Hari-Hari Ziarah Haji (19)

Cerita 3

*Cerita ini adalah cerita fiktif 2018. Tidak terkait dengan waktu dan tempat. Ini adalah ujian mental di dalam hati.

Bapak-bapak sedang mengantri di depan pintu WC. Jarak dari pintu ke antrian sekitar satu meter karena dibatasi tangga.

Tiba-tiba ada remaja negro menyalip semua antrian dan berdiri di depan pintu. Remaja negro itu bukan orang Indonesia. Namun WC ini ada di sekitar tenda orang-orang Indonesia. Mungkin dia lewat di tenda-tenda orang Ibdonesia karena ada urusan atau pekerjaan.

Bapak yang paling depan tentu saja tersinggung. Dengan isyarat ia menepuk remaja negro dan menyuruhnya antri di belakang. Ia mengisyaratkan bahwa yang lain juga banyak yang menunggu. Remaja negro tadi berbicara entah dengan bahasa apa dan memberi isyarat ke mukanya. Dari isyaratnya, kelihatannya dia mengaku hanya mau cuci muka. Ia bertanya relakah orang bila hanya mengizinkan dia cuci muka?

Rupanya orang Indonesia dikenal ramah atau dianggap remeh (?).

Pembaca silakan tebak akhir ceritanya.

Leave a Reply