Puisi MELIHAT SIKLUS KEHIDUPAN

Melihat siklus kehidupan

Kelahiran dan kematian

Makhluk yang fana, lemah,

Dan serba membutuhkan

Serta agungnya dan teraturnya

Makhluk ciptaan
Kami yakin bahwa tidak ada Tuhan melainkan Dia.

Tak ada sesuatupun di alam ini kecuali Dia.

Dia adalah sumber dari segalanya.
Kami yakin kami harus menyembah Dia

Dia berhak kami sembah

Kami punya fitrah menyembah Dia
Ketika kami tak tahu cara menyembah Dia

Dia menurunkan utusan-Nya 

Dengan bukti-bukti yang nyata

Kejujuran, kekuatan, pengetahuan, mukjizat, kebenaran

Utusan itu adalah nabi
Nabi membimbing kami

Beribadah kepada Dia 

Nabi membimbing kami

Melakukan taklif bagi mukallaf
Kata Nabi, kebutuhanmu beribadah kepadanya adalah sekurangnya 17 rakaat.

Kata Nabi, hak Dia untuk disembah adalah sekurangnya 17 rakaat
Semuanya ibadah yamg kami lakukan itu bukan untuk Dia,

Melainkan untuk kami sendiri

Menguatkan mental kami,

Meningkatkan kualitas mental kami

Membesarkam jiwa kami

Membesarkam harta kami

Meningkatkan nikmat kami
Dia adalah zat 

Yang tidak akan beruntung

Meski semua makhluk 

Taat dan menyembah-Nya

Dia adalah zat 

Yang tak akan merugi

Meski semua makhluk

Ingkar dan tak menyembah-Nya
Namun sebagian dari kami masih sangsi

Benarkah kebutuhan kami 17 rakaat

Benarkah hak Dia 17 rakaat

Benarkah keselamatan kami 17 rakaat
Akibatnya kadang kami lalai

Dan masih bermaksiat

Sekalipun kami melakukan 17 rakaat

Mungkin kami belum mendirikan 17 rakaat

Sekalipun kami melakukan 17 rakaat
Kami cuma bisa merintih

Karena hanya Dialah yang dapat menolong kami

Dari kelemahan dan kelalaian ibadah kami

Leave a Reply