SEMUA MANUSIA AKAN MATI

Salah satu contoh tema yang bisa mudah atau susah adalah tema kematian, penyakit, cacat, politik, pendidikan seks, atau perang. Semua orang akan mengalami kematian. Oleh karena itu manusia harus merenungkannya atau memikirkan tema itu. Seorang ulama mengatakan bahwa kematian manusia adalah masalah sepele bagi Allah swt. Dia hanya tinggal melemahkan manusia lalu acap menyertakannya dengan penyakit. Lalu kematian mencapainya. Ada pula yang mati karena insiden atau kecelakaan yang tiba-tiba.

Manusia dapat merenungkan seseorang yang mencapai usia tua renta. Lalu penyakit menimpanya. Ia lalu mencapai kematian. Mungkin saja negerinya dilanda perang seperti di Suriah sehingga ia wajib membela negaranya dari ancaman ISIS. Mungkin ia mencapai kematian dengan sebab perang itu. Lalu apa yang dipersiapkan manusia untuk menghadapi kematian yang pasti akan mencapainya? Inilah yang diharapkan agama atau Tuhan dari manusia yaitu memikirkan Tuhannya, mengharap rida Tuhannya. Tanpa berpikir seperti itu maka manusia tak lebih dari binatang. Lalu ia setiap hari berperilaku seperti binatang: bangin tidur, mencari makan setiap hari, dan sesekali kawin, malamnya tidur lagi, besoknya melakukan pekerjaan yang sama. Lalu dalam bekerja rebutan dengan binatang lain dalam mencari makan atau melakukan korupsi. Manusia adalah binatang yang berpikir atau hayawanu natiq.

Mengapa tema kematian dilarang sedangkan tema pendidikan seks diperbolehkan? Tentu saja manusia juga harus belajar pendidikan seks. Bila seorang perempuan tidak belajar pendidikan seks maka ia akan belajar pendidikan seks di jalanan atau dari media sosial yang belum tentu memberikan informasi yang benar. Bila seorang perempuan mendapat haid sebelum ilmu mencapainya, mungkin perempuan ini akan kebingungan dan bertanya kepada orang di sekitarnya. Mungkin saja ia bertanya kepada teman di jalanan. Bila seorang anak laki-laki mimpi basah sebelum ilmu mencapainya, ia juga akan mendapat masalah yang sama. Setidaknya sebagian orang yakin bahwa anak usia sekolah dasar harus belajar pendidikan seks sesuai tingkat kematangannya. Mungkin saat ini anak kurang mengerti, namun ia akan memahaminya tatkala kematangan mencapainya.

Kecelakaan, darah, prmvoman, anarki juga dilarang di televisi karena bisa berdampak buruk bagi anak-anak atau penontonnya. Hsl-hsl yang dilarang di televisi mesti hati-hati pengajarannya agar dapat menghindari keburukan.

Leave a Reply