Home » Posts tagged 'Artikel'

Tag Archives: Artikel

BUMN, BUMD dan jadi Komisarisnya

Presiden adalah orang ysng menguasai sumber daya negeri ini. Munfkin masyarakat bisa menysksikan video Refly Harun bahwa negeri ini punya BUMN ring 1 yang dikuasai kementerian BUMN (Rini Sumarmo, Erick Thohir), misalnya Pertamina, himpunan bank milik negara (Himbara), Pelindo, Angkasa Pura II, Garuda, KAI, PLN, Jasa Marga, Telkom, Perum Bulog. Selain yang besar itu, ada banyak BUMN yang daftarnya ada di wikipedia.

Perpolitikan dan BUMN bisa dipelajari melalui video Refly Harun. Presiden pun harus pandai membagi direksi atau komisaris BUMN yang gajinya bisa mencapai 200 juta. Itu ada di video Refly dengan Said Didu. Said Didu adalah mantan komisaris BUMN. Ahok kini juga jadi komisaris Pertamina yang diharapkan memberantas mafia migas. Refly Harun juga pernah menjadi komisaris BUMN konon karena Menteri Rini saat itu ingin Refly membantunya tidak terlalu vokal terhadap pemerintah. Jika jabatan komisaris hanya berdasarkan vokalnya saja, tentu jabatan itu sangatlah mudah. Pak Munawir juga bisa menduduki jabatan itu. Apalagi orang partai macam PDIP Adian Napitupulu atau PDIP Masinton Pasaribu atau PDIP Herman Herry. Mungkinkah jabatan itu dilelang seperti gaya Jokowi di DKI. Di DKI jabatan lurah dan camat juga dilelang (?)dengan begitu, hanya orang yang baiklah yang berpotensi besar (?) untuk menjabatnya.

Untuk level daerah, ada juga BUMD yang dikuasai bupati atau gubernur.

Jenderal Qosim Sulaimani: Pilihan Orientasi Universal

Warga NU bisa memilih orientasinya. Bisa di sini bukan berarti harus. Bisa itu merupakan hak yang bisa diambil bila pilihan itu nenguntungkan. Yang menguntungkan itu bukan hanya perokok saja.

Anak-anak mungkin saja berkhayal tentang pahlawan super atau superhero seperti Spider-men, Suparman, Wonder Women, Captain Indonesia, dan sebagainya. Namun superhero itu hanya muncul di dalam komik atau film, tidak ada dalam realitas. Oleh karena itu seseorang yang dewasa akan memilih superhero yang benar-benar ada dalam realitas bukan hanya ada dalam khayalan saja.

Salah satu superhero yang ada dalam realitas adalah lah para prajurit yang melawan penjajahan di medan tempur pada saat ini ada perang-perang yang dikeluarkan oleh negara superpower di dunia ini bahkan perang itu menindas warga yang tidak bersenjata bukan prajurit melawan prajurit melainkan prajurit melawan rakyat yang yang tidak bersenjata atau tidak terlatih di medan tempur. Salah satu prajurit yang bisa menjadi idola adalah Jendral Qasim Sulaimani Selain itu mungkin juga orang-orang mengidolakan para prajurit yang bertempur di masyarakat atau di dunia maya misalnya Deny Siregar, Ade Armand, Refli Harun, Onno W Purbo, Amin Rais, Gatut Nurmantyo, bahkan Duwi Arsana yang bertempur mengalahkan kebodohan elektronika, atau Dody Priyatmono yang bertempur untuk mengalahkan kebodohan dalam membuat animasi dengan aplikasi Blender

Sungguh disesalkan jika sejumlah orang melihat orang lain secara subjektif. Orang seharusnya melihat orang lain secara objektif atau baik sangka (husnu zhan). Ada warga yang tidak bisa melihat kebaikan Jokowi atau Anies. Ada yang tidak baik sangka kepada Jokowi atau Anies. Pemimpin ini salah selamanya dan tidak ada benarnya. Ini sama sekali menutup mata dari kebenaran.

Kecanduan Ponsel

Kasus kecanduan ponsel pada anak usia enam tahun. Ketika anak kehilangan ponselnya (ponsel Eyang Dadun), anak menangis dan marah. Orang tua mengatakan bahwa ponselnya lenyap dibawa malaikat dan diganti mainan pistol. Tentu anak tetap menangis dan marah. Memang marah anak harus ada batasnya yaitu ada solusinya. Akhirnya orang tua menawarkan meminjamkan ponsel orang tua dengan syarat waktu yang terbatas. Tentu saja aplikasinya juga terbatas dan terawasi. Anak setuju dengan opsi ini.

Ini adalah salah satu terapi melepas anak dari kecanduan ponsel.

Penanganan kecanduan ponsel harus dilakukan dengan cermat, hati-hati, dan penuh perhitungan. Otang tuĂ  mempunyai tujuan baik harus melaksanakan tujuannya itu dengan baik agar buahnya juga menjadi baik. Contoh yang buruk adalah kemarahan, ketidaksabaran, pemaksaan.

Artikel Kemiskinan

Kemiskinan adalah keadaan ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, perumahan, pendidikan, kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan pribadi maupin sistem. Kemiskinan karena pribadi adalah kemalasan, kecurangan, prncurian, dan kezaliman. Kemalasan, kecurangan, kezaliman akan menyebabkan kemiskinan.

Ada sekelompok orang pekerja yang tidak punya modal, keahliannya adalah bekerja. Dengan keahliannya bekerja ia bisa memperoleh modal (investasi) dari pemodal. Seorang tukang kayu mungkin tak punya modal, seorang pedagang mungkin tak punya modal, seorang peternak mungkin tak punya modal, seorang petani mungkin tak punya modal. Lalu bisa saja suatu saat ada seorang pemodal memberinya modal dengan sistem bagi hasil. Namun jika pekerja ini malas, curang, atau zalim, pemodal akan menarik modalnya dan pekerja tetap miskin.

Diperlukan upaya penanggulangan kemiskinan yang pada dasarnya merupakan upaya bersama antara pemerintah dengan masyarakat.

Setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan yang layak untuk menunjang kehidupannya. Pekerjaan yang layak akan mengurangi jumlah pengangguran serta dapat memperbaiki kehidupan ekonomi masyarakat. Pekerjaan yang layak akan mengubah perekonomian suatu masyarakat menjadi lebih baik.

Pemerintah atau masyarakat yang menyediakan pekerjaan? Pemerintah harus menfasilitasi dengan regulasi. Namun jangan juga seperti di hutan sehingga trotoar dijadikan pasar.

Ada dua cara menjadi pekerja atau pemodal. Seseorang ysng punya modal akan menjadi pemodal. Seseorang yang punya modal kerja dapat menawarkan kemampuannya bekerja. Pekerja mesti loyal psda pekerjaannya meski terlihat loyal pada pemodalnya.

Dengan memahamo konsep pemodal dan pekerja, masyarakat bisa maju dalam kejujuran. Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara. Jika manusianya tidak jujur, kemiskinan bisa meliputinya.

Sekarang ada tuduhan bahwa pemimpin Islam disasar sebagai koruptor sedang pemimpin nonmuslim dilindungi. Kuncinya hanya satu, jangan sampai pemimpin Islam korup, tentu KPK tak akan mampu menceploskan orang tak bersalah ke penjara.

MUDAH DAN SUKAR

Apakah mudah itu? Mudah adalah pekerjaan yang bisa dilakukan tanpa berpikir terlebih dahulu. Sayidina Ali bin Abi Thalib pernah ditanya tentang berbagai masalah dan beliau bisa menjawabnya. Sahabat heran dan bertanya kepada beliau, mengapa beliau bisa mudah menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Ali bin Abi Thalib lalu menujukkan telapak tangannya dan bertanya, “Berapa jumlah jari di tangan ini?” Sahabat menjawab, “Lima.”
Sayidina Ali bin Abi Thalib bertanya lagi, “Mengapa engkau begitu mudah menjawab pertanyaan itu?” Sahabat menjawab, “Karena telah terbiasa.”
Sayidina Ali bin Abi Thalib berkata, “Demikian pula aku terbiasa dengan pertanyaan-pertanyaan itu sehingga bagiku pertanyaan itu mudah.”

Contoh hal mudah lainnya adalah membuat perabotan bagi tukang kayu adalah pekerjaan mudah. Ia tinggal mengukur, memotong dan mengerjakan segalanya seolah tanpa dihitung atau dipikir lagi. Demikian pula dokter yang merawat pasien atau guru mengajar anak membaca. Bagi dokter merawat pasien adalah pekerjaan mudah. Bagi guru mengajar anak membaca adalah pekerjaan mudah. Sebaliknya bila dokter disuruh membuat perabotan atau mengajar membaca, dokter akan merasa kesulitan. Pekerjaan itu adalah pekerjaan yang sulit baginya. Dokter bisa membuat perabotan namun ia harus memikirkan dulu atau memperhitungkan dulu. Ada kemungkinan dokter salah dalam perhitungan atau pemikirannha sehingga hasil kerjanya jelek. Perabotan yang dibuat dokter jelek. Demikian pula, dokter bisa keliru dalam mengajar membaca.

Definisi susah, sukar, sulit, masalah berat adalah pekerjaan yang mesti dihitung dulu. Kalau orang ditanya berapa 2×3, ia bisa dengan cepat menjawab. Namun bila ia ditanya berapa 27×3, tidak semua orang bisa dengan cepat menjawabnya. Setidaknya sebagian orang harus menghitung atau berpikir dulu untuk menjawabnya. Pekerjaan sukar bukan berarti tak tahu jalan keluarnya. Ia mungkin tahu jalan keluarnya namun harus dihitung terlebih dulu.

Ada orang yang berkata bahwa masalah agama adalah masalah yang berat. Ada orang yang berkata bahwa masalah ekonomi adalah masalah yang berat. Ada orang yang berkata bahwa masalah politik adalah masalah yang berat. Namun tidak semua orang berpendapat sama. Tentu ada pula orang yang berkata bahwa masalah agama, ekonomi, politik adalah masalah sepele.

Belajarlah selagi ada kesempatan karena berilmu adalah kesempurnaan. Puncak kesempurnaan adalah Allah swt. Sedangkan kebodohan adalah tidak adanya ilmu. Ilmu adalah cahaya dan kegelapan adalah tidak adanya cahaya.