti memerangi Islam atau salah satu di antara kita ada yang gugur.”

Amr bin Wud tidak mempunyai pilihan. Ia pun berduel dengan Ali bin Abu Thalib. Duel itu begitu hebatnya sehingga debu-debu beterbangan dan menutupi kedua jago yang bertarung. Hingga sekian lama, debu yang mengepul itu turun kembali ke tanah. Ali bin Abu Thalib hendak kembali kepada mukminin. Melihat Ali hendak kembali kepada mukminin, Amr bin Wud berkata, “Mau ke mana? Ayo kembali, kita lanjutkan duel kita.” Ali bin Abu Thalib lalu berkata, “Coba kau bergerak sedikit saja.” Ketika Amr bin Wud bergerak, tiba-tiba badannya terbelah menjadi dua. Itulah keutamaan pukulan pedang Ali bin Abu Thalib.

Perjalanan WIFI DI KAMPUS

WIFI DI KAMPUS

WiFi di kampus sangat strategis untuk mengembangkan kampus. Dengan adanya WiFi, institusi tidak perlu membeli komputer desktop dengan rasio 1:1 atau satu komputer per satu mahasiswa. Institusi tinggal memperbanyak WiFi dengan memberikan akses untuk setiap mahasiswanya dengan portal tertentu. Portal ini akan memblok pengguna yang tidak terdaftar dan membiarkan masuk pengguna yang telah terdaftar (teregistrasi).

Alat untuk WiFi ini disebut Wireless Access Point (WAP) atau terjemahan bebasnya tempat akses nirkabel. Dengan menginstal WAP ini seseorang dapat menentukan rentang nomor IP yang dapat masuk ke networknya. Sebuah WAP bisa menjangkau kurang lebih 10-20 meter. Namun, menurut Onno bila antenenya diganti, jangkauannya bisa lebih jauh (sampai 4km). Untuk mencegah alat ini dicuri, sebaiknya ada penjaga gedung atau alat ini dikerangkeng.

Dengan adanya alat ini, pembelajar tinggal membeli laptop yang mempunyai fasilitas WiFi. Gambar WAP dan film penggunaan WiFi adalah sebagai berikut.

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=x-TdNEsjHBs]

Penelitian OBSERVASI

OBSERVASI

Observasi merupakan suatu metode penelitian. Instrumen yang digunakan di dalam observasi di antaranya pedoman observasi. Di dalam observasi peneliti menyiapkan instrumen penelitian yaitu pedoman observasi. Pedoman observasi ini dapat berupa daftar yang dapat dicek (ceklis).

Sungguhpun pedoman observasi telah disiapkan, ada kalanya peneliti mendapati hal-hal yang baru, yaitu yang tidak ada di dalam ceklisnya. Dalam hal ini peneliti mesti menuliskan hal-hal yang baru itu di dalam catatannya (mungkin di kolom keterangan atau di bawah forumulir pedoman observasi.

Ada kalanya observasi itu dilakukan sebagai pelengkap penelitian utama. Ketika penelitian mengutamakan pengambilan data pada teknik tes dengan suatu metode statistika, observasi dapat menjadi pelengkap teknik tes itu. Penelitian seperti ini melihat tes sebagai data utamanya.

Pada penelitian lain, observasi bisa saja merupakan pekerjaan utama dalam memperoleh data penelitian. Peneliti sendirilah yang menentukan wilayah garapan penelitiannya. Biasanya wilayah ini akan melibatkan ketertarikan masyarakat dan sisi komersil dari penelitian ini. Beberapa universitas berbadan hukum milik negara berusaha mematenkan penelitian-penelitiannya.

Cerita Nabi IDUL ADHA

DOA AROFAH DAN IDUL ADHA

Ada sebuah doa yang sangat indah yang dibuat oleh Imam Husain bin Ali, putra Fatimah Azzahra. Doa itu disebut sebagai doa arafah.

Idul Adha diperingati sebagai bagian dari ritual Nabi Ibrahim as. Nabi Ibrahim adalah nabi yang sangat dihormati oleh agama-agama besar di dunia (Islam, Kristen, Yahudi). Orang-orang yang menganut agama besar itu mengklaim bahwa Nabi Ibrahim as termasuk ke dalam agama mereka. Allah berfirman bahwa Ibrahim termasuk ke dalam orang-orang hanif dan muslim (berserah diri).

Nabi Ibrahim as merupakan nabi yang pandai. Ia dengan argumennya melawan kesesatan kaumnya. Pada suatu hari Nabi Ibrahim memasuki sinagog atau tempat ibadah. Raja Namrud pun menyembah berhala di sinagog itu. Sebelum Raja Namrud masuk ke sinagog itu, Nabi Ibrahim masuk ke sinagog itu dan melihat di dalam sinagog itu penuh dengan berhala. Nabi Ibrahim mengambil sebuah kapak dan menghancurkan berhala-berhala yg ada di sana. Semua berhala di sana dihancurkan kecuali satu berhala yang paling besar. Nabi Ibrahim as mengalungkan kapak di leher berhala besar itu.

Ketika Raja Namrud datang, ia kaget melihat berhala-berhala yang telah hancur. “Siapa yang berani menghacurkan tuhan-tuhan kami?” Lalu seseorang berkata bahwa sebelum Raja datang, ada seorang pemuda yang memasuki sinagog itu. Raja Namrud lalu memerintahkan untuk mencari dan menangkap pemuda itu. Maka ditangkaplah Nabi Ibrahim as dan dibawa ke hadapan Raja Namrud. Raja Namrud berkata, “Betapa beraninya engkau menghancurkan tuhan-tuhan kami.” Ibrahim menjawab, “Aku tak menghancurkan tuhan-tuhan itu. Bukankah kapak itu digunakan sebagai kalung oleh tuhan yang paling besar? Cobalah tanya kepadanya. Tentu tuhan-tuhan kecil itu dikalahkan oleh tuhan yang besar itu.” Raja Namrud marah dan menukas, “Tidak mungkin patung bisa tahu perusaknya. Tidak mungkin patung bisa menghancurkan patung yang lainnya.” Ibrahim menjawab, “Bila patung tak bisa menghancurkan patung lainnya, mengapa engkau sembah?”

Pada dialog yang indah itu dikemukakan argumen Ibrahim yang cemerlang. Raja Namrud tak bisa mematahkan argumen Nabi Ibrahim as namun tetap saja Nabi Ibrahim as disidang dengan “kesalahan” itu. Raja Namrud menjatuhkan hukuman kepada Nabi Ibrahim as untuk dibakar di atas api. Tetapi ketika hukuman itu dilaksanakan, Nabi Ibrahim as tidak dapat terbakar oleh api karena Allah swt memerintahkan agar api terasa dingin pada Nabi Ibrahim as. Nabi Ibrahim pun lolos dari hukuman Raja Namrud dan pergi berdakwah ke Mesir. Dakwahnya di Mesir tidak didengar orang. Ibrahim as pun pergi ke Palestina. Di Palestina pun dakwahnya tidak didengar orang. Nabi Ibrahim meninggalkan istrinya Sarah di Palestina dan mengajak Hajar, untuk pergi ke sebuah tempat yang kering di tengah padang pasir. Padang pasir tempat Ibrahim dan Hajar tinggal itu adalah lembah Mekah. Nabi Ibrahim berdiam di sana untuk beberapa lama hingga Hajar mengandung.

Atas perintah Allah swt, Nabi Ibrahim pergi kembali ke Palestina menengok istrinya, Sarah dan putranya Ishak. Sementara Hajar ditinggal sendirian di tengah lembah padang pasir itu.

Tibalah saatnya Hajar untuk melahirkan. Selesai seorang diri melahirkan, Hajar merasa kehausan. Tetapi dilihatnya tidak ada air di sekitarnya. Tetapi Hajar tidak putus asa. Ia lalu naik ke bukit Shafa untuk mencari air, tidak ditemukan. Ia pun naik ke bukit Marwah untuk melihat bila ada air di sekitarnya, ternyata tetap tidak ada. Ritual ini dilakukan di dalam haji dan disebut sebagai sai yang berarti berusaha. Akhirnya air memancar di kaki Ismail dan hingga kini mengalir. Air ini disebut sebagai air zamzam.

Ibrahim pun kembali dari Palestina ke Mekah dan mendapati putranya, Ismail, tumbuh menjadi anak yang sehat. Ibrahim begitu menyayangi putranya ini sebagaimana cintanya kepada Ishak, putranya dari Sarah. Di tengah kecintaannya kepada anaknya itu, turunlah perintah Allah agar Ismail disembelih. Perintah ini disampaikan Allah melalui mimpi. Mimpi para nabi adalah mimpi yang benar dan tidak mungkin berasal dari setan. Karena itu Nabi Ibrahim bergerak untuk melaksanakan perintah Allah itu.

Di tengah pelaksanaan perintah Allah itu datanglah setan hendak melarang Ibrahim melaksanakan perintah Tuhannya. Ibrahim melempar setan itu dengan batu hingga setan itu pergi. Datang setan yang kedua hendak melarang Ibrahim melaksanakan perintah Tuhannya. Ibrahim melempar setan yang kedua itu dengan batu hingga setan itu pergi. Datang setan yang ketiga hendak melarang Ibrahim melaksanakan perintah Tuhannya. Ibrahim melempar setan yang ketiga itu dengan batu hingga setan itu pergi. Ritual ini mesti dilaksanakan oleh jemaah haji.

Imam Husain membuat sebuah doa yang disebut doa arafah. Doa ini diucapkan ketika Imam Husain berada di tengah-tengah padang arafah, yaitu ketika wukuf di Arafah. Inti dari haji adalah wukuf di Arafah. Seseorang yang meninggalkan wukuf di Arafah tidak dapat dikatakan melaksanakan haji. Imam Husain pergi dari Madinah dan berada di Mekah selama lebih dari dua bulan. Imam Husain berusaha mengajak kaum muslimin untuk melawan Yazid, penguasa saat itu. Imam Husain berkata bahwa Islam bukanlah menjadi Islam bila dipimpin oleh seorang seperti Yazid, seorang peminum khamr dan pendosa yang berbuat dosa secara terang-terangan. Orang muslim mesti menyatakan selamat tinggal pada agamanya bila dipimpin oleh seorang seperti Yazid.

Pada saat ini pun para jemaah haji acap diajak untuk berdemo menghadapi kelaliman AS dan Israel serta kejahatan yang dilakukannya di jalur gaza, tepi barat dan di seluruh dunia. Tetapi para jemaah haji itu telah diberi pesan oleh pemimpin-pemimpinnya agar tidak berpolitik dalam beribadah. Para jemaah diminta agar mengkhusukan diri dalam beribadah dan tidak berpolitik. Padahal inilah seruan yang mirip dengan seruan Imam Husain. Mengapa ketika terjadi pembunuhan dan kelaliman dunia diam saja dan tidak berteriak?

Ketika tepi barat diboikot oleh Israel, tidak ada yang boleh berdagang, tidak ada listrik di malam hari, tidak boleh ada obat-obatan yang masuk; dunia diam saja. Tepi barat menjadi penjara yang besar bagi warga Palestina. Ketika warga Mesir merasa kasihan dengan warga tepi barat dan meminta agar perbatasan Mesir-Palestina dibuka, Presiden Mesir, Hosni Mubarak malah menutupnya dan mengirimkan ribuan polisi agar tidak ada pengungsi yang masuk ke Mesir dari Palestina. Hosni Mubarak sama sekali tidak ada barokahnya bagi masyarakat.

Kembali kepada ritual Nabi Ibrahim. Akhirnya Nabi Ibrahim as melaksanakan tugasnya untuk menyembelih Ismail as. Tetapi sembelihannya diganti dengan sembelihan agung (dzibhin adzim). Ibrahim pun telah selesai melaksanakan perintah-perintah Tuhannya dengan sempurna. Maka Nabi Ibrahim as pun diangkat sebagai imam.

Berikut ini adalah domba yang disembelih sebagai bagian dari peristiwa Idul Adha.

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=h53wAbWQoNU]

Catur JURUS JARUM (PIN) DAN TOMBAK (SKEWER)

JURUS JARUM (PIN) DAN JURUS TOMBAK (SKEWER)

Jurus jarum (pin) mempunyai tiga elemen yaitu jarum penyerang, buah yang di serang, dan buah yang dibelakang serangan. Dengan jurus jarum ini, buah yang diserang merupakan buah yang kurang berharga daripada buah yang di belakang serangan.

Contoh praktisnya adalah sebagai berikut. Bila benteng menyerang menteri dan di belakang menteri itu ada raja, maka menteri ini tidak bisa menghindar dari serangan luncur. Menteri tidak bisa menghindar karena raja ada di belakangnya. Ini adalah contoh jurus jarum yang sangat kuat. Contoh lainnya adalah benteng menyerang kuda dan di belakang kuda itu ada menteri. Maka kuda tidak bisa menghindar karena bila menghindar, ia akan mengorbankan menteri.

Jurus tombak (skewer) buah yang diserang merupakan buah yang lebih berharga daripada buah yang di belakang serangan. Jurus ini biasanya akan memaksa pemain yang diserang untuk memindahkan buah yang diserang. Dengan demikian, penyerang setidaknya akan mendapatkan buah di belakang buah yang dipindahkan itu.

Contoh praktisnya adalah sebagai berikut. Bila benteng menyerang raja dan di belakang raja ini ada menteri, maka raja dapat menghindar. Dengan menghindarnya raja luncur akan memakan menteri yang ada di belakang raja. Ini adalah contoh jurus tombak yang sangat kuat. Contoh lainnya adalah benteng menyerang menteri dan di belakang menteri ini ada kuda atau luncur (gajah). Ketika menteri menghindar, lawan akan mendapatkan kuda atau luncur tadi.