Adakah Mekanisme Rakyat Me-recall Wakil Rakyatnya?

Pimpinan saat ini hanya sekedar dukungan dan kecaman.

Presiden Jokowi saat ini berkali-kali mendapatkan ancaman pemecatan (impeach) dari DPR. Salah satu peristiwa yang pernah terjadi adalah ketika Jokowi mengangkat seorang perwira polisi aktif (M. Iriawan) sebagai plt gubernur Jawa Barat. Mendagri Tjahjo Kunolo tetap melantik M. Iriawan. Hal ini mungkin karena pada perode sebelumnya pelantikan semacam ini biasa terjadi (?) dan tanpa gaduh.

http://jabar.tribunnews.com/2018/06/18/penunjukan-plt-gubernur-jabar-dari-kepolisian-dinilai-tak-miliki-urgensi-apapun

Bila presiden bisa dipecat DPR, seharusnya ada mekanisme pemecatan wakil rakyat, bila wakil rakyat itu melanggar konstitusi, kriminal, atau tidak disukai. Tentu itu juga karena DPR bisa mengajukan isu pemecatan presiden, maka rekyat juga berhak untuk mengajukan pemecatan DPR secara mutlak tanpa campur tangan partai. Rakyat bahkan harus tahu siapa pengganti DPR yang tidak disukainya itu. Tentu saja pemecatan itu bukan sekedar tidak disukai melainkan karena kesalahan konstitusional atau semacam kekeliruan atau kebodohan yang terus diulangā€ulang oleh anggota DPR ybs. Mungkin saja mekanisme ini bisa diawasi oleh lembaga lain seperti MK, KY, dan semacamnya. Hal mungkin perlu dikaji. Mungkin saja ada aplikasi Android untuk polling seperti ini.

Hali ini mungkin disebabkan sebagian warga bisa tak suka pada wakilnya dan tidak sepaham dengan wakilnya.

Saat ini hanya partai yang bisa me-recall wakil rakyat anggotanya? Bila seorang wakil rakyat korupsi, terjerat narkoba, atau kriminal lain, maka partai menggantinya dengan kader nomor urut berikutnya.

Di Iran, wakil rakyat bisa dijadikan teman untuk mengadukan masalah warga. Masalah itu bisa direkam atau ditandatangani warga dan wakil rakyat. Dengan begitu warga lain bisa melihat masalah itu terpecahkan. Wakil rakyat bisa maslahat (manfaat) bagi rakyat.

Fungsi wakil rakyat di Indonesia ada tiga yaitu membuat undang-undang, menganggarkan sesuai visi kepala daerah/kepala negara, pengawasan terhadap anggaran yang digunakan pemerintah sesuai visi pemerintah. Oleh karena itu pelayanan wakil rakyat pun mesti relevan dengan dengan ketiga fungsi ini.

Dulu Presiden Habibie “dituntut” mempercepat pemilu di antaranya dengan isyu bahwa Habibie adalah antek Orba (Pak Harto). Tautannya http://m.tribunnews.com/nasional/2014/03/20/minta-pemilu-dipercepat-habibie-pernah-usir-amien-rais. Berita seperti ini bisa dicari dengan kata kunci “habibie mempercepat pemilu.”

Dulu Presiden Gus Dur juga dijatuhkan dengan sejumlah demonstrasi. Tautannya ini http://nasional.tempo.co/amp/25811/garda-keadilan-demo-gus-dur. Berita seperti ini bisa dicari dengan kata kunci “gus dur didemo.”

Pada masa Jokowi juga Jokowi berkali-kali didemo dengan tuntutan yang tidak relevan seperti mengintervensi pengadilan Ahok, dan sebagainya. Ahok berkata, “… ditipu pakai Almaidah: 51 ….” Presiden Jokowi yang didemo. Ini berarti mengincar menjatuhkan Presiden Jokowi. Untung saja media sosial membela Presiden Jokowi sehingga Presiden Jokowi bertahan di kursi presiden. Dulu waktu era Presiden Gus Dur didemo, pembela Gus Dur tak punya media untuk membela Gus Dur. Bahkan anehnya kemenangan kubu 01 (Jokowi) di KPU, MK, MA oleh pendukung lawan ditimpakkan sebagai kesalahan kubu 01 (c.q. Jokowi).

Sekarang ini wakil rakyat yang kurang disukai rakyat, entah deghan alasan baik atau buruk, rakyat cuma bisa menuntut partai me-recall wakil rakyat itu. Bila wakil rakyat melakukan tindakan kriminal atau melanggar hukum, polisi akan menindak tanpa petlu laporan warga. Lalu wakil rakyat itu akan diberhentikan dan diganti dengan calon yang sudah terlihat. Namun, bila wakil rakyat ngomong seenaknya, tak etis, dan sebagainya, maka rakyat cuma bisa sedih, kaget, marah, atau tertawa.

Wakil rakyat diduga memperburuk citra partai sehingga partai mau me-recall-nya. Namun ada wakil rakyat balik melawan partai, meski surat recall sudah ditandatangani ketua partai. Bisa dibayangkan ketua partai seperti Mega, SBY, Harry Tanoe, atau Prabowo bisa tidak didengar oleh anak buahnya. Berita bisa dicari dengan kata kunci “si anu (wakil rakyat) direcall.”

http://jogja.tribunnews.com/2019/01/24/fahri-hamzah-ancam-pks-bayar-ganti-rugi-rp30-miliar-atau-sita-aset.

Mungkin menarik jika ada aplikasi Android untuk mendukung atau menuntut recall wakil rakyatnya.

Putus Asa dari Rahmat Allah

Mohon maaf. Bukan karena saya sempurna, namun saya ingin menyampaikan bahwa salah satu dosa besar di sisi Allah swt adalah berputus asa dari rahmat Allah.

PUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH SWT.

Ujian dari Allah swt. mesti dihadapi dengan kesabaran. Seandainya manusia sabar, tentu Allah swt. akan memberikan rahmat serta pahalanya bagi pelaku sabar.

Contoh ujian yang bisa terjadi adalah kalah pilpres, kalah pilgub, kalah pildacil, kalah dalam pertandingan sepak bola, kalah debat, kalah memdapatkan pacar anu, kalah mendapat nilai pelajaran bagus, kalah dalam segera memahami pelajaran, dan sebagainya.

Ali bin Abi Thalib berkata yang kurang lebih artinya, “Lidah orang berakal berada di belakang hatinya, sedangkan hati orang bodoh berada di belakang lidahnya.”

Tawadu, Akal, Ilmu, Hikmah

Copas, catatan. Sumber: ulama ahl bait.

Allah menjadikan tawadu sebagai alatnya akal.

Ilmu tidak akan masuk kepada orang yang takabur, arogan, angkuh.

Hikmah tidak berpengaruh kepada orang-orang yang hatinya busuk, korup, rusak, pembohong, pemalas.

Hikmah hanya berguna saat hati bersih. Jadi pengikut Nabi saw mesti membersihkan hatinya dulu. Hindari prasamgka buruk, syahwat, amarah.

Orang yang menerima hikmah, ia akan mendapatkan pelajaran. Setiap musibah ada hikmah, pelajaran. Musibah adalah peningkatan karena musibah adalah pelajaran.

Semakin sering orang memperhatikan hikmah, ia akan mematangkan akal. Lingkaran malaikat

Membaca Cepat

The Advantage of Speed Reading Theory

Membaca cepat hanya bisa dilakukan ketika seseorang pernah membaca suatu teks. Dengan begitu, kecil kemungkinan ia salah menebak makna teks. Bila ia belum pernah membaca teks tersebut, sebaiknya ia tidak membaca cepat terutama bila ada teks yang dianggap kurang mudah dipahami, atau ambigu. Ambigu di sisi pembaca membuat pembaca ragu akan makna teks. Jika hal ini terjadi, maka ia mesti memperlambat kecepatan membacanya agar pemahamannya sesuai dengan maksud penulis.

Balada 10 Negara Termiskin di Dunia

Negara miskin diukur dari pendapatan per kapita negeri itu. Itu artinya pemasukan pemerintah dibagi jumlah penduduk (?). Bila pemerintah punya pemasukan dari industri pariwisata, penjualan minyak, pajak impor, industri motor listrik, pengolahan makanan, pertanian, peternakan, perikanan, … maka pemasukan itu menjadi kekayaan negara. Suatu negara juga makmur bila perputaran uang di negara itu besar dan banyak warga yang terlibat dalam perputaran uang itu. Hal ini bisa terjadi bila masyarakat senang piknik dan selfi di tempat pikniknya. Piknik tidak usah jauh. Bahkan wisata kuliner bakso sekalipun sudah bisa dianggap piknik. Jangan lupa selfi untuk promosi kuliner uang dikunjungi disertai tagar macam #wonderfulindonesia #Pesonasumedang dan sebagainya

Bila hanya orang kaya saja yang mampu membeli, maka kesejahteraan dianggap kurang merata. Jika internet juga hanya masih dinikmati sebagian warga, maka kemakmuran belum merata.

Para nabi dan dzil kurba selalu memerintahkan agar menolong orang yang lemah, menghormati mereka, dan mencukupi hak mereka.

Saya menonton video di youtube tentang sepuluh negara termiskin. Apakah itu berarti kurs dolar sangat tinggi dan nilai mata uangnya tidak berharga?

Ketika harga rupiah lemah, Indonesia melalui Presiden Jokowi menggenjot ekspor. AS yang memberlakukan sanksi terhadap barang ekspor dari Cina dan Indonesia ke AS serta merta mendapat balasan yang sama. Barang AS juga tak boleh masuk ke negeri ini. Akhirnya Trump melunakkan kebijakannya. Lalu karena harga dolar tinggi, ekspor memberi keuntungan besar bagi eksportirnya. Bila seseorang mengekspor udang galah per kilo di Indonesia 100 ribu, maka bila diekspor harganya bisa berkali lipat. Orang tentu gembira meski rela puasa makan udang galah di Indonesia sekali dalam seminggu.

Oleh karena itu bandar valas tak mungkin selalu membiarkan nilai rupiah rendah. Itu akan menyebabkan banyak orang (eksportir) beruntung, lalu banyak belanja di dalam negeri, banyak sektor usaha terbuka.

Aneh juga bila dikaitkan dengan teori uang kartal berasal dari surat jaminan atas simpanan emas. Berarti harga rupiah tak mungkin dikontrol dolar. Rupiah bahkan bisa mengontrol dolar. Bayangkan, cadangan emas kita melimpah. Tak perlu lagi menggunakan jasa perusahaan freeport untuk menambang emas. Keuntungan pengolahan emas itu bisa sebanyak mungkin diperoleh anak negeri. Sekarang bahkan nilai kerja dibayar dengan uang digital seperti ovo, gojek, bitcoin. Pemerintah juga sudah memberlakukan bayar tol secata digital.

Salah satu tolok ukur GDP per kapita adalah stabilitas politik. Tak heran, agen asing selalu memprovokasi dan menebar berita hoaks. Tujuannya agar Indonesia dianggap tidak stabil. Lalu untuk meredam kegaduhan itu, dana masyarakat terpaksa digunakan. Dengan kata lain, dana yang mulanya digunakan untuk membangun sekolah, pabrik, pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, mengatur sembako malah digunakan untuk menghadang demo, mengerahkan polisi, menginvestigasi kriminal daring (cybercrime), dan sebagainya.

Kemiskinan juga dihitung dari banyaknya kematian dan kurangnya espektasi hidup. Sakit yang tak tertolong, wabah yang tak teratasi merupakan indikator negara miskin. Untuk hal seperti itu saja dana negara miskin mungkin tak berani digelontorkan. Sebagai catatan, mungkin saja ada oknum jahat yang melakukan perang biologi yaitu menebar virus, menebar racun, melegalkan alkohol, dan memasok narkoba, candu melalui rokok elektrik.

Negara Indonesia yang kaya seolah tak memerlukan negara lain. Singapura bahkan membutuhkan impor air dari luar negeri. Bahkan barang dagangan pun Singapura impor dari luar negeri. Indonesia tak perlu mengimpor minyak, logam, produk pertanian, peternakan, perikanan. Indonesia punya kekayaan sumber daya.

Bahkan jika youtube dan facebook diblokir atau enggan menyimpan server di Indonesia, mereka sendiri yang rugi. Kita bisa beralih ke Linux, Hongmeng, Baidu dan sejenisnya.

Alih-alih artikel, bikin juga puisi dengan judul balada 10 negara termiskin di dunia