Hari-Hari Ziarah Haji (32)

Bertemu dengan Jemaah Eropa

Seingat saya jarang ada orang Eropa yang berhaji. Mungkin saya kurang bisa mengamati jemaah dari Eropa. Mungkin saya tak bisa membedakannya dengan jemaah dari Iran, Rusia, atau negara-negara balkan. Jemaah dari Eropa didefinisikan dengan jemaah dengan ras kulit putih.

Saya jarang menyengaja salat di samping orang kulit putih. Namun saya sering melihat orang Iran. Orang Iran juga berkulit putih. Namun menurut saya perilaku orang Iran sangat khas. Jemaah Iran mudah dikenal sebagaimana jemaah Indonesia, IPB (India, Pakistan, Bangladesh).

Seingat saya, saya pernah bertemu dengan jemaah yang saya duga berasal dari Eropa. Namun rasanya saya kurang tertarik pada jemaah kulit putih ini. Saya juga pernah bertemu dengan orang Inggris keturunan negro Bangladesh yang sedang studi arsitektur. Orang dari Eropa tidak selamanya kulit putih. Orang negro juga bisa jadi orang Eropa. Persepsi kebanyakan orang Eropa adalah kulit putih.

Setelah saya melihat peta, ternyata ada negara negara kecil di Eropa yang ada penduduk muslimnya. Saya tidak paham bendera-bendera negara-negara kecil itu. Saya pun tidak tahu sejarah bangsa mereka. Bila mereka tidak berbahasa Inggris, saya tidak bisa berkomunikasi dengan mereka.

Menurut saya, sangat penting mengenal negara-negara di dunia. Di sekolah dasar kita belajar mengenal negara-negara di Asia. Kini saya merasakan manfaatnya ketika berhaji. Namun, pelajaran tentang Eropa, Amerika, dan Afrika seingat saya tidak terlalu mendalam dipelajari di sekolah.

Dengan adanya internet, dunia menjadi kecil. Seseorang bisa mengenal bangsa lain melalui internet. Seseorang bisa bercakap-cakap dengan bangsa lain melalui internet. Seseorang pun bisa mengetahui informasi suatu bangsa melalui internet. Video tentang negara, bendera, bahasa, ibu kota negara, perilaku warga, negara miskin, negara kaya, negara bahaya, negara paling aman, negara bersih, negara indah, negara kotor, negara penduduknya sedikit, negara padat ada di internet.

Sangat penting pula belajar bahasa-bahasa di dunia. Selain bahasa Inggris dan Arab, seseorang seharusnya memperhatikan untuk belajar bahasa Spanyol, Prancis, Jepang, Jerman, dan Portugal. Bahasa Portugal juga digunakan di Brasil dan Timor Leste. Jika orang Timor Leste bekas WNI, mereka mungkin bisa berbahasa Indonesia.

Leave a Reply