Kompetensi Bermain dalam Kurikulum SD 2013

Apabila guru-guru melihat kurikulum 2013, mereka akan melihat bahwa kurikulum 2013 akan memasukkan kompetensi bermain di dalamnya. Sekurangnya satu kompetensi dasar dalam mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas 1 berbunyi, “Memiliki perilaku santun dan jujur dalam hal kegiatan dan bermain di lingkungan melalui pemanfaatan bahasa Indonesia dan/atau bahasa daerah.” Oleh karena itu, sedikit ulasan tentang kompetensi dasar itu akan dibahas dalam uraian di bawah ini.

Beberapa kompetensi dasar yang dirancang dalam kurikulum 2013 jelas-jelas mengedepankan pengembangan karakter. Kompetensi “memiliki perilaku santun” setidaknya merupakan kompetensi yang berkaitan dengan pengembangan karakter. Anak dituntut untuk berperilaku santun. Dengan demikian, guru pun mesti mengarahkan pelajaran pada perilaku santun, seperti yang dituntut oleh kompetensi dasar (KD) itu. Demikian pula perilaku jujur, merupakan perilaku yang amat berkaitan dengan pengembangan karakter.

Pembelajaran pengembangan karakter, bukanlah pembelajaran simsalabim, langsung jadi begitu guru selesai mengajar. Guru atau orang tua tidak boleh berharap perilaku santun dan jujur ini bisa diperoleh dalam satu pertemuan, dua pertemuan, satu minggu, satu bulan, …. Perilaku ini mungkin diharapkan akan tertanam sedikit demi sedikit, dan mungkin mengalahkan perilaku buruknya yaitu kebiasaan tidak santun dan tidak jujur.

Perilaku santun dan jujur dalam hal kegiatan dan bermain melibatkan aspek lain, yaitu kegiatan dan bermain. Kegiatan apa yang dilakukan anak SD? Bermain apa yang dilakukan anak SD? Anak mungkin mempunyai kegiatan belajar, di rumah, jual beli, pertemanan, kunjungan, …. Anak mungkin bermain bola, kelereng, petak umpet (ucing sumput), oray-orayan, gatrik, galah asin, …. Di sini guru harus membimbing jenis kegiatan dan bermain yang dilakukan anak.
Ada seorang sarjana yang mengumpulkan permainan di seluruh Indonesia. Saya telah menulisnya dalam blog ini dengan alamat berikut. Dalam hal ini guru pun mesti mempunyai sejumlah permainan yang mungkin bisa relevan dengan pelajaran. Guru harus memilih permainan yang melatih anak dalam melakukan perilaku santun dan jujur.

Selamat belajar santun dan jujur dalam hal kegiatan dan bermain ….

Leave a Reply