Home » Puisi » Sajak Kebaikan Manusia

Sajak Kebaikan Manusia

Kebaikan Manusia
-Alam Mahmud Dudi, sekelompok ulama su

Betapa kebaikan manusia
tidak bisa diukur
oleh dirinya sendiri
Manusia merasa berbuat baik
mengucapkan kata-kata santun, berderma,
bahkan berdakwah seperti Anda
namun dalam dirinya tersimpan munafik
yang tidak ada obatnya
selain kesadaran diri,
kesadaran pada kekurangan diri,
kesadaran pada ketidaktahuannya,
permohonan ampun atas efek riya,
keburukan yang tak tampak,
ketidaksengajaan karena ketidaktahuan,
atau sejumlah kesalahan lain
yang dilakukan karena terpaksa
karena kelemahan, karena sedikit keuntungan,
karena berharap imbalan, kesenangan manusia,
atau pujian sesama,
memerangi sesama muslim
tanpa ada lagi kasih sayang
atas nama kemaksuman diri
dan petunjuk Rasulullah,
merasa mendapat petunjuk Rasulullah,
mengelabui para pendengarnya
dengan kebohongan-kebohongan yang tampak benar
di mata mereka.

Manusia merasa dirinya benar, Pak.
Manusia merasa dirinya benar, begitu.

Bahkan hari begini, di era informasi sekarang
video kajian dari setiap kelompok agama
bertebaran di youtube
hanya bagi orang yang terbuka wawasannya
untuk mengeksplorasi dan belajar.
Kajian Islam seolah tak ada batasnya.

Namun apakah pukulan yang Anda berikan
tidak justru membantu para sufyani dan zionis
serta dajal di akhir zaman
bahkan melukai Imam Mahdi
dan para pendukungnya
yang senantiasa mencari
keridaan Tuhan


Leave a comment