Cerber INVASI ZIONIS KE GAZA

INVASI ZIONIS GAZA, 27 DESEMBER 2008
ZIONIS KALAH TOTAL 2-0

Invasi ilegal akhir-akhir ini kerap dilakukan. Invasi Zionis Israel ke Gaza yang dimulai 27 Desember 2008 hinga 18 Januari 2009 ini akhirnya menelan kekalahan memalukan. Gerilyawan Hamas selalu datang menyergap pasukan Zionis Israel yang hendak mencaplok Gaza. Zionis menyerang Gaza dari udara, laut, dan darat. Korban invasi Zionis pun tak tanggung-tanggung. Sipil, wanita dan anak-anak jadi sasaran serangan membabi buta Zionis. Pers diserang oleh Zionis karena khawatir berita-berita kelalahan Zionis diwartakan ke seluruh dunia. Sekolah PBB pun diserang Zionis. Zionis tutup mata dalam serangan brutalnya itu. Ketika ditanya, mereka berdalih serangan itu ditujukan untuk menghancurkan gerilyawan Hamas dan senjata-senjatanya yang dilindungi tameng rakyat sipil.

Korban peperangan ini 1200 orang tewas dan 5000 orang luka.

Serangan Zionis ini didukung oleh sebagian negara-negara Arab. Mesir, misalnya, menutup perbatasan Rafah yang menjadikan Gaza bagai penjara kota. Tak ada bahan makanan, obat-obatan atau paramedis yang bisa masuk ke Gaza. Maka terkutuklah Husni Mubarak yang mengkhianati Gaza dan penduduk Mesir yang bersaudara dengan Gaza. Demikian pula Arab Saudi yang biasa berperan sebagai anak emas Amerika, tutup mulut, tutup mata, dan tutup telinga terhadap serangan Zionis terhadap Gaza.

Ketika sebagian negara Arab berkonspirasi dan mengeroyok Gaza, masyarakat di dunia justru bangkit dan mengutuk (melaknat) serangan Zionis ke Gaza itu. Presiden Venezuela, Hugo Chavez, bahkan langsung mengusir duta besar Israel dari Ibu Kota Venezuela, Caracas. Duta besar itu marah dan mengatakan Chavez sebagai badut. Tetapi seluruh dunia marah terhadap pembantaian Zionis terhadap rakyat Gaza.

Di samping itu, pers dilarang meliput peperangan terutama yang terjadi di Israel. Berita mengatakan bahwa 10 tentara Zionis mati dalam peperangan itu dan Zionis berhasil menghancurkan Hamas. Tetapi klaim Hamas sebaliknya. Hamas yakin korban tentara Zionis jauh lebih besar daripada itu. Korban itu bisa saja mati ditembak gerilyawan Hamas atau terkena roket yang diluncurkan Hamas ke Israel. Ratusan roket yang dikirimkan Hamas ke Israel jelas akan merepotkan Israel. Analisis rasional yang paling logis adalah Israel kalah perang , tak bisa menundukkan Hamas dan banyak korban jatuh di pihak Zionis.

Kelalahan ini merupakan ulangan dari kekalahan Zionis melawan Hizbullah pada tahun 2006 lalu. Pasukan Zionis terkencing-kencing menghadapi pasukan majlis taklim dari Hizbullah. Zionis pun marah karena Hasan Nasrallah mengumumkan kemenangan mereka dan menyimpan bangkai-bangkai prajurit Zionis yang tewas di peperangannya. Peperangan itu diliput oleh stasiun televisi Aljazeera. Zionis kalah dari Palestina 2-0.

Berita manakah yang mesti dipercaya? Dari kawan atau dari lawan?

Cerita Nabi SYAHADAH

SYAHADAH

Bulan Muharam merupakan bulan yang penuh duka. Mulai awal bulan hingga empat puluh hari setelah tanggal satu Muharam, duka cita melanda kaum mukminin. Pada bulan Muharam ini ahlul bait Nabi saw yang saat itu dipimpin oleh Imam Husain, cucu Rasulullah saw, dikepung oleh tentara Yazid bin Muawiyah. Imam Husain saat itu berada pada dua pilihan: menyelamatkan hidupnya atau menyelamatkan agama ini. Yazid bin Muawiyah saat itu meminta baiat Imam Husain. Imam Husain menolak berbaiat kepada Yazid. Imam Husain berkata, “Tak mungkin orang sepertiku berbaiat kepada orang seperti Yazid.” Yazid peminum khamr dan pelaku kemungkaran secara terang-terangan tetap meminta baiat Imam Husain. Seandainya sekalipun baiat Imam Husain diterima olehnya, ia akan tetap membunuh Imam Husain sesuai wasiat Muawiyah, ayahnya. Di mana pun Imam Husain berada, di Madinah atau di Mekah, pedang-pedang tentara Yazid bin Muawiyah akan tetap memburunya. Imam Husan berkata bahwa ia tidak akan mengotori Mekah dengan darahnya. Ia tak ingin terjadi pertumpahan darah di Mekah. Maka Imam Husain pergi keluar Mekah.

Agama Islam yang dibangun kakek Imam Husain, Rasulullah saw telah porak-poranda. Sunah-sunah ditinggalkan. Manusia kembali pada cinta dunia, kecuali hanya beberapa orang saja. Imam Husain bisa saja melarikan diri sejauh-jauhnya dari tentara Yazid dengan konsekuensi agama yang dibangun kakeknya hancur dan semakin hancur. Maka kematian Imam Husain akan mengguncang kesadaran kaum muslimin yang tengah lelap dari tidurnya dan meninggalkan sunah-sunah Rasulullah saw. Imam Husain memilih menjaga agama dengan mengorbankan dirinya sebagai teladan kaum mukminin. Peringatan-peringatan syahadah pada bulan Muharam adalah semangat dan duka cita. Peringatan ini senantiasa dijaga seluruh manusia di dunia.

Gugurnya Imam Husain senantiasa menyala di dada kaum mukminin. Bara duka ini berkobar agar manusia senantiasa menjaga agama: Al Quran dan itrah Nabinya; dengan segala yang dimilikinya. Manusia mesti senantiasa rela berkorban dengan hartanya bahkan dengan dirinya sendiri, dan meninggalkan cinta dunia.