Sajak Serenada Persahabatan

Waktu adalah persahabatan
Antara dua dan berbagai bangsa
Di antara hijaunya pesawahan
Rimbun pepohonan besar,
gemercik air di alam
Desir angin di dedaunan
Dan menjadi simfoni dalam akal dan pikiran

Untuk kalian
Adalah penghormatan dan kedewasaan

Sebenarnya aku berkhayal
Tentang Imam Mahdi di akhir zaman
Bersama Isa putra Maryam
Mendirikan kerajaan Tuhan
Dengan terpaksa dan penuh duka cita
Terpaksa mengangkat senjata
Melawan hegemoni penguasa tiran
Pada perang Armagedon
Dan kita menjadi pendukungnya
Baik dengan kata-kata, harta dan tindakan
Karena demi Tuhan dan kemanusiaan
Kita mesti melakukan segala yang kita bisa
Dan mesti membayarkan
segala yang kita punya

Mungkinkah kita menjadi
Anggota kru The Flying Dutchman
Dalam legenda Spongebob
Yang bersahaja
Dan tak pernah berpikiran panjang
Lalu tak perduli pada lingkungan
Menjadi penyair salon
Yang berbicara tentang anggur dan rembulan
Sementara ketidakadilan menjelma
Seperti yang Rendra katakan

Tentu tidak demikian

Hidup memang perlu kita pertimbangkan
Merevisi jalan hidup
Dan saling memaafkan
Hingga akhir hayat
Kita masih mempertimbangkan
“It has said and done.”

Mungkin saja kita menjadi
Penyair terbesar sepanjang generasi
Menjaga peradaban dan kebudayaan
Menuju masyarakat yang aman

And I will say
I have known all of you better,
meet with you all face to face
for thousand hundred hour
And simply conclude
That you all are no more danger
Even than my mother

20150305
–Troy Wong