Perang Melawan Narkoba

Beberapa berita di televisi tentang perang melawan narkoba cukup menarik perhatian masyarakat. Tampaknya perang ini dideklarasikan secara serius. Operasi yang dilakukan polisi cukup masif. Sementara itu, perlawanan gembong narkoba pun tak kalah nekad.

Polisi narkoba mempunyai kewajiban yang jelas. Ia tidak selamanya elegan seperti film seri Miami Vice tentang pemberantasan narkoba. Ia juga didukung oleh rakyat ini yang enggan narkoba bisa berkembang biak dengan bebas dan merusak sendi, urat penting dari masyarakat negeri ini.

Di sisi lain, tampaknya gembong narkoba pun tak kalah nekad. Ketika terancam diganyang polisi, ia malah melakukan perlawanan sengit dengan mempertaruhkan nyawa, kehormatan keluarga, penerimaan kampung halaman, dan sanksi sosial lainnya. Tentu masih segar dalam ingatan ihwal gembong teroris yang kehilangan nyawa, kehormatan keluarga, penerimaan di kampung halaman, dan sanksi sosial lainnya.

Seperti di film, gembong narkoba ini juga solider terhadap rekannya yang terancam, tertangkap, atau terpidana. Ia tidak kapok atau lantas banting stir, dari pekerjaan narkoba menjadi investor halal yang lain.

Satu gembong narkoba mengimpor ratusan genset yang di dalamnya ada narkoba. Polisi tidak bisa membongkar genset itu sampai prmiliknya membongkarnya sendiri. Bekerja sama dengan bea cukai, polisi menemukan tempat genset itu dikirimkan. Ditemukanlah 300 kilo narkoba. Gembong ini terancam hukuman mati.

Satu poin penting di sini adalah bahwa gembong narkoba ini mempunyai modal yang sangat besar. Seandainya modal itu digunakan untuk investasi halal mungkin tak kurang menguntungkan. Namun gembong narkoba sepertinya melihat keuntungan perdagangan narkoba begitu menggiurkan. Penjahat mempunyai pikiran, mencuri lebih menguntungkan daripada bekerja. Padahal realitasnya investasi halal lebih menguntungkan.

Mungkin saja seseorang berpikir tentang investasi sapi, perdagangan, pariwisata atau investasi lainnya. Tentu pekerjaan ini juga memerlukan keahlian dan pengalaman. Menjadi gembong narkoba pun memerlukan keahlian dan pengalaman. Orang baik berikhtiar dan bekerja keras dengan usahanya, orang jahat pun berikhtiar dan bekerja keras dengan usahanya.

Leave a Reply