Home » Komputer

Category Archives: Komputer

Umur Belajar Mengenal Huruf dan Menggoreskan Pensil

Salah satu pembahasan penting dari pembelajaran membaca permulaan adalah mengubah keyakinan bahwa siswa anak-anak harus matang terlebih dahulu untuk belajar sesuatu. Ada kalanya orang tua menganggap anak-anak belum matang untuk belajar membaca atau menulis permulaan. Ada orang tua yang tidak pernah mengajarkan huruf-huruf kepada anak-anaknya. Ada orang tua yang tidak pernah mengajarkan memegang pensil kepada anak-anaknya. Ada orang tua yang tak pernah meminjamkan ponsel kepada anak-anaknyanya meskipun ponsel itu bisa digunakan untuk tujuan-tujuan pelajaran. (more…)

Perlukah Menggunakan Ponsel dalam Pembelajaran?

Di kelas dosen tidak jarang melihat mahasiswa menggunakan ponsel. Respons dosen terhadap penggunaan ponsel itu bermacam-macam, ada yang melarang, menghukum, memarahi, dan ada yang membiarkan mahasiswa menggunakan ponsel di kelas. Bagaimana seharusnya reapons dosen atau guru? Sebagian dosen membiarkan mahasiswa menggunakan ponsel dengan keyakinan bahwa ponsel itu digunakan untuk tujuan pembelajaran sampai terbukti bahwa ponsel digunakan bukan untuk tujuan pembelajaran. Bila dosen mendapati mahasiswa menggunakan ponsel untuk tujuan bukan pembelajaran, dosen bisa mencegah penggunaan ponsel itu.

(more…)

Teknik Menggambar Montase dengan Komputer

Mungkin sebagian orang (baru) tahu bahwa salah satu teknik menggambar adalah teknik menggambar montase. Dengan montase seorang bisa memotong (crop) suatu atau beberapa gambar, mengubah warna, mengubah bentuk suatu gambar, mengubah skala (ukuran) gambar, memindahkannya ke suatu tempat atau ke beberapa tempat yang lain, merotasinya,p dan menyusun gambar dari gambar-gambar yang ada.

Teknik montase sangat mudah apabila digunakan dengan komputer. Seseorang bisa menggambar dengan Gimp, Draw, Photoshop, atau semacamnya. Seorang pengguna komputer tentu sering menggunakan teknik ini misalnya gambar orang dikopi atau dibuat menjadi beberapa orang. Dia bisa tempelkan (paste) gambar itu di beberapa tempat dengan perbedaan warna, ukuran, bentuk, rotasi. Dengan teknik montase gambar satu orang dibuat menjadi gambar beberapa orang lain dengan ekspresi atau gestur yang berbeda. Gambar pohon atau semak semak dirimbunkan dengan teknik montase. Gambar awan, perumahan, pebukitan diperbanyak dengan teknik montase. Siswa bisa belajar teknik montase ini untuk melengkapi teknik menggambarnya dengan menggunakan komputer.

Pengetahuan menggambar komputer lainnya yang penting adalah gambar dengan vektor, kurva, atau node. Salah satu contohnya adalah membuat huruf (font). Selain itu seseorang bisa belajar membuat atau memanipulasi gambar atau foto misalnya dengan Gimp. Program lain yang bisa dipelajari adalah Blender untuk membuat gambar tiga dimensi. Seseorang bisa belajar membuat animasi, desain bangunan, taman, dan sebagainya.

Saat siswa sudah akrab dengan menggambar di komputer atau ponsel, guru sebaiknya tidak selamanya menggunakan kertas, spidol, dan krayon. Seorang pengajar bahasa Arab berkata bahwa huruf Arab komputer itu jelek tetapi huruf itu tetap digunakan karena bisa merekam teks Arab secara digital. Demikian pula menggambar dengan kertas tidaklah ditinggalkan melainkan diperkaya dengan menggambar di komputer dan ponsel.

Montase bisa dilakukan contohnya mendesain motor dari motor yang ada. Seseorang bisa mengganti setangnya, lampunya, rodanya, velgnya, joknya, tangkinya, suspensinya, spionnya. Dia bisa mengambil gambar dari suku cadang motor ysng diinginkannya, menempelkannya, mengubah ukurannya, atau kemiringannya. Seseorang bisa mengambil gambar dari internet, misalnya di images.google.com.

Bisa dibayangkan bahwa teknik montase digunakan untuk membuat binatang khayalan seperti naga. Seseorang memgambil badan ular, sayap elang, cakar elang, wajah singa, dan bola api. Teknik montase bisa digunakan untuk menghayal. Seseorang bisa menggabungkan benda mati dengam benda hidup seperti film Transformer.

Mungkin suatu saat anak-anak SD kita bisa merancang motor atau sepeda dengan FreeCAD. Pengguna tinggal memasang-masangkan suku cadangnya. Ada 2000 suku cadang motor listrik dan 20.000 suku cadang motor bensin. Ada program menggambar lain yang cuma bisa 2D yaitu LibreCAD. Keterampilan itu mesti dipelajari anak-anak di masa depan. Keterampilan anak atau siswa dimulai dari keterampilan orang tua atau guru. Jika anak-anak hanya bermain game atau video hiburan, mereka tidak akan punya keterampilan FreeCAD. Penggunaan FreeCAD pun bisa semacam teknik montase juga.

Pelajaran-pelajaran menggambar seperti ini sangat penting untuk membendung berbagai macam hiburan yang mengepung anak-anak. Anak-anak seharusnya tidak selamanya menonton video-video hiburan atau bermain game yang berorientasi hiburan. Anak-anak harus menonton video-video tentang pembuatan montase, pembuatan cat, atau pelajaran yang lainnya.

Jurusan Motor Listrik dan Jurusan Industri Kreatif Komputer

Jurusan yang bisa dikembangkan pada masa sekarang adalah jurusan industri komputer kreatif dan jurusan motor listrik. Jurusan industri komputer kreatif sebenarnya diperlukan di berbagai bidang seperti PGSD, keperawatan, atau pariwisata.

Di PGSD, pengembangan motor listrik sebenarnya bisa menjadi proyek IPA (fi,ki,bio). Proyek patungan bisa dijual, ada sponsor (pemodal), dipamerkan, atau menjadi income generating unit (IGU) yang lumayan.

Jurusan Motor Listrik
Jurusan motor listrik sangat penting misalnya di semester 1,2 mereka sudah bisa merakit motor listrik dari bahan-bahan yang ada meskipun bahan-bahan itu mungkin beli dari produsen lain (atau bahkan impor). Jangan sampai merakit sebuah motor listrik sampai berbulan-bulan. Dilihat di youtube, orang merakit motor listrik saja cuma 15 menit :). Semester 2 bisa menjadi tahap penyelesaian (finishing), produksi massal (untuk publik), atau penjualan (marketing, pameran).

Bahan-bahan penting yang yang digunakan untuk merakit motor listrik adalah motor listrik (dinamo), kontroler, dan baterai. Baterai bisa dipilih dari lithium, titanate, 18650, atau baterai komputer. Kerangka motor bisa dibuat sendiri dengan peralatan yang ada. Biaya praktikum semester 1,2 sudah lumayan. Mereka bisa berkelompok untuk membuat motor listrik dengan biaya patungan. Bisa saja seseorang mencari investor yaitu calon pembeli motor listrik. Produk yang mereka buat bisa dipamerkan atau dijual daring kepada publik.

Semester 3,4,5 mereka riset terkait artikel jurnal yang relevan. Mereka juga bisa mengembangkan atau membuat lilitan motor listrik (dinamo), mengembangkan kontroler, meneliti kontroler, baterai, mengeksplorasi rangka, baterai, drone, jetsurf, mempelajari alutsista, mengeksplorasi geogragi, pabrik motor, atau pabrik baterai.

Peralatan yang digunakan mungkin cukup berat misalnya bor, grinda, alat potong baja, las, bubut seperti yang ada di YouTube. Tentu saja alat yang lebih ringan seperti obeng, tang, kunci pas, kunci inggris harus lengkap. Perlengkapan alat-alat mencetak fiberglas juga sangat bagus. Jurusan ini bukan jurusan sastra motor listrik.

Jurusan ini juga mungkin bisa mengembangkan motor listrik (dinamo) itu sendiri misalnya proyek produksi motor listrik dengan lilitan 3000 watt 72 volt, eksplorasi geografi, tembaga, eksploitasi lithium, proyek drone, jetsurf, alutsista, desain motor boks, motor bak, dan sebagainya. Jurusan ini juga mempropagandakan peralihan dari motor bahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik. Diharapkan pula kemudian akan tumbuh industri-industri kecil di masyarakat yang mengembangkan motor listrik yang kustom, seperti vlogger Duwi Arsana.

Di semester terakhir (semester 6), mahasiswa bisa membuat proyek kustom seperti membuat proyek sederhana, membuat mobil listrik, reverse tilt triko pariwisata, gokart pariwisata, beko, forklift, traktor listrik, motocross, baterai eksperimental, eksplorasi geografi, eksploitasi lithium, jetsurf, alutsista, drone, dan sebagainya. Riset bisa dilakukan secara berkelompok dengan laporan kinerja pribadi. Riset jurusan ini berpotensi dikembangkan. Mahasiswa juga bisa bersimulasi untuk membuat pabrik atau bengkel motor listrik.

Ada motor atau mobil listrik yang bentuknya cukup menyedihkan di antaranya adalah tidak menggunakan suspensi. Dengan begitu, suspensi juga bisa menjadi studi yang serius. Jika tidak, produk motor atau mobil mungkin menggunakan suspensi yang payah.

Desain motor atau mobil bisa belajar dari proyek sebelumnya. Kekurangan yang ada pada proyek sebelumnya bisa ditutup dengan proyek sekarang. Setiap proyek didokumentasikan dan dibuat video produksinya.

Untuk wirausaha motor listrik pun tidak hanya diperlukan kerja melainkan modal. Di semester awal, mahasiswa membuat laporan keuangan dari proyek motor listrik mereka. Di semester 3–6 mereka bisa memproyeksikan modal dan kerja yang dibutuhkan untuk wirausaha motor listrik. Sebenarnya wirausaha ini juga diperlukan bagi PGSD misalnya berapa modal untuk mendirikan sekolah atau kursus, berapa harga tanah atau sewa tanah, berapa harga bangku dan meja, berapa harga komputer, berapa investasi untuk gaji guru SD dan karyawan SD.

Desain yang bisa dipilih misalnya choper ala motor listrik Duwi Arsana. Satu pilihan yang bisa digunakan adalah tempat baterai dan kontroler di bawah jok. Selanjutnya bagian yang biasa buat tangki atau kaki dipakai untuk bagasi. Bagasi yang cukup besar bisa memuat kabel charge (15m), helm dan/atau tas laptop. Tentu saja bagian-bagian itu harus kedap air dan ringan. Maka meski rangka menggunakan batang baja, bodi bisa menggunakan fiberglas.

Contoh riset di antaranya pemilihan baterai, suspensi, kontroler, dinamo. Pemilihan baterai sangat memungkinkan untuk diteliti terutama saat belum ada standardisasi baterai untuk motor listrik. Belum ada ukuran atau kapasitas standar, padahal baterai berpotensi ditukar (swap). Di sini bisa ditautkan video youtube terkait produksi motor listrik. Di menit ke 12.40 pada tayangan “How to make 2WD electric go-kart from hoverboard” https://youtu.be/KBdcZ9gefwo terdapat paket vruzend kit (baterai holder) untuk merakit baterai 18650. Baterai itu mirip dengan yang digunakan vloger Duwi Arsana (https://youtu.be/fofLgokDhVE) Dengan begitu perakit tinggal memasang mur pada baterai. Tak perlu mematri pelat (spot welder) seperti Duwi Arsana. Jika satu baterai mati, bisa diganti tanpa repot membongkar welder). Pada vruzend kit, warna merah untuk posirif dan warna biru untuk negatif. Perbedaan setiap baterai sekitar 0,02volt. Lalu tinggal dihubungkan dengan BMS. Berilut ini tautan untuk BMS http://www.obengplus.com/artikel/articles/361/1/Cara-membuat-baterai-12V-DC-dengan-3-baterai-pack-18650.html. Seseorang bisa merakit baterai 18650 sebanyak yang ia mau, misalnya 72 volt, 3000Ah. Satu baterai 18650 itu besarnya 3,7 volt dengan kapasitas 3000 mah, biasanya punya 20 ampere CDR (Continuous Drain Rate). Penjelasan tentang CDR ada di https://amp.kaskus.co.id/thread/59e5a9c460e24b59688b4572/yang-perlu-agan-ketahui-mengenai-battery-vape. Peneliti bisa mencari baterai demgan CDR paling ideal yang ada di pasaran.

Rangka dasar tentu saja batang baja. Shockbreaker belakang monoshock merupakan pilihan ideal. Kap bodi bisa menggunakan fiberglas dengan cetakan yang dibuat dengan kayu lapis. Videonya bisa disaksikan di menit ke 5.20 di alamat https://youtu.be/CEp9iQKta-E. Sangat mudah untuk membuat bodi fiberglas.

Baterai, Motor (Dinamo)

Satu vlog Fitra Eri di video https://youtu.be/fX-zgbZ5Se4 menit ke 11 menyebutkan distributor/produsen baterai lithium yaitu PT Sentramitra Dayautama. Setelah dicek ke TKP https://m.tokopedia.com/ptsentramitra/battery-lithium-37-v-18-ah-biru ternyata harga baterai lithium 37 V 18 AH – Biru Rp 3.000.000. Bisa dicek juga di https://m.tokopedia.com/ptsentramitra. Untuk dua buah berarti 6jt, 74v. Sebagai perbandingan, baterai Gesits 3000wh, tanpa ada informasi harga, volt, ampere (?).

1. Dinamo Viar Q1 itu cuma 800 watt dibandingkan dengan Duwi Arsana yang 1500 dan 3000 watt. Namun dari lamannya diklaim bahwa Viar bisa melaju 60km/jam. Roda depan dan belakang Viar 90/90/10 yang artinya lebar 90mm, diameter 10 inci. Baterai Li Ion Viar 60v 23ah. Maks kapasitas 2kwh.

2. Gesits dikatakan 2kw rated dan 5kw peak. Roda depan belakang 80/80/14 dan 100/80/14. Kecepatan maksimal 70km/jam.

3. Selis e-max dengan klaim maksimal kecepatan 50km/jam, jarak tempuh 40km, bldc 60 volt, 1200 watt, baterai 60 volt, 20ah. Ukuran ban 10 inci (?).

4. Selis Jalak Pro,baterai 60v 20ah, jarak tempuh 40km, kecepatan maksimal 50km/h, motor 1200 watt

5. EC-GO2, dengan baterai Li Ion 48 volt, 26 ah dengan BMS (baterai management system), vleg 10 inci

6. Elvindo (Electric Vehicle Indonesia) mengeluarkan Elvindo Rama dengan baterai 60 volt, 20A, motor listriknya 1000 watt, kecepatan maksimal 70 km/jam, jarak tempuh 65 km, velg 10 inci

Jurusan Industri Kreatif Komputer
Jurusan industri kreatif komputer mungkin terkait dengan PGSD. Jurusan komputer mungkin tidak serumit jurusan motor listrik. Peralatannya pun bisa lebih sederhana. Kecuali mau dikembangkan menjadi fisika elektro komputer. Peralatannya adalah laboratorium komputer yang terkoneksi dengan internet. Proyek kreatif komputer bisa menjadi bagian dari tugas kuliah PGSD. Kompetensi yang dikembangkan di jurusan industri kreatif komputer terkait PGSD di antaranya sebagai berikut.
1. Mahasiswa PGSD bisa mengapresiasi karya sastra (prosa, puisi, drama), membuat laporan, lirik, puisi. Mahasiswa PGSD bisa mengembangkan industri kreatif seperti membuat lagu dengan LMMS, Musescore, FL Studio, Audscity, HumOn. Mereka juga bisa mengembangkan lagu untuk pementasan drama atau tari.
2. Mahasiswa juga bisa membuat gambar-gambar terkait dengan PGSD atau terkait dengan pelajaran di sekolah dasar. Gambar bisa dibuat dengan Gimp. Mahasiswa juga belajar membuat kolase dari gambar yang ada.
3. Mahasiswa juga bisa belajar menggambar desain rumah dengan komputer. Videonya ada di youtube
4. Mahasiswa juga bisa menggambar dengan basis vektor, membuat font, logo, memanipulasi foto.
5. Mahasiswa juga bisa menggambar 3 dimensi menggunakan Blender.
6. Mahasiswa juga bisa membuat proyek animasi dengan Blender.
7. Mahasiswa juga bisa membuat video terkait dengan pembelajaran. Mahasiswa membat vlog pembelajaran.
8. Mahasiswa juga bisa membuat media, permainan Android dengan app inventor 2 atau media presentasi.
9. Mahasiswa juga bisa mengeksploitasi penggunaan office dalam pekerjaannya di sekolah dasar seperti database, mailmerge, macro, penomoran halaman, section break, Zotero/Mendeley.
10. Mahasiswa bisa mengembangkan augmented reality untuk pembelajaran.
11. Mahasiswa juga bisa mengembangkan warnet, laboratorium internet di sekolah, provider internet di masyarakat, open BTS
12. Mahasiswa bisa mengembangkan kinerja, proyek, portofolio menulis laporan, menulis drama, menulis di media sosial WA, Telegram, blog.
13. Mahasiswa bisa membuat rancangan dan laporan proyek.
14. Mahasiswa juga bisa membuat laporan keuangan sesuai standar kementerian dan menghindari tindak korupsi.

Keterampilan Siswa Sekolah Dasar bagi Anak Natif Digital

Keterampilan siswa sekolah dasar bagi anak digital native sangat banyak. Keterampilan siswa sekolah dasar pada era digital native di antaranya adalah belajar mengetik di ponsel, berkomunikasi di media sosial, membuat proyek buku atau cerita. Cerita yang dibuat siswa bisa sekedar snipet saja atau potongan cerita pendek. Cerita itu bisa hanya satu kalimat saja. Cerita bisa hanya satu paragraf. Cerita juga bisa satu halaman. Cerita yang panjang itu seperti novel. Siswa juga bisa belajar mengetik 10 jari di papan Qwerty. Papan Qwerty sekarang cukup empuk untuk ditekan jari, tidak seperti papsn tulis mesin tik yang keras. Mesin tik mulai suram pada tahun 1990-an.

Siswa juga bisa menggambar logo atau memanipulasi foto dengan Gimp. Membuat logo, memanipulasi atau mengubah logo, memanipulasi gambar atau foto merupakan keterampilan yang bisa dikuasai siswa. Keterampilan ini juga penting untuk dikuasai siswa.

Siswa juga bisa belajar membuat lagu dengan LMMS, FL Studio, Musescore, Audacity, atau HumOn. Ketika siswa membuat sajak dan membacakannya dengan berirama, sajak ini bisa dipadukan dengan lagu. Seseorang bisa membuat musikalisasi puisi dengan menyenandungkan puisi, mengiringinya dengan ketukan, kendangan atau rebanaan. Lalu lagu bisa dipublikasikan misalnya di youtube. Jika menjadi viral dan banyak yang suka, produser, manager, atau perusahaan event organizer bisa meroketkan pendapatannya. Mungkin juga ia bisa bersama Hadad Alwi atau Sabyan Gambus tur keliling Indonesia dengan kontrak satu kali manggung dua jam seharga sekian (puluh) juta. Jauh lebih tinggi daripada pengamen jalanan.

Siswa juga bisa belajar membuat animasi atau mengedit video dengan Blender atau KineMaster. Media video bukan lagi monopoli penerbit atau stasiun televisi, setiap orang bisa menyimpan videonya di internet atau server seperti youtube. Lalu orang pun memasang meta data dan pengindeksnya agar mudah dicari orang lain.

Siswa juga bisa belajar bahasa asing selain bahasa Indonesia. Bahasa yang penting adalah bahasa Inggris atau bahasa Arab. Bahasa penting atau menarik lainnya adalah bahasa Spanyol, Prancis, Persia, Jepang, Cina. Salah satu teknik belajar bahasa adalah dengan mrnghafal lirik lagu-lagu. Orang yang belajar bahasa Inggris bisa mencari video lagu berbahasa Inggris dengan liriknya. Orang yang belajar bahasa Sunda bisa mencari lagu Doel Sumbang atau Darso. Orang yang belajar bahasa Jawa bisa mencari lagu-lagu Didi Kempot.

Siswa memang bisa menulis surat pribadi atau surat dinas di kertas, menggambar di kertas dengan crayon atau pensil warna, membuat lagu dengan piano mainan dan menulis notasinya di buku, belajar bahasa dari buku; namun siswa juga perlu diperkenalkan dengan alat atau sumber belajar digital. Jika siswa tidak belajar gawai atau digital native di sekolah, dia akan belajar digital native itu di jalanan dan tak tertarik dengan pelajaran sekolah.

Siswa juga belajar dari internet karena sumber belajar di internet begitu melimpah-ruah. Meski guru bukan satu-satunya penentu informasi, guru yang ketinggalan zaman bisa saja tidak menangkap tanda perkembangan zaman.

Eksplorasi siswa pada gawai mesti diarahkan. Jangan sampai siswa terjatuh ke jurang ilmu yang berbahaya atau terjebak di kubangan ilmu yang salah.

Pada pelajaran geografi siswa bisa mengenal google maps atau google earth. Siswa pun bisa belajar hukum tata negara di internet atau youtube. Pelajaran hukum tata negara diyakini merupakan penjabaran dari Pancasila. Siswa bisa menonton video sains (IPA, fisika, biologi, kimia) di youtube. Siswa juga bisa belajar tenis dari youtube misalnya teknik forehand, backhand, grip, karakter raket, karakter senar (string), serve, lob, volley, dan sebagainya. Potensi seperti itu harus ditangkap oleh guru sehingga guru tidak justru tertinggal oleh kemampuan siswa.

Siswa juga bisa mengunduh berkas dari internet seperti EYD, kamus. Siswa bisa brlajar e-learning seperti Spada atau Moodle. Siswa bisa belajar membaca jurnal internasional, memilih dan menonton video berorientasi pelajaran.

Video yang dipilih siswa mungkin saja bukan video yang berorientasi pelajaran. Siswa bisa memilih video populer yang kurang akurat tentang pelajaran, misalnya teori bumi datar, teori gravitasi, teori khilafah, sejarah khilafah, sejarah mazhab, pelajaran agama lainnya. Oleh karena itu guru harus mengeksplorasi video-video pelajaran di internet dan memilihkannya bagi siswa.

Dengan sumber belajar yang melimpah dari internet, otak siswa tidak akan terbatas kurung batok kelapa. Sebaliknya wawasan siswa akan terbuka atau bisa menerima perbedaan pendapat.

Siswa juga bisa membuat review channel youtube yang terkait dengan pendidikan. Siswa harus mengikuti pembelajaran video editor untuk produksi media pendidikan di youtube.

Siswa harus belajar tentang manfaat dan bahaya internet, manfaat dan bahaya gawai. Kecanduan, pornografi, kebohongan (hoaks), penipuan, prank seperti pocong yang menakuti warga adalah contoh bahaya internet dan gawai. Mengenal bahaya intetnet dan gawai jauh lebih penting daripada piawai menggunakan manfaat internet dan gawai.

Pada pelajaran memulis karya ilmiah siswa mesti belajar manajer referensi seperti Zotero atau Mendeley. Mereka juga belajar mengedit style sitasi mereka. Alamat internet untuk style sitasi adalah citationstyles.org atau editor.citationstyles.org. Di situs itu seseorang bisa mengunduh atau mengedit gaya sitasi mereka. Mungkin juga mahasiswa diorientasikan untuk mempublikasikan karya atau riset mereka di jurnal internasional terindeks. Dengan begitu, sitasi mereka harus disesuaikan dengan jurnal yang mereka tuju.

Siswa juga bisa pandai menggunakan media sosial semacam WA, Line, atau Telegram. Siswa juga akan bijak untuk tidak menyebarkan hoaks. Siswa akan bijak menanggapi polemik suatu isyu. Siswa tahu kapan harus diam dan kapan harus berbicara.

Siswa juga bisa belajar e-learning misalnya dengan platform Moodle seperti Spada. Mungkin juga siswa menggunakan google class atau google drive.

Siswa juga perlu belajar mailmerge untuk membuat surat massal, atau piagam massal.

Siswa juga bisa belajar kodi untuk streaming atau PVR. Selain youtube, ada juga kantor berita yang diduga terpercaya seperti MetroTV atau TVone. Pelanggaran terhadap kode etik jurnalistik atau UU ITE bisa menjerat seseorang pada tuntutan pidana.

Siswa juga bisa belajar membangun warung internet, provider internet, atau membuat jaringan OpenBTS. Siswa juga melajar untuk menyetel Mikrotik dalam jaringan mereka. Mungkin dilengkapi dengan wajanbolik.

Siswa juga bisa belajar membuat proyek augmented reality. Proyek-proyek diutamakan berorientasi pelajaran seperti pengamatan atau temuan mereka terhadap alam dan ilmu sosial.

Siswa juga bisa belajar pemrograman seperti Scratch atau MIT AI2 (app inventor). Di beberapa negara di luar negeri anak-anak mulai belajar perograman sejak di jenjang sekolah dasar. Pemrograman merupakan keterampilan yang mesti dikuasai anak-anak natif digital. Anak-anak pun perlu belajar elektronika seperti merakit robot, drone, mobil-mobilan. Lalu mereka juga belajar menyusun lego dan menggambar vektor.

Mumgkin anak-anak tertarik untuk belajar RPG game. Dengan begitu anak-anak belajar membuat game, membuat skenario, dan mengorientasikan permainan mereka untuk pelajaran.

Mungkin juga siswa bisa belajar statistik atau software matematika lainnya. Dengan begitu penguasaan siswa bisa lebih tinggi lagi.

Dengan kemampuan siswa yang kompleks siswa bisa memperdalam salah aatu yang dikuasainya dan memperoleh manfaat (rezeki) dari kemampuannya itu.