Busur PVC UPI Kampus Sumedang

Pada bulan November 2014, UPI Kampus Sumedang berhasil membuat busur prototipe yang dibuat dari PVC. Busur ini dibuat untuk meramaikan olah raga dan permainan panahan yang mungkin dapat berkembang di sekolah dasar ataupun berkembang sebagai olah raga andalan kabupaten (puseur budaya).

Anak-anak di sekolah dasar tentu mempunyai potensi untuk olah raga panahan. Olah raga ini pun tidak memerlukan stamina yang cukup besar. Dengan sedikit kekuatan pun seorang anak dapat memainkan busur dan melontarkan anak panahnya. Dengan demikian, potensi untuk berlatih panahan akan semakin berkembang. Olah raga ini tidak memerlukan stamina yang besar dibandingkan dengan tenis, bulu tangkis, sepak bola, voli atau basket. Mungkin saja petenis Indonesia tidak bisa melawan Novak Djokovic atau Rafael Nadal karena stamina pemain Indonesia rendah. Hal ini berbeda dengan panahan, dengan sedikit pengalaman, pemahaman terhadap angin, penguasaan peralatan panahan, latihan dan mental juara bisa saja panahan Indonesia berprestasi di tingkat internasional. Yang paling penting adalah motivasi atau kesenangan bermain panahan bagi masyarakat dan anak-anaknya.

Apabila dilihat dari rating panahan di internet (misalnya Wikipedia), maka atlet papan atas dari panahan ada di kawasan Asia. Hal ini mendorong kemungkinan bagi masyarakat Indonesia untuk meraih prestasi yang gemilang pada cabang panahan di masa mendatang. Selain itu, ternyata ada atlet panahan Indonesia dan Malaysia yang tercatat sebagai atlet papan atas menurut ranking Wikipedia per November 2014.

Sekalipun olah raga ini berpotensi untuk berprestasi, olah raga panahan harus dilakukan dengan hati-hati. Olah raga ini harus dimainkan dengan forum yang resmi, misalnya di lapangan panahan. Dengan begitu, tidak ada potensi insiden yang bisa terjadi, misalnya anak panah nyasar ke luar sasaran atau wilayah tembak “disusupi oleh makhluk yang tidak diinginkan”.

Pembuatan busur PVC ini ramai disaksikan di internet, misalnya yang paling mudah adalah di youtube. Busur PVC ini bahkan ditengarai mempunyai sejumlah kelebihan dibanding busur kayu atau logam. Busur ini sangat awet dan tidak rentan oleh cuaca (air dan panas). Di samping itu, harga busur ini relatif sangat murah dibanding dengan busur profesional (kayu atau logam, recurve atau compound). Oleh karena itu, busur PVC ini mungkin akan mudah memasyarakat.

Semestinya ada komunitas-komunitas pencinta panahan di wilayah-wilayah tertentu. Mungkin saja guru dapat mengorganisasikan olah raga atau permainan ini bagi siswa-siswanya. Dengan begitu, potensi insiden dapat seminimal mungkin terhindarkan.
Busur ini terlihat pendek dan ringkas dibandingkan dengan busur profesional. Panjangnya hanya empat kaki (sekitar 120cm). Dibentuk sebagai busur dengan cara dipanaskan baik dengan kompor atau pistol pemanas (heat gun). Bentuk busur yang dibuat bisa bermacam-macam mulai dari simple, horse bow, sneaky, compound, center shot, sampai yang model bertanduk. Busur PVC 1,5 inci yang panjang (long bow) berukuran 150cm dan beratnya ketika ditarik maksimal mencapai 80lbs (80pound) atau sekitar 36kg. Tulisan ini lebih difokuskan pada busur 3/4 inci dengan panjang 120cm.

PVC yang dipilih bisa berukuran 3/4 inci. Ukuran lainnya yang dapat dipilih adalah PVC 1/2 inci atau PVC 1 inci atau 1,5 inci. PVC ukuran 1/2 inci dirasa terlalu ringan bagi orang dewasa, sedangkan PVC 1 inci terasa terlalu besar untuk digenggam. Sekalipun begitu, semakin besar diameter PVC, semakin berat kekuatan busurnya. Sebagai gambaran, berat maksimal busur 3/4 inci ketika ditarik adalah sekitar 20kg, sedangkan busur 1,5 inci yang panjangnya 150cm ketika ditarik beratnya maksimal sekitar 36kg.

Diperlukan sedikit pengalaman memanaskan PVC menjadi busur karena kurangnya pengalaman menjadikan produk busur yang dibuat kurang bagus. Busur PVC yang bagus artinya tidak ada noda hitam terbakar atau coklat. Busur yang kurang bagus artinya ada noda hitam atau coklat, atau bentuknya tidak mulus (bergelombang-gelombang). Pembuatan busur PVC ini memerlukan kesabaran sebagaimana pekerjaan membuat prakarya lainnya.

Menurut informasi pelajaran yang diperoleh dari internet, busur PVC sebaiknya dibuat dari PVC yang masih baru. Dari pengalaman memang terjadi, PVC lama menghasilkan busur yang rentan dengan melentur (miley) atau patah. Namun mungkin saja kerusakan itu disebabkan oleh proses pembuatan yang kurang berpengalaman. Pembuatan busur memang perlu pemanasan PVC. Karena itu diperlukan kesabaran dan pengalaman.

Beberapa jenis PVC yang ada di Indonesia buruk kualitasnya. PVC itu terlalu tipis dan jika busur yang dibuat terlalu tipis, busur akan seperti keripik sehingga mudah patah. Oleh karena itu PVC harus dipilih yang cukup tebal dan ketika ditempa tidal boleh jadi terlalu tipis. Busur PVC yang patah ada dual jenis: melentur (miley) atau patah jadi dua. Jika hanya melentur, busur dapat diperbaiki dan dibentuk kembali. Jika patah jadi dua, maka tak ada jalan lain selain mengganti dengan yang baru.

Hal lainnya yang dapat diperhatikan adalah mengikat tali busur (stringing), cara menarik busur (draw), alat melepas anak panah (archery release), dan menghindari insiden (terutama compound bow), dan pembuatan anak panah (arrow). Cara menarik busur yang ada di dunia di antaranya cara mediteranian (mediterranean draw), cara mongolian (mongolian draw), cara mencubit (pinch draw). Alat melepas anak panah pun ada banyak jenisnya, di antaranya ada yang dapat dibuat dengan PVC dengan harga yang murah pula.

Tali busur yang dipilih dapat dipilih dari jenis paracode. Tali ini digunakan untuk militer dan olah raga. Tali ini tidak mudah merenggang. Namun tambang plastik juga dapat digunakan. Pilih tambang plastik yang ukurannya kecil sehingga nocth anak panah dapat ditempelkan (ada arrow rest-nya). Sekalipun demikian, tali busur bisa pula dibeli dari toko olah raga sebagaimana anak panah bisa dibeli.

Anak panah dapat dibuat dengan berbagai bahan. Salah satu bahan yang mudah adalah dengan bambu dan sirip (fletcher) dari selotip. Selotip yang digunakan dipilih dari campuran kertas dan plastik. Selotip semacam ini cukup kuat dan tidak mudah rusak. Anak panah mesti dibuat ringan agar terbang dengan cepat. Karena itu, anak panah dibuat dari bambu dan diraut sedikit demi sedikit. Namun ditengarai anak panah yang ringan pun sangat mudah diterpa angin yang kecil sekalipun. Alternatif dari anak panah buatan sendiri adalah membeli anak panah yang digunakan sebagai standar pertandingan. Anak panah ini dapat digunakan untuk membiasakan anak-anak dengan peralatan pertandingan.

Berikut ini penampakan dari busur PVC UPI Kampus Sumedang.

20141103_073853

Leave a Reply