Kriteria Motor Listrik Keren Menurut Pribadi

Kustomisasi motor listrik ini mestinya dibeli dari suku cadang produk Indonesia seperti Gesits terutama baterai untuk isi ulang di gerai Pertamina. Kapasitas baterai harus cocok dengan motornya (dinamonya). Kriteria motor listrik keren menurut selera pribadi adalah

1. motor bldc (brushless dc) 3000w, kecepatan hingga 80km/jam bisa dijangkau dengan bldc 3000w, sekitar 5jt

2. yang paling mudah adalah menggunakan standar baterai motor Gesits. Baterai Gesits berkapasitas 50V, 40Ah, 5000Wh untuk motor 96V. atau li-ion 198kWh, 97,2VDC untuk motor 10kW, 96VDC dari sumber lain. Hanya saja casing batre di motor bisa saja diperluas atau diperlega agar muat untuk kapasitas yang lebih besar.

Kemungkinan lainnya adalah baterai lithium titanate oxide (LTO) yang lebih baik daripada lipo. Satu buah baterai LTO 2,3v. Seandainya motor listrik membutuhkan 72v, maka 32×2,3=73,6v. Sebanyak 32 tabung baterai LTO di motor berarti bahwa motor dipenuhi dengan baterai.

Kemungkinan lainnya adalah lipo sekian-s, kemungkinan lainnya adalah batre vape 18650 lipo 72v, Di Aliexpr** ada paketan batre vape. Tinggal pilih mau berapa volt, berapa ampere. Lebih murah daripada beli satuan 3volt, 3400mAh. Harus ada BMS sekian-s (sekianq seri) alias batere management system agar rangkaian sekian seri ini mempunyai tegangan yang sama, menarik arus (discharge) juga seimbang dan batre awet. Tingkat 72v ini sesuai dengan voltase motor bldc. Batre lipo jangan sampai overcharge atau overdischarge. Jadi harus pakai charger yang bagus. Rumah batre didesain dengan 3D printer atau akrilik sehingga seri dan paralelnya mudah diatur. Jika batre mati juga mudah diganti. Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menggunakan motor listrik dengan baterai litesit atau lithium ion battery (LIB) produksi UNS, ITS, Pertamina. Ada komunitas yang batrenya adalah accu kering (6–8 buah).

Ada saran juga pakai UPS yang dikustomisasi. Rumus ukuran VA UPS

1,6 x beban watt = minimum VA

Jadi 1,6 x 3000 watt = 4800 VA

Rumus waktu backup UPS (waktu pakai batrenya)=(voltase batre x AH rating x efisiensi / VA rating = NA x 60 menit

Amperenya makin besar, makin jauh daya jelajahnya. Kalau 30–60Ampere hour bisa 50–100km sekali charge.

Rumusnya,

jarak tempuh=jumlah batre*ampere*volt/watt*kecepatan

(sumber: http://www.kendaraanlistrik.net/2013/06/rakit-sendiri-sepeda-listrik.html)

Catatan: 11Ah = 110.000mAh

3. APT programable controller 84v, 3000W atau 60A, harga sekitar 4jt (April, 2019), jadi kabelnya harus bagus jangan sampai terbakar. Dengan APT controller, bldc bisa diatur kecepatan maksimalnya (youtuber Bukan Ptofesional, Ada Pula)

4. bentuk motor, bukan sepeda. Rangka bisa mengambil Yupiter MX, Yamaha Vixion, Honda CB150R, Suzuki Satŕia FU, Kawasaki Athlete, Kawasaki Ninja, …. Motor itu sudah menggunakan rem belakang cakram dan monoshock breaker. RX King tinggal memodifikasi untuk monoshock. Bentuk matic cukup bagus. Bentuk keren lainnya adalah futuristik atau klasik (hd, chopper seperti bro youtuber Duwi Arsana). Youtuber India menginspirasi rangka motor dari baja ringan atau pipa air

5. jarak tempuh sekurangnya 100km. Ini bisa dicapai dengan batre yang dipasang seri dan paralel

6. roda depan dan belakang mengadopsi yang sudah ada dengan 17inci depan, 17inci belakang dengan dudukan rem cakram depan dan belakang yang baku. Garpu atau fork depan baku. Lalu swing arm monoshock belakang juga baku. Ban bisa diganti dengan fat tyre (ban gemuk) jangan roda kecil yang mirip scooter.

Pertimbangkan monoshock di roda belakang, upside down fork shock untuk roda depan, penting untuk meredam jalan bergelombang. Rem cakram depan dan belakang

7. indikator batre, mungkin ampere, volt, kecepatan

8. lampu LED penerangan depan dan lampu rem belakang, lampu sein

9. jok harus lebar, misalnya seperti jok Nmax. Kalau jok kecil, pantat akan cepat sakit, apalagi untuk jarak jauh (lama)

10. fender atau pelindung dari cipratan air pada ban depan dan belakang saat hujan

Leave a Reply