Metode Pembelajaran

Seolah pembelajar mencari metode belajarnya sendiri untuk memahami atau terampil pada pembelajaran.

Saya belajar piano mulai dari fur elise, ode to joy, canon, hingga nocturne opus no2. Saya mencari metode sendiri. Hanya waktulah yang membatasi usaha, kelelahan. Saya mencari tujuan. Apakah belajar piano akan mengantar saya kepada Allah? Apakah tujuan itu hanya tujuan kemanusiaan? Bila tujuan hanya tujuan kemanusiaan atau selain rida Tuhan, maka tujuan itu menjadi sangat sempit.

Guru2 mencari metode agar murid mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran bukan hanya terampil atau berubah perilaku. Tujuan itu mesti mencapai rida Tuhan.

Upi atau perguruan tinggi berusaha agar mahasiswa nya mencapai tujuan pembelajaran. Acap Kali perguruam tinggi yang mahasiswanya pilihan hanya akan memilah siswa yang tuntas atau tidak tuntas. Dosen acap tak peduli bila mahasiswa tidak tuntas. Dosen berpikir mahasiswa yang tuntas maupun yang tidak tuntas akan mendapat jalan hidupnya sendiri atau mendapat pekerjaannya sendiri.

Mungkin saja mahasiswa yang nilainya bagus mendapat rezeki yang tidak lebih banyak dari pada mahasiswa yang nilai nya biasa saja.

Seolah dosen atau guru berkata, tak apa nilaimu tak seberapa karena mungkin rezekimu lebih banyak dari yang nilainya lebih baik darimu. Ini berarti setiap murid tak boleh rendah diri saat nilainya jelek.

Guru memang selalu berharap siswa tuntas dalam pembelajaramnya.

Saya pernah bertemu guru di Rancakalong. Ia mengatakan bahwa di tempatnya, ada siswa yang tak tuntas membaca permulaan atau sulit tuntas dalam pelajaran itu. Namun siswa ini dan temam temannya tak pernah rendah diri. Temannya tak pernah mengejek dan merendahkan. Tak pernah khawatir hidupnya akan menjadi orang atau tukang yang kurang berguna. Seolah semua anak bisa melanjutkan atau mengembangkan usaha warisan dari ayahnya masing-masing.

Di manakah posisi UPI dalam pengembangan metoda dan media pembelajaran? Di manakah posisi UPI dalam pengembangan kurikulum dan media pembelajaran? Apa beda universitas Pendidikan dengan universitas teknik vokasional?

Leave a Reply