INTERNET SEHARUSNYA GRATIS

Para pemilik warnet semestinya tahu bahwa internet seharusnya gratis. Internet hanyalah komputer yang terhubung dengan komputer lain. Kemudian ada satu di antara komputer itu yang terus dinyalakan, tak pernah dimatikan, yang menyimpan file-file atau berkas yang dapat dilihat atau dibuka orang lain. Berkas itu bisa berupa teks, gambar, animasi, suara, atau film.

Mengapa internet di Indonesia harus bayar? Karena provider atau pemilik warnet mengatakan bahwa provider harus menyewa server. Selain itu konon server disimpan di luar negeri, seperti Singapur. Habislah kita, sudah server nyewa, disimpan di luar negeri pula. Bila ini terjadi maka data di server dapat dilihat orang Singapur sebagai pemilik server. Bisa dimanipulasi seenak perutnya.

Kerugian lainnya adalah lambatnya transfer data. Bila server disimpan di Singapur, tentu data akan lama sampai ke Bandung. Tentu akan lebih cepat sampai bila server disimpan di dekat komputer klien, misalnya di Sumedang.

Ada dua prinsip internet menurut Onno W. Purbo yaitu internet semakin murah bila banyak yang menggunakan. Internet semakin cepat bila server disimpan di dekat komputer klien. Kalau perlu server simpan di rumah masing-masing. 😀

Sekarang ada dana satu milyar per desa per tahun. Bagaimana jika dana itu digunakan untuk membagun server. Server itu juga bisa berupa open BTS. Dengan begitu tidak hanya komputer yang bisa terhubung ke server itu melainkan telepon selular juga bisa terhubung. Di server ini bisa disimpan sejumlah file yang berguna baik teks hingga film. Sedikit demi sedikit bisa diisi.

Yuk, kita dukung Onno W. Purbo sebagai menkominfo. Dengan begitu, beliau bisa membuat regulasi (peraturan) yang pro rakyat. Bukan menguntungkan korporasi atau provider semata. Bolehlah rakyat dan provider sama-sama ambil untung. Tetapi harus adil, jangan curang. Kata orang, penjajahan dunia sekarang di antaranya adalah membuat penjajahan server. Kita terus harus bayar, mahal pula, tak turun-turun.

Dana satu milyar per desa per tahun ini juga bisa digunakan untuk pengembangan potensi wisata seperti pengembangan area terbuka wisata, parkir Waduk Jatigede.

Membuat Program Android dengan App Inventor

Program Android dapat dibuat dengan App Inventor. Pengguna pemula App Inventor harus mempelajari dulu program App Inventor ini misalnya di saluran Youtube atau di tempat lainnya.
Pemrograman Android dengan App Inventor ternyata tidak perlu menginstal App Inventor di komputernya. Ia cukup menginstal App Inventor di Androidnya lalu ia bisa menjalankan program yang dibuatnya langsung di telpon selular Androidnya. Untuk menginstal App Inventor di Android, ia bisa melakukannya melalui Google Play Store, cari App Inventor. Pada contoh ini diinstal App Inventor 2 Companion agar bisa terhubung dengan komputer.

Selanjutnya diperlukan koneksi wifi. Sebenarnya ada beberapa cara lain selain koneksi wifi yaitu kabel atau tidak menggunakan telpon selular Android. Sementara ini ternyata bermasalah bila telpon Android dinyalakan wifi-nya. Komputer yang membuka web ai2.appinventor.mit.edu tidak bisa terkoneksi dengan Android. Namun bila menggunakan wifi lain, komputer bisa terkoneksi dengan Android.
Tinggal klik menu connect di broser lalu klik AI Companion. Android bisa menghubunginya melalui QR code atau 6 digit.
Setelah broser terkoneksi dengan Android, program Android bisa dibuat. Bila telah selesai, program dapat langsung dijalankan di Android tersebut.

Di web AI pun terdapat banyak sekali program yang dibuat oleh penggunanya. Kita bisa mempelajari program-program itu dan memodifikasinya.

Multimedia pada Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Sekolah Dasar

Multimedia pun dapat dibuat untuk jenjang sekolah dasar, sekolah menengah maupun perguruan tinggi. Multimedia dapat dibuat untuk bermacam-macam pelajaran. Pada pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, pengajar dapat membuat multimedia untuk pembelajaran bercerita (sastra), pembelajaran puisi, pembelajaran membaca, pembelajaran membaca permulaan. Multimedia yang dibuat itu dapat berupa animasi baik dengan gambar, suara, film selain teks.

Pada pembuatan multimedia untuk pelajaran cerita, pengajar dapat memasukkan cerita dengan gambar (imej) tokoh yang berperan dalam cerita. Pengajar pun dapat membuat animasinya. Cerita yang dipilih pengajar dapat dijadikan bahan pelajaran membaca, mendengarkan atau berbicara (misalnya menanggapi). Dengan begitu pelajaran dapat menjadi pelajaran tematik.

Pembelajaran tematik sangat menarik bagi pengajar karena dengan bahan yang sama, dengan sedikit perubahan atau modifikasi, pengajar dapat mengaitkannya dengan kompetensi lain, atau dengan mata pelajaran lain (misalnya Matematika, IPA, atau IPS).

Pada pembelajaran puisi, pengajar dapat dengan cepat menampilkan puisi dengan proyektor LCD. Pengajar pun dapat pula menayangkan video pembacaan puisi. Penayangan video ini semestinya memperhatikan penambahan audio, misalnya dengan speaker atau radio-tape recorder agar suara lebih nyaring.

Pada pembelajaran membaca, pengajar dapat dengan cepat menampilkan wacana untuk dibaca pembelajar. Pada pembelajaran membaca cepat, wacana dapat ditayangkan dalam waktu yang singkat agar pembelajar berlatih membaca cepat. Penggunaan proyektor akan memudahkan pelajaran membaca karena acap kali suatu sekolah kesukaran untuk memiliki wacana yang sama cukup banyak untuk dibaca satu kelas. Pembelajar dapat melanjutkan pada penghitungan kemampuan membaca (kecepatan efektif membaca).

Pada pembelajaran membaca permulaan, pengajar dapat menampilkan huruf-huruf, menampilkan suku kata, menampilkan kata-kata pendek, menampilkan kalimat-kalimat pendek untuk dibaca bersama. Pengajar dapat mengeja atau membaca suku kata dan meminta siswa membeo (mengulang) bacaan.

Pembelajaran membaca permulaan biasanya terintegrasi dengan pelajaran menulis permulaan. Dengan begitu, pengajar dapat memberi contoh dengan menulis di papan tulis. Pengajar dapat menulis huruf-huruf, menampilkan suku kata, menampilkan kata-kata pendek, menampilkan kalimat-kalimat pendek untuk dibaca dan ditulis bersama. Dengan begini, tidak selamanya media atau multimedia digunakan. Pengajar harus menggunakan papan tulis dan menulis di atas papan tulis agar bisa dicontoh oleh siswa.

 

Penggunaan Multimedia di Sekolah Dasar

Penggunaan multimedia di sekolah dasar merupakan potensi yang menarik. Bukan tidak mungkin pembelajaran di sekolah dasar menggunakan multimedia. Pengajar dapat menayangkan multimedia dengan proyektor LCD. Sekalipun pada saat ini belum banyak sekolah yang menggunakan proyektor LCD, namun potensi penggunaannya di masa depan sangatlah besar.

Bukan tidak mungkin sekolah dasar mengembangkan multimedia. Hal itu terutama guru-guru sekolah dasar sangat berkepentingan untuk mengembangkan multimedia di sekolah dasar. Pada masalah ini, guru-guru sekolah dasar harus mempunyai kemampuan untuk mengembangkan multimedia. Tentu saja penggunaan multimedia diasumsikan lebih efisien dan lebih efektif bagi pembelajaran. Dengan kata lain, multimedia diasumsikan lebih hemat, lebih mudah (efisien) di dalam pembelajaran, multimedia pun memberikan manfaat (efektif) yang lebih besar di dalam pembelajaran.

Kemampuan guru-guru untuk mengembangkan multimedia sangatlah penting. Pembuatan multimedia dapat dibuat dengan program presentasi. Institusi pendidikan tenaga kependidikan semestinya mengembangkan alumnusnya untuk membuat media dan multimedia.

Penggunaan multimedia ini akan menjadi alternatif dari media alami lain. Penggunaan multimedia dapat digunakan bila media alami sulit didapatkan dengan begitu, guru dapat menampilkan gambar atau filmnya. Apabila seorang guru dapat menampilkan berbagai jenis alat transportasi (motor, mobil, kereta api, pesawat terbang, perahu, kapal laut), hal itu akan cukup inspiratif bagi pembelajar. Apabila pengajar dapat memberikan contoh bunyi bahasa, pengucapan (artikulasi) bahasa, pengajar dapat melengkapinya dengan gambar-gambar.

Biasanya proyektor disandingkan dengan sistem audio. Sistem audio yang ditambahkan bisa saja radio-tape recorder. Hal ini disebabkan komputer yang biasanya disandingkan dengan penggunaan proyektor hanya bisa mengeluarkan suara yang kecil. Dengan mengunakan radio-tape recorder suara yang keluar dari komputer (multimedia) akan cukup nyaring dan bisa diapresiasi oleh pembelajar dengan baik.

Dengan begitu, multimedia yang digunakan di antaranya adalah komputer laptop (portabel), proyektor LCD, dan radio-tape recorder. Laptop dapat menyimpan berkas-berkas (file) multimedia. Proyektor digunakan untuk menampilkan multimedia. Radio-tape recorder digunakan untuk mempernyaring bunyi dari komputer agar suara multimedia itu dapat didengar dan diapresiasi oleh para pembelajar di dalam kelas.

Multimedia dengan proyektor LCD tidak selamanya bisa menggantikan papan tulis dan media alami. Namun multimedia ini semestinya melengkapi papan tulis. Pada pembelajaran menulis permulaan, guru semestinya memberikan contoh menulis di papan tulis. Pada pembelajaran mengarang pun, guru dapat mengorganisasikan siswa untuk menulis kalimat di papan tulis dengan tema yang ditentukan. Namun multimedia sangat efektif untuk menampilkan puisi atau wacana. Dengan begitu, pengajar tidak usah menulis puisi di papan tulis atau membagikan wacana. Menulis puisi di papan tulis akan menghabiskan waktu, menguras tenaga. Multimedia seperti ini dapat digunakan dan disempurnakan di masa depan.

Contoh multimedia yang dibuat misalnya pembelajaran bercerita (sastra), pembelajaran puisi, pembelajaran membaca, pembelajaran membaca permulaan.

Viber, Tango, WhatsApp, YM: Aplikasi Smartphone untuk Bertelepon Gratis

Viber adalah salah satu program aplikasi smartphone yang dikembangkan agar pengguna smartphone dapat bertelepon gratis. Informasi Viber dapat diperoleh dari situs resminya dengan alamat www.viber.com. Di situs webnya, Viber mengusung moto “free calls, free voip, free phone calls from iPhone and Android.” Viber saat ini tersedia untuk (Apple) iPhone dan telepon-telepon berbasis Android. Viber menggunakan nomor telepon sebagai identitas.

Ada beberapa syarat bagi pengguna Viber di antaranya kedua alat (device) telepon selular yang saling berkomunikasi harus menginstal aplikasi Viber. Kedua alat ini pun harus ada pada area internet 3G atau WiFi. Saat ini layanan 3G sudah ada di kota-kota besar. Jaringan WiFi bahkan sudah ada di sekitar sekolah (SD, SMP, SLTA, perguruan tinggi).

Prospek Viber sangatlah cerah terutama pada ponsel berbasis iPhone dan Android karena seandainya pengguna telepon selular menggunakan platform Viber, ia tidak usah lagi membayar tagihan telepon. Ia cukup berlangganan internet (sekitar Rp 80.000,00 sebulan) dan selama sebulan itu ia dapat menggunakan telepon sebebas-bebasnya kepada pengguna Viber lainnya. Sebagai tambahan, ia pun dapat mengirimkan sms kepada pengguna Viber lainnya secara gratis pula. Dengan begitu ia tidak lagi perlu membayar biaya sms yang disediakan provider (Telkom, Esia, SmartFren, Telkomsel, XL, Axis, dan yang lainnya).

Sebagai catatan di sini, ia dapat bertelepon ke manapun selama kedua orang yang bertelepon itu menggunakan Viber dan ada di area 3G atau WiFi. Ia dapat bertelepon ke Arab Saudi, Amerika, Inggris atau ke manapun (mungkin kepada teman yang baru didapat dari internet) tanpa ada tambahan biaya interlokal atau international call. Ia hanya berlangganan internet (3G) atau menggunakan WiFi dari lingkungannya.

Pada suatu saat nanti, seseorang yang mempunyai teman melalui jejaring sosial (misalnya Facebook) atau kenal dengan seseorang melalui microblog (misalnya Twitter) ia dapat menelepon temannya itu dengan aplikasi Viber tanpa harus khawatir membayar pulsa interlokal atau internasional kepada provider.

Sebagai catatan lainnya, kini (Oktober 2011) banyak keluhan pengguna provider karena provider membiarkan pihak ketiga mencuri pulsa para pelanggan. Bahkan sebagian pelanggan tidak merasa mendaftar (reg) dan sebagian lagi berusaha berulang kali keluar (unreg) dari program pihak ketiga yang menyedot (baca: mencuri) pulsa ini. Tentu saja pulsa ini akan diuangkan oleh provider dan pihak ketiga itu bagi keuntungan provider dan pihak ketiga itu sendiri.

Di sisi lainnya, provider telepon selular pun akan terancam karena kini hadir pula OpenBTS. Dengan anggaran (Rp 10 juta sampai Rp 20 juta) sekelompok orang (misalnya sekolah) dapat mempunyai provider sendiri. OpenBTS bakhan memungkinkan seseorang bertelepon dan berkirim sms gratis selama ia ada dalam wilayah gelombang OpenBTS itu. Pakar teknologi informasi Onno W. Purbo merupakan salah seorang yang mempublikasikan OpenBTS ini bagi masyarakat setelah sebelumnya beliau memasyarakatkan wajanbolik dan VoIP.

Viber akan diproyeksikan dapat diinstal di komputer. Dengan demikian, suatu saat, seseorang yang komputernya (laptopnya) terkoneksi dengan internet dapat menelepon (membuka koneksi telepon) dengan pengguna komputer lain.

Sebagai pembanding, ada pula program lain seperti Tango (untuk Android dan iPhone). Alamat situs resminya adalah http://www.tango.me/. Dengan Tango, dua orang dapat bertelepon dan melakukan video call. Program Tango juga dapat diinstal di Android, iPhone dan komputer. Seseorang dapat mengundang orang lain melalui email atau sms. Di dalam email atau sms yang dikirimkan seseorang dapat mengunduh (download) dan menginstal aplikasi Tango. Kedua orang ini pun dapat berkomunikasi dengan Tango. Jadi Tango berbeda dengan Viber karena Tango menggunakan identitas (id) khusus seperti YM, sedangkan Viber menggunakan nomor telepon sebagai id. Tango mempunyai kesamaan dengan YM, dan WhatsApp yaitu menggunakan identitas khusus.

Program lainnya adapula WhatsApp, situs resminya www.whatsapp.com. Program ini dapat diinstal di ponsel Android, Blackberry, iPhone, Nokia, WindosPhone. Program WhatsApp ini memungkinkan seseorang untuk melakukan chat secara grup, sms dan mms. Ia dapat pula menentukan lokasi teman-temannya (dengan aplikasi peta/map). Hanya saja program WhatsApp ini merupakan program yang berbayar sebesar $2 setahun.

Sesungguhnya program seperti ini sudah sejak dahulu dikembangkan yaitu program Yahoo! Messenger (YM). Program YM ini seseorang dapat melakukan VoIP (bertelepon), bersms (chat), atau melakukan video call. Yang mengherankan adalah, YM ketika diinstal di ponsel Android milik saya tidak dapat melakukan koneksi telepon apalagi video call. Bila hal ini terus berlanjut, maka popularitas YM akan menurun dan jatuh. Bahkan mungkin akan ditinggalkan oleh penggunanya.

Prospek bertelepon gratis ini sangat potensial dan perkembangannya sangat cepat. Indonesia bahkan tidak mungkin ketinggalan. Bila dulu, teknologi dapat diimpor setelah 10 tahun, sekarang, dengan globalisasi ini, program yang digunakan sebagai standari di dunia barat atau timur, dapat digunakan di Indonesia secepatnya.

Selanjutnya, masyarakat akan mengucapkan selamat tinggal kepada program yang tidak menguntungkan (misalnya YM). Masyarakat akan beralih pada komunitas mayoritas (platform yang paling banyak digunakan).

Sesungguhnya dengan platform Facebook (FB) juga sekarang orang dapat berkomunikasi. Seseorang dapat memiliki 5000 orang teman dan melakukan chat dengan FB. FB bahkan pada beberapa provider merupakan aplikasi yang gratis.

Dunia semakin menarik!