Apakah Ekonomi Itu?

Pengantar

Tulisan ini diasumsikan dikembangkan dari seorang yang kurang paham terhadap ekonomi. Oleh karena itu berpikir tentang ekonomi diharapkan akan mengembangkan sektor ekonomi yang akan berpengaruh terhadap ekonomi negeri. Bila seseorang dapat mengembangkan ekonomi masyarakat, masyarakat akan terbantu dan meningkat pendapatannya.

Apakah Ekonomi Itu?

Ekonomi itu adalah seseorang yang memelihara domba kemudian menjualnya bila domba itu telah besar. Dengan begitu, ia mempunyai jasa dalam penggemukan domba. Ekonomi juga adalah seorang guru yang dibayar ketika memberikan jasa pengajaran kepada anak-anak. Dengan begitu, guru juga memberikan jasa kepada anak dan keluarga lain.

Acap kali pelaku ekonomi mengolah bahan mentah yang ada di alam. Seorang tukang kayu mengolah kayu menjadi perabot: kursi, meja. Orang lain dapat memanfaatkan hasil jasanya.

Perantara

Acap kali pula pelaku ekonomi itu berantai atau dari banyak perantara. Seseorang yang mengharapkan baju atau pakaian, pakaian itu diperoleh dari banyak perantara. Pakaian mula-mula berasal dari petani kapas. Kapas itu lalu dijual kepada pemintal benang. Pemintal benang lalu menjualnya kepada penenun kain. Penenun kain lalu menjualnya kepada tukang jahit. Tukang jahit menjualnya kepada grosir atau toko. Dari toko inilah pembeli mendapatkan baju atau pakaian yang diinginkannya.

Begitu banyak perantara di sekitar kita.

Seorang yang menjual baso mungkin saja dia tidak memiliki sapi. Mungkin saja ia tidak memotong sapinya sendiri. Mungkin saja ia tidak memotong-motong dagingnya sendiri. Mungkin saja ia tidak membuat mie sendiri. Tetapi yang dilakukannya adalah mencari bakso dan mie yang paling bagus kualitasnya. Kemudian ia pun meracik kuah baso agar pembeli senang dengan resep baso yang dibuatnya. Kualitas sangat penting dalam jual beli.

Pada contoh lain, seorang tukang kayu mungkin tidak membuat paku sendiri atau tidak membuat lem sendiri melainkan menggunakan lem yang sudah dibuat orang lain. Dengan kata lain, ia menggunakan jasa (perantara) orang lain. Tukang kayu pun memperoleh kayu dari jasa petani (kebun) kayu.

Kekayaan Indonesia

Indonesia adalah negeri yang sangat kaya. Dari tanahnya, tumbuh berbagai tanaman yang dapat dijual-belikan. Masyarakat Indonesia banyak yang berprofesi sebagai petani. Mereka menanam padi dan sayur-sayuran. Rumput dan tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak (domba, sapi, itik, ikan).

Beberapa Kendala

Beberapa kendala yang mengganggu perekonomian masyarakat adalah sebagai berikut. Acap kali pemodal besar memborong barang (beras, gula) dengan harga murah di suatu tempat. Kemudian ia menjualnya di tempat lain dengan harga lebih murah dari keadaan setempat. Hal ini mengakibatkan petani setempat tidak dapat menjual panennya. Petani setempat rugi besar.

Contoh lainnya adalah tekstil. Pemerintah mengimpor tekstil cina yang jauh lebih murah daripada tekstil lokal. Dengan begitu produsen tekstil lokal akan mengalami kerugian dan tak dapat menjual tekstilnya.

Demikian pula dengan gula.

Demikian pula dengan petani kedelai.

Leave a Reply