MELIHAT ALLAH

Sayidina Ali bin Abi Thalib ditanya oleh sahabatnya, apakah ia menyembah Tuhan yang tak terlihat. Sayidina Ali bin Abi Thalib menjawab, bagaimana mungkin ia menyembah Tuhan yang tak terlihat. Ia menyembah Tuhan yang bisa dilihat dengan ilmu dan iman.

Dari sebuah buku usuludin disebutkan sebuah pertanyaan tentang wujud Allah swt. Dapatkah manusia mengenal Allah secara mutlak sedangkan Dia adalah wujud tak berbatas. Jawabannya, bahkan manusia tak bisa mengenal semut, pohon, gunung, atau lautan secara mutlak; bagaimana ia mengenal Allah yg Maha Esa. Manusia hanya mengenal Allah dalam batas-batasnya saja, tidak secara mutlak.

Manusia bahkan tidak bisa menjangkau ilmu manusia lain. Bagaimana ia bisa menjangkau (ilmu) Tuhan. Seorang insinyur tak bisa menjangkau ilmu dokter. Seorang dokter tak bisa menjangkau ilmu tukang kayu. Manusia harus belajar dulu untuk menjangkau ilmu yang tidak dikuasainya. Ia mengubah ilmu yang sukar menjadi mudah.

Leave a Reply