Program Pembuat Flash berbasis Linux

Ada beberapa program pembuat flash (swf). Beberapa program pembuat Flash berbasis Linux adalah Wink, Ella, f4l (flash for linux), Salasaga, Ktoon, Swf Tools, OpenLaszlo. Situs dari program-program itu dapat dicari di internet di antaranya Wink (http://www.debugmode.com/wink), Salasaga (http://www.salasaga.org), Ktoon (http://www.ktoon.net/portal/) dan tampilannya di situs http://www.flickr.com/photos/danielgpl/129889107/. Pengguna mesti melakukan studi berkaitan dengan program-program ini. Setidaknya untuk membandingkan dan menyesuaikan dengan kebutuhan. Sekalipun demikian, mungkin ada komunitas yang sudah menggunakannya untuk kepentingan pendidikan ataupun komersil. Tentu saja studi berkaitan dengan program-program canggih ini sangat penting.

Program berekstensi swf dipertimbangkan sebagai program multimedia alternatif dari html (*.htm, *.html) atau program presentasi (*.odp, *.ppt, *.pptx) karena program berekstensi swf merupakan program yang terproteksi dari pengubahan. Program berekstensi swf pun mungkin lebih disukai daripada program executable karena program executable cenderung dimiliki oleh programer (bukan sembarang orang yang tak mengerti komputer seperti guru, artis, atau seniman).

ANDROID – Virus Trojan Serang Android

Sebagian berita ini dikutip dari www.android-indonesia.com dengan penambahan dan komentar.

Virus trojan juga menyerang Android. Dikutip dari www.android-indonesia.com virus ini terinstal ketika seseorang menginstal program yang tidak terjamin produsennya. Virus itu berhasil terdeteksi oleh perusahaan mobile, LookOut Mobile Security.

Virus trojan dapat memanfaatkan Android layaknya perangkat botnet. Artinya, browser dapat mengirimkan e-mail, spam, termasuk menyebarkan virus ke teman-temannya, tanpa diketahui oleh pemilik ponsel.

Virus itu dinamakan Geinimi berdasarkan inkarnasi pertama yang diketahui. “Trojan ini juga dapat mencuri sejumlah besar data pribadi pengguna dan mengirimkannya ke beberapa remote server,” kata LookOut Mobile Security dalam keterangannya, yang dikutip Cellular News, Jumat 31 Desember 2010. Oleh karena itu data yang bersifat privasi seperti lokasi koordinat pengguna, mengenali nomor unik perangkat (IMEI) dan kartu SIM (IMSI).

Jangan-jangan bila sebuah rudal diarahkan ke koordinat pengguna, maka rudal itu akan menghancurkan Android plus penggunanya tanpa ada kesalahan.

“Sekali malware itu terinstal pada ponsel pengguna, maka ponsel itu dapat menerima perintah dari server meski jaraknya sangat jauh. Dengan begini, peretas dapat mengontrol sejumlah besar ponsel sesuai keinginannya melalui server,” kata LookOut Mobile Security dalam keterangannya, yang dikutip Cellular News, Jumat 31 Desember 2010.

Sesuai dengan uraian di atas, virus ini berupaya mengirimkan lokasi koordinat pengguna, mengenali nomor unik perangkat (IMEI) dan kartu SIM (IMSI). Bila seseorang dapat mengetahui lokasi koordinat pengguna, mengenali nomor unik perangkat (IMEI) dan kartu SIM (IMSI), maka identitas seseorang akan dikenali juga posisi ia berada. Hal ini sebenarnya sudah terjadi ketika pada saat ini para pengguna ponsel harus mendaftarkan diri ke server perusahaan / pemerintah. Bila kemampuan ini digabungkan dengan GPS maka posisi pengguna beserta identitasnya akan diketahui oleh komputer (peretas).

Android memang identik dengan Linux. Di satu sisi Linux sangat terjamin keamanannya karena tidak semua program dapat mengakses file penting. Untuk menginstal program harus meminta password pengguna terlebih dahulu. Linux pun bisa terinfeksi virus jika Linux menginstal program malware (plus tidak jelas pengembang softwarenya, tidak terpercaya). Tetapi komputer (laptop) Linux tidak selamanya menyala, tidak seperti ponsel. Ponsel selamanya menyala dan dapat mengirimkan email (atau data) berupa posisi lokasi, dan lain-lain. Ponsel juga biasanya ada dalam saku pengguna dan bukan disimpan di mobil, di rumah atau di kantor.

Sumber http://www.android-indonesia.com/home/4-berita-android/19996-virus-trojan-juga-serang-android disertai tambahan dan perubahan.

LINUX – Ubuntu: Sebuah Dunia Alternatif yang Lengkap

p { margin-bottom: 0.08in; }

Linux Ubuntu: Sebuah dunia Alternatif yang Lengkap

Linux Ubuntu yang digunakan dalam artikel ini adalah Linux Ubuntu 11.04.

Linux memang sebuah dunia alternatif. Beberapa pengguna komputer biasanya menggunakan Microsoft Windows sebagai sistem operasi komputernya. Sebagian pengguna komputer mungkin mempunyai keinginan untuk beralih (migrasi) dari sistem operasi Windows menjadi Linux. Tetapi sejumlah informasi penting mungkin diperlukan sebagai pengetahuan awal untuk proses peralihan dari Windows ke Linux itu. Salah satu bekal yang dapat diperoleh adalah informasi tentang Linux dari para pengguna Linux. Biasanya pengguna Linux ini juga sudah sangat tidak asing dengan Windows. Bila seseorang berkonsultasi kepada pengguna Linux, orang ini akan mendapatkan informasi yang berharga tentang Linux. Informasi ini biasanya jauh lebih berpengaruh dan lebih mudah dipahami oleh seseorang daripada orang ini harus membaca sebuah teks tentang Linux.

Tulisan ini berkaitan dengan Linux Ubuntu 11.04 yang disebut Natty Narwhal. Linux Ubuntu ini dirilis pada bulan April 2011 and supported until October 2012. Hal ini cukup mengherankan juga karena Ubuntu ini diinstal pada bulan Desember 2010. Linux ini diperoleh dari seorang teman. Ia membakar (burn) CD-nya dari sebuah file ISO. Jika Linux ini versi terbaru, tentu akan lebih baik daripada Linux yang terdahulu.

Mengapa Menggunakan Linux Ubuntu

Linux Ubuntu merupakan salah satu pilihan dari alternatif distribusi (distro) Linux lainnya. Salah satu kemudahan Linux Ubuntu adalah kemudahan dari penggunaanya. Salah seorang pengguna Linux mengatakan bahwa ia melakukan migrasi dari Windows ke Linux Slackware. Tetapi menurut pengamatannya yang awam, Linux Slackware tidak semudah yang diharapkan. Salah satu contohnya adalah Slackware tidak secara otomatis mendeteksi sound card. Sekalipun pengguna dapat belajar cara Slackware mendeteksi sound card, tetapi upaya itu mungkin tidak praktis bagi pembelajar pemula. Demikian pula dengan aplikasi internet (network), Ubuntu langsung mendeteksi hardware WiFi dan kabel dari RJ45.

Alternatif migrasi ke Linux yang relatif mudah adalah ke Linux Ubuntu. Linux Ubuntu mempunyai tampilan yang indah, tidak kalah dengan Windows (atau mungkin bahkan lebih indah daripada Windows). Perbedaan Ubuntu dengan Windows adalah Windows mempunyai start menu sedangkan Ubuntu mempunyai tiga menu yaitu Applications, Places dan System ditambah satu ikon Mozilla Firefox. Tiga menu itu ada di kiri atas. Di sudut kiri bawah Windows ada start menu, tetapi di sudut kiri bawah Ubuntu ada ikon show desktop.

Linux Ubuntu juga mempunyai banyak informasi di internet, terutama di Youtube (www.youtube.com). Youtube adalah situs yang memungkinkan seseorang menyimpan film dan mencari film yang dibutuhkannya. Di situs Youtube, banyak sekali film tentang Ubuntu. Pengguna Ubuntu banyak yang membuat film tentang penggunaan Ubuntu di Youtube. Beberapa contoh film tentang Ubuntu adalah penginstalan printer di Ubuntu. Seorang pengguna Ubuntu yang mempunyai printer Epson dapat dengan mudah menginstal printernya. Bantuan dari penulis blog, forum (http://forum.linux.or.id) merupakan bantuan yang sangat penting untuk menginstal printer.

Koneksi ke Internet

Koneksi ke internet sangat penting karena saat inilah seseorang dapat meng-update dan belajar tentang Ubuntu. Seorang pemula yang belajar Slackware mengeluh karena film tentang Slackware relatif lebih sedikit daripada film tentang Ubuntu. Pengguna Slackware misalnya kebingungan saat melihat aplikasi Ubuntu dapat dengan mudah dilakukan dengan perintah di konsol terminal berupa sudo apt-get install kdenlive. Pengguna Slackware tidak dapat melakukan perintah apt-get ini begitu saja di Slackware. Konsol terminal itu seperti command prompt di Windows/DOS.

Sesaat setelah menginstal Ubuntu, Ubuntu akan meng-update sistemnya melalui jaringan internet. Entah sejak mula atau setelah update dilakukan, Ubuntu sudah bisa mendeteksi flashdisk, proyektor LCD. Flashdisk yang berisi file-file windows juga dapat dideteksi oleh Ubuntu.

Menginstal Printer

Untuk menginstal printer, seorang pengguna Ubuntu dapat melihat filmnya. Sebuah film penginstalan printer menggambarkan bahwa penginstalan printer di Ubuntu dapat dilakukan dengan cara mengklik menu System, Administration, Printing. Lalu ia mengklik Add printer. Pengalaman pengguna Ubuntu dapat menambah printer hanya dengan menghubungkan printer dengan komputer (biasanya sekarang dengan kabel USB). Ketika printer dinyalakan, Ubuntu dapat mendeteksi printer yang terhubung dengan komputer dan melakukan update dengan menginstall driver printernya. Sebuah kerja yang menakjubkan dan praktis. Pengguna itu meninstal dua printer dengan menghubungkan printer itu dengan komputer; selanjutnya Ubuntu melalui jaringan internet merapikan dengan meninstal driver-nya.

Pengenalan Dual Boot dan Windows

Ubuntu juga dapat digunakan untuk dual boot. Sebelumnya pengguna memakai Slackware yang juga menggunakan dual boot. Dual boot ini memungkinkan seseorang menggunakan dua sistem operasi yaitu Windows dan Linux. Yang istimewa dari Ubuntu adalah ia dapat mengenal (mount) folder-folder windows dengan mudah. File-file Windows pun dapat dibaca dengan mudah. Sebagai contoh, beberapa file film yang di-download dan disimpan di folder Windows dapat dikenal dan dijalankan di Ubuntu.

Dengan Ubuntu, seseorang dengan mudah membuka-buka folder Windows dan membuka file-filenya dengan program Ubuntu. Film di Windows dapat dibuka dengan VLC media player, dokumen (*.doc) dapat dibuka dengan Open Office Writer, dokumen presentasi (*.pptx) pun dapat dibuka dengan Open Office Presentation.

Yang menjadi kendala dari Open Office Writer adalah font. Ketika sebuah dokumen Microsoft Word dibuka, beberapa teks tidak terbuka. Diduga penyebabnya adalah font yang tidak terinstal. Sebagai contoh, font default bagi Open Office Writer 3.2 adalah Liberation Serif yang mirip dengan Times New Roman. Huruf atau fonto Liberation Serif bahkan mungkin diprogram sebagai substitusi Times New Roman sehingga teks Times New Roman dapat muncul di dokumen Open Office.

Kendala lainnya yang mungkin muncul adalah kemungkinan margin pada Microsoft Word dengan Open Office berbeda. Jika perbedaan font saja bisa mengakibatkan pergeseran (jumlah) halaman, perberdaan margin default juga mungkin akan mengakibatkan perbedaan (jumlah) halaman. Hal ini mesti diperhatikan oleh pengguna yang beralih dari Microsoft Word ke Open Office.

Kemampuan membuka dokumen Word ini juga termasuk format table of contents yang terbuka sebagai link di Open Office. Sekalipun hal ini perlu dilakukan studi lebih mendalam, namun prinsip kemampuan Open Office membuka berkas Word sangatlah memuaskan. Sebagai jalan tengah dan upaya kehati-hatian, pengguna Open Office sebaiknya mengkopi file-file Word sebelum diedit dengan Open Office.

VLC Media Player

Salah satu program penting yang dapat digunakan oleh Ubuntu adalah VLC media player. Kelebihan media player ini adalah kemampuannya memutar (hampir?) semua media. Ketika seseorang menggunakan Real Player versi gratis, masih ada media yang tidak dapat dijalankannya. Untuk menjalankannya orang ini harus meng-upgrade Real Playernya ke versi berbayar (propriate). VLC media player dapat memutar file-file multimedia itu tanpa ada rintangan sama sekali. Yang lebih penting lagi adalah VLC media player gratis diunduh (download) dari internet.

Sekali lagi, Ubuntu sangat praktis menginstal VLC media player. Hal itu dapat dilakukan dengan perintah di konsol terminal berupa sudo apt-get install vlc. Hal itu pun dapat dilakukan dengan mengklik menu Applications, Ubuntu Software Center, dan melakukan pencarian software VLC media player. Ubuntu dapat menginstalnya dengan mudah. Kemudahan ini jauh berbeda dengan Slackware. Bagi pemula, Slackware akan terasa menyulitkan sekalipun kekuatan Slackware sebagai salah satu distro Linux tidak diragukan lagi. Pengguna Slackware yang relataif berpengalaman pasti tidak menemui kesulitan bila harus menginstal VLC, mengaktifkan speaker atau alat (device) lainnya.

Kdenlive Video Editor

Program Kdenlive video editor ini mirip dengan Windows Movie Maker. Tetapi Windows Movie Maker kalah canggih daripada Kdenlive. Windows Movie Maker mungkin hanya setara dengan Pitivi Video editor. Hal itu dapat dilihat dari bar film (timeline) yang hanya satu. Kdenlive secara default mempunyai tiga baris bar film dan dua baris bar audio. Dengan begitu, pengguna akan lebih leluasa mengedit film (video) menjadi film yang bagus. Tentu saja akan lebih bagus daripada Windows Media Player. Pengguna dapat menumpukkan film atau audio sebagai bagian dari efek film.

Kdenlive dapat diinstal pada konsol terminal dengan perintah sudo apt-get kdenlive. Kdenlive juga dapat diinstal melalui Ubuntu Software Center.

Pengenalan Flashdisk dan Proyektor LCD

Sebagaimana diuraikan di atas, Ubuntu telah mengenal flashdisk saat flashdisk dipasang di komputer. Hal ini sama dengan Windows, karena Windows juga mengenal flashdisk saat flashdisk dipasang di komputer. Flashdisk dapat dibuka, dan file-filenya dapat diakses.

Saat ini pengguna Ubuntu (terutama di beberapa kotamadya di Jawa Barat) boleh dikatakan jarang. Bila seseorang pergi ke warung internet atau rental komputer, orang akan melihat program sistem operasi Windows. Pembelajar di perguruan tinggi biasanya mengetik tugas di rental komputer. Dengan begitu dokumen yang dihasilkan oleh pembelajar itu berupa dokumen Word. Hal ini perlu diperhatikan karena file Windows harus bisa dibaca oleh Linux (dan mungkin sebaliknya).

Ketika ditanyakan kepada pemilik rental dan warung internet, mengapa mereka tidak beralih ke Linux, ia mengatakan bahwa Linux belum populer di masyarakat sehingga pelanggan (pembelajar) bingung dengan kinerja Linux.

Pernyataan ini bertentangan dengan seorang staf kementerian negara. Ia mengatakan bahwa staf kementerian negara belajar Linux tanpa ada kendala yang berarti. Hal ini berarti seorang staf akan dipaksa belajar menggunakan Linux sebagaimana ia juga dipaksa belajar menggunakan Windows. Tentu saja hal ini berarti bahwa kementrian negara ini sekarang hanya menggunakan aplikasi Linux dan beralih sepenuhnya dari Windows.

Connect to Server sebagai Alternatif WinSCP

Pengguna Windows dulu mungkin menggunakan WinSCP untuk koneksi ke server. Di Ubuntu, hal itu bisa dilakukan dengan program Connect to Server. Program ini ada di menu Places. Progmram Connect to Server sudah ada di Ubuntu, seseorang tak perlu lagi menginstalnya. Seseorang hanya tinggal menggunakannya saja. Dengan begitu, seandainya WinSCP tidak ditujukan untuk Linux, seseorang harus mencari penggantinya yang setidaknya setara dengan WinSCP.

Proyeksi untuk Sekolah

Ubuntu merupakan sistem operasi yang lengkap untuk pengguna. Yang menarik dari Ubuntu adalah seseorang tidak perlu lagi khawatir dikejar “polisi” Microsoft yang memintanya memilih beralih ke software terbuka (open source) atau membayar lisensi Microsoft. Daripada suatu saat harus belajar Ubuntu karena dipaksa oleh Microsoft, lebih baik seseorang berupaya sendiri beralih ke Ubuntu dengan suka rela. Ubuntu mencegah pengguna untuk mencuri karena program-program Ubuntu biasanya gratis. Seseorang hanya dihimbau untuk donasi bila memungkinkan.

Pada saat ini pun banyak komputer laptop (notebook) yang diinstal Microsoft Windows. Hal ini tentu kurang menyenangkan bagi penggemar Linux karena biasanya mereka juga berarti harus membeli sistem operasi Windows yang mungkin tidak diinginkannya.

Pada saat sekarang komputer pun telah digunakan di sekolah-sekolah. Sebagian dari komputer sekolah menggunakan sistem operasi Windows. Banyak pengguna komputer yang tidak tahu bahwa sistem operasi Windows dan program-programnya (misalnya Microsoft Office) harus dibeli. Mereka terkejut dan tidak siap saat harus beralih ke sistem operasi yang terbuka. Sebagian di antara pengguna (pembajak) terpaksa membayar dan sebagian lagi beralih ke Linux.

Linux Ubuntu merupakan salah satu alternatif dari Microsoft Windows. Tetapi kekuatan Linux Ubuntu tidak bisa diragukan lagi. Untuk program perkantoran, Ubuntu mempunyai Open Office. Untuk presentasi pun Ubuntu dapat terkoneksi dengan proyektor LCD. Printer-printer dapat dikenali Ubuntu dengan mudah. Jaringan internet pun dapat dikenal Ubuntu dengan mudah. Jadi kemudahan Ubuntu tidak kalah dengan Windows. Oleh karena itu, Ubuntu dapat dijadikan sebagai alternatif bagi pengguna komputer. Suatu saat, bila seseorang membeli laptop baru, sekalipun laptop itu sudah diinstal Windows, orang akan menginstal Linux (misalnya Ubuntu) dan menguatkan penggunaan Ubuntu untuk pekerjaan sehari-harinya.

Linux Ubuntu: Sebuah dunia Alternatif yang Lengkap

Linux Ubuntu: Sebuah dunia Alternatif yang Lengkap

Linux Ubuntu yang digunakan pada artikel ini adalah Linux Ubuntu 11.04.

Linux memang sebuah dunia alternatif. Beberapa pengguna komputer biasanya menggunakan Microsoft Windows sebagai sistem operasi komputernya. Sebagian pengguna komputer mungkin mempunyai keinginan untuk beralih (migrasi) dari sistem operasi Windows menjadi Linux. Tetapi sejumlah informasi penting mungkin diperlukan sebagai pengetahuan awal untuk proses peralihan dari Windows ke Linux itu. Salah satu bekal yang dapat diperoleh adalah informasi tentang Linux dari para pengguna Linux. Biasanya pengguna Linux ini juga sudah sangat tidak asing dengan Windows. Bila seseorang berkonsultasi kepada pengguna Linux, orang ini akan mendapatkan informasi yang berharga tentang Linux. Informasi ini biasanya jauh lebih berpengaruh dan lebih mudah dipahami oleh seseorang daripada orang ini harus membaca sebuah teks tentang Linux.

Tulisan ini berkaitan dengan Linux Ubuntu 11.04 yang disebut Natty Narwhal. Linux Ubuntu ini dirilis pada bulan April 2011 and supported until October 2012. Hal ini cukup mengherankan juga karena Ubuntu ini diinstal pada bulan Desember 2010. Linux ini diperoleh dari seorang teman. Ia membakar (burn) CD-nya dari sebuah file ISO. Jika Linux ini versi terbaru, tentu akan lebih baik daripada Linux yang terdahulu.

Mengapa Menggunakan Linux Ubuntu

Linux Ubuntu merupakan salah satu pilihan dari alternatif distribusi (distro) Linux lainnya. Salah satu kemudahan Linux Ubuntu adalah kemudahan dari penggunaanya. Salah seorang pengguna Linux mengatakan bahwa ia melakukan migrasi dari Windows ke Linux Slackware. Tetapi menurut pengamatannya yang awam, Linux Slackware tidak semudah yang diharapkan. Salah satu contohnya adalah Slackware tidak secara otomatis mendeteksi sound card. Sekalipun pengguna dapat belajar cara Slackware mendeteksi sound card, tetapi upaya itu mungkin tidak praktis bagi pembelajar pemula. Demikian pula dengan aplikasi internet (network), Ubuntu langsung mendeteksi hardware WiFi dan kabel dari RJ45.

Alternatif migrasi ke Linux yang relatif mudah adalah ke Linux Ubuntu. Linux Ubuntu mempunyai tampilan yang indah, tidak kalah dengan Windows (atau mungkin bahkan lebih indah daripada Windows). Perbedaan Ubuntu dengan Windows adalah Windows mempunyai start menu sedangkan Ubuntu mempunyai tiga menu yaitu Applications, Places dan System ditambah satu ikon Mozilla Firefox. Tiga menu itu ada di kiri atas. Di sudut kiri bawah Windows ada start menu, tetapi di sudut kiri bawah Ubuntu ada ikon show desktop.

Linux Ubuntu juga mempunyai banyak informasi di internet, terutama di Youtube (www.youtube.com). Youtube adalah situs yang memungkinkan seseorang menyimpan film dan mencari film yang dibutuhkannya. Di situs Youtube, banyak sekali film tentang Ubuntu. Pengguna Ubuntu banyak yang membuat film tentang penggunaan Ubuntu di Youtube. Beberapa contoh film tentang Ubuntu adalah penginstalan printer di Ubuntu. Seorang pengguna Ubuntu yang mempunyai printer Epson dapat dengan mudah menginstal printernya. Bantuan dari penulis blog, forum (http://forum.linux.or.id) merupakan bantuan yang sangat penting untuk menginstal printer.

Koneksi ke Internet

Koneksi ke internet sangat penting karena saat inilah seseorang dapat meng-update dan belajar tentang Ubuntu. Seorang pemula yang belajar Slackware mengeluh karena film tentang Slackware relatif lebih sedikit daripada film tentang Ubuntu. Pengguna Slackware misalnya kebingungan saat melihat aplikasi Ubuntu dapat dengan mudah dilakukan dengan perintah di konsol terminal berupa sudo apt-get install kdenlive. Pengguna Slackware tidak dapat melakukan perintah apt-get ini begitu saja di Slackware. Konsol terminal itu seperti command prompt di Windows/DOS.

Sesaat setelah menginstal Ubuntu, Ubuntu akan meng-update sistemnya melalui jaringan internet. Entah sejak mula atau setelah update dilakukan, Ubuntu sudah bisa mendeteksi flashdisk, proyektor LCD. Flashdisk yang berisi file-file windows juga dapat dideteksi oleh Ubuntu.

Menginstal Printer

Untuk menginstal printer, seorang pengguna Ubuntu dapat melihat filmnya. Sebuah film penginstalan printer menggambarkan bahwa penginstalan printer di Ubuntu dapat dilakukan dengan cara mengklik menu System, Administration, Printing. Lalu ia mengklik Add printer. Pengalaman pengguna Ubuntu dapat menambah printer hanya dengan menghubungkan printer dengan komputer (biasanya sekarang dengan kabel USB). Ketika printer dinyalakan, Ubuntu dapat mendeteksi printer yang terhubung dengan komputer dan melakukan update dengan menginstall driver printernya. Sebuah kerja yang menakjubkan dan praktis. Pengguna itu meninstal dua printer dengan menghubungkan printer itu dengan komputer; selanjutnya Ubuntu melalui jaringan internet merapikan dengan meninstal driver-nya.

Pengenalan Dual Boot dan Windows

Ubuntu juga dapat digunakan untuk dual boot. Sebelumnya pengguna memakai Slackware yang juga menggunakan dual boot. Dual boot ini memungkinkan seseorang menggunakan dua sistem operasi yaitu Windows dan Linux. Yang istimewa dari Ubuntu adalah ia dapat mengenal (mount) folder-folder windows dengan mudah. File-file Windows pun dapat dibaca dengan mudah. Sebagai contoh, beberapa file film yang di-download dan disimpan di folder Windows dapat dikenal dan dijalankan di Ubuntu.

Dengan Ubuntu, seseorang dengan mudah membuka-buka folder Windows dan membuka file-filenya dengan program Ubuntu. Film di Windows dapat dibuka dengan VLC media player, dokumen (*.doc) dapat dibuka dengan Open Office Writer, dokumen presentasi (*.pptx) pun dapat dibuka dengan Open Office Presentation.

Yang menjadi kendala dari Open Office Writer adalah font. Ketika sebuah dokumen Microsoft Word dibuka, beberapa teks tidak terbuka. Diduga penyebabnya adalah font yang tidak terinstal. Sebagai contoh, font default bagi Open Office Writer 3.2 adalah Liberation Serif yang mirip dengan Times New Roman. Huruf atau fonto Liberation Serif bahkan mungkin diprogram sebagai substitusi Times New Roman sehingga teks Times New Roman dapat muncul di dokumen Open Office.

Kendala lainnya yang mungkin muncul adalah kemungkinan margin pada Microsoft Word dengan Open Office berbeda. Jika perbedaan font saja bisa mengakibatkan pergeseran (jumlah) halaman, perberdaan margin default juga mungkin akan mengakibatkan perbedaan (jumlah) halaman. Hal ini mesti diperhatikan oleh pengguna yang beralih dari Microsoft Word ke Open Office.

Kemampuan membuka dokumen Word ini juga termasuk format table of contents yang terbuka sebagai link di Open Office. Sekalipun hal ini perlu dilakukan studi lebih mendalam, namun prinsip kemampuan Open Office membuka berkas Word sangatlah memuaskan. Sebagai jalan tengah dan upaya kehati-hatian, pengguna Open Office sebaiknya mengkopi file-file Word sebelum diedit dengan Open Office.

VLC Media Player

Salah satu program penting yang dapat digunakan oleh Ubuntu adalah VLC media player. Kelebihan media player ini adalah kemampuannya memutar (hampir?) semua media. Ketika seseorang menggunakan Real Player versi gratis, masih ada media yang tidak dapat dijalankannya. Untuk menjalankannya orang ini harus meng-upgrade Real Playernya ke versi berbayar (propriate). VLC media player dapat memutar file-file multimedia itu tanpa ada rintangan sama sekali. Yang lebih penting lagi adalah VLC media player gratis diunduh (download) dari internet.

Sekali lagi, Ubuntu sangat praktis menginstal VLC media player. Hal itu dapat dilakukan dengan perintah di konsol terminal berupa sudo apt-get install vlc. Hal itu pun dapat dilakukan dengan mengklik menu Applications, Ubuntu Software Center, dan melakukan pencarian software VLC media player. Ubuntu dapat menginstalnya dengan mudah. Kemudahan ini jauh berbeda dengan Slackware. Bagi pemula, Slackware akan terasa menyulitkan sekalipun kekuatan Slackware sebagai salah satu distro Linux tidak diragukan lagi. Pengguna Slackware yang relataif berpengalaman pasti tidak menemui kesulitan bila harus menginstal VLC, mengaktifkan speaker atau alat (device) lainnya.

Kdenlive Video Editor

Program Kdenlive video editor ini mirip dengan Windows Movie Maker. Tetapi Windows Movie Maker kalah canggih daripada Kdenlive. Windows Movie Maker mungkin hanya setara dengan Pitivi Video editor. Hal itu dapat dilihat dari bar film (timeline) yang hanya satu. Kdenlive secara default mempunyai tiga baris bar film dan dua baris bar audio. Dengan begitu, pengguna akan lebih leluasa mengedit film (video) menjadi film yang bagus. Tentu saja akan lebih bagus daripada Windows Media Player. Pengguna dapat menumpukkan film atau audio sebagai bagian dari efek film.

Kdenlive dapat diinstal pada konsol terminal dengan perintah sudo apt-get kdenlive. Kdenlive juga dapat diinstal melalui Ubuntu Software Center.

Pengenalan Flashdisk dan Proyektor LCD

Sebagaimana diuraikan di atas, Ubuntu telah mengenal flashdisk saat flashdisk dipasang di komputer. Hal ini sama dengan Windows, karena Windows juga mengenal flashdisk saat flashdisk dipasang di komputer. Flashdisk dapat dibuka, dan file-filenya dapat diakses.

Saat ini pengguna Ubuntu (terutama di beberapa kotamadya di Jawa Barat) boleh dikatakan jarang. Bila seseorang pergi ke warung internet atau rental komputer, orang akan melihat program sistem operasi Windows. Pembelajar di perguruan tinggi biasanya mengetik tugas di rental komputer. Dengan begitu dokumen yang dihasilkan oleh pembelajar itu berupa dokumen Word. Hal ini perlu diperhatikan karena file Windows harus bisa dibaca oleh Linux (dan mungkin sebaliknya).

Ketika ditanyakan kepada pemilik rental dan warung internet, mengapa mereka tidak beralih ke Linux, ia mengatakan bahwa Linux belum populer di masyarakat sehingga pelanggan (pembelajar) bingung dengan kinerja Linux.

Pernyataan ini bertentangan dengan seorang staf kementerian negara. Ia mengatakan bahwa staf kementerian negara belajar Linux tanpa ada kendala yang berarti. Hal ini berarti seorang staf akan dipaksa belajar menggunakan Linux sebagaimana ia juga dipaksa belajar menggunakan Windows. Tentu saja hal ini berarti bahwa kementrian negara ini sekarang hanya menggunakan aplikasi Linux dan beralih sepenuhnya dari Windows.

Connect to Server sebagai Alternatif WinSCP

Pengguna Windows dulu mungkin menggunakan WinSCP untuk koneksi ke server. Di Ubuntu, hal itu bisa dilakukan dengan program Connect to Server. Program ini ada di menu Places. Progmram Connect to Server sudah ada di Ubuntu, seseorang tak perlu lagi menginstalnya. Seseorang hanya tinggal menggunakannya saja. Dengan begitu, seandainya WinSCP tidak ditujukan untuk Linux, seseorang harus mencari penggantinya yang setidaknya setara dengan WinSCP.

Proyeksi untuk Sekolah

Ubuntu merupakan sistem operasi yang lengkap untuk pengguna. Yang menarik dari Ubuntu adalah seseorang tidak perlu lagi khawatir dikejar “polisi” Microsoft yang memintanya memilih beralih ke software terbuka (open source) atau membayar lisensi Microsoft. Daripada suatu saat harus belajar Ubuntu karena dipaksa oleh Microsoft, lebih baik seseorang berupaya sendiri beralih ke Ubuntu dengan suka rela. Ubuntu mencegah pengguna untuk mencuri karena program-program Ubuntu biasanya gratis. Seseorang hanya dihimbau untuk donasi bila memungkinkan.

Pada saat ini pun banyak komputer laptop (notebook) yang diinstal Microsoft Windows. Hal ini tentu kurang menyenangkan bagi penggemar Linux karena biasanya mereka juga berarti harus membeli sistem operasi Windows yang mungkin tidak diinginkannya.

Pada saat sekarang komputer pun telah digunakan di sekolah-sekolah. Sebagian dari komputer sekolah menggunakan sistem operasi Windows. Banyak pengguna komputer yang tidak tahu bahwa sistem operasi Windows dan program-programnya (misalnya Microsoft Office) harus dibeli. Mereka terkejut dan tidak siap saat harus beralih ke sistem operasi yang terbuka. Sebagian di antara pengguna (pembajak) terpaksa membayar dan sebagian lagi beralih ke Linux.

Linux Ubuntu merupakan salah satu alternatif dari Microsoft Windows. Tetapi kekuatan Linux Ubuntu tidak bisa diragukan lagi. Untuk program perkantoran, Ubuntu mempunyai Open Office. Untuk presentasi pun Ubuntu dapat terkoneksi dengan proyektor LCD. Printer-printer dapat dikenali Ubuntu dengan mudah. Jaringan internet pun dapat dikenal Ubuntu dengan mudah. Jadi kemudahan Ubuntu tidak kalah dengan Windows. Oleh karena itu, Ubuntu dapat dijadikan sebagai alternatif bagi pengguna komputer. Suatu saat, bila seseorang membeli laptop baru, sekalipun laptop itu sudah diinstal Windows, orang akan menginstal Linux (misalnya Ubuntu) dan menguatkan penggunaan Ubuntu untuk pekerjaan sehari-harinya.