Terbang dengan Paralayang di Kabupaten Sumedang

Terbang dengan paralayang di Kabupaten Sumedang mungkin menjadi impian sebagian orang. Olahraga ini mungkin saja diminati oleh warga di Kabupaten Sumedang atau yang berdomisili di luar Kabupaten Sumedang. Di Kota Bandung olahraga ini tidak terdengar peminatnya mungkin karena lokasi yang kurang berangin atau padatnya penduduk di kota. Kabupaten Sumedang kurang lebih bisa dicapai dengan menempuh perjalanan 50km. Dengan tol yang selesai dibangun di tahun 2018, masyarakat berharap transportasi dari Kota Bandung ke Kabupaten Sumedang bisa dicapai dengan waktu singkat, misalnya kurang dari 30 menit.

Ada dua tempat terbang paralayang di Kabupaten Sumedang. Pertama di Toga (Kecamatan Sumedang Selatan), ke dua di Batu Dua (Kecamatan Cisitu). Lokasi di Toga merupakan lokasi yang mudah dicapai dari pusat kota (sekitar 4km).

Seseorang bisa menyewa paralayang untuk terbang berboncengan (tandem). Harga yang dipatok untuk terbang tandem sekitar Rp500 ribu rupiah untuk tahun ini. Ia bisa terbang sejauh 3 kilometer dengan lama terbang kira-kira 10 menit (?).

Orang yang berminat kursus akan dibimbing untuk terbamg dan melakukan manuver (belok, menanjak, menukik). Harga kursus untuk 40 jam terbang adalah Rp7,5 juta. Kursus ini bisa dilakukan selama berbulan-bulan, mungkin bergantung cuaca dan kesepakatan.

Harga alat paralayang bergantung kurs rupiah. Untuk tahun ini harganya sekitar Rp35-40 juta. Alat bisa dibeli bila olahragawan berminat untuk terbang secara rutin. Alat juga bisa dibeli bila pembelajar telah lulus dari kursus terbangnya. Ada sebagian penerbang yang bisa terbang mandiri, tanpa tandem dengan pelatih. Mereka bisa terbang walaupun terbang hanya dari tempat terbang (take-off) ke tempat mendarat (landing) sejauh 3 km tadi. Beberapa di antara penerbang itu seolah tidak bisa melakukan banyak manuver untuk mempertahankan tinggi terbang, atau meninggikan posisi terbang, atau berbelok ke tempat-tempat yang agak jauh dari tempat mendarat.

Keterampilan terbang pun berbeda-beda. Ada yang sanggup terbang selama 3,5 jam. Sehingga cukup puas atau cukup lelah di udara. Saat itu terlihat seorang penerbang yang masih kanak-kanak terbang dengan cara yang terlihat sedikit nekat. Ternyata ia sudah ahli karena ia terus berputar-putar di langit Toga dan tidak segera mendarat.