Home » Posts tagged 'kurikulum'

Tag Archives: kurikulum

Pentingnya Belajar Bahasa

Salah satu keterampilan abad 21 adalah penguasaan bahasa. Orang mesti bisa cepat belajar bahasa Thailand, Jepang, Arab, Persia, Inggris, Spanyol, Prancis, Cina. Kendala bahasa mestinya dihilangkan dengan belajar bahasa. Dia bisa membaca berbagai bahasa dan memverifikasi (tabayun) kebenaran berita.

Begitu cepatnya informasi menyebar di media sosial. Berita mainstream acap kalah cepat. Berita-berita di dunia begitu cepat tersebar. Beberapa berita penting di antaranya berita pecahnya perang, berkembangnya situasi stabilitas negeri, demonstrasi negeri.

Dalam sejarah Indonesia, terdapat peristiwa jatuhnya Gus Dur disebabkan demo-demo yang seolah mengancam keutuhan negeri. Di era Presiden Jokowi, sepanjang pemerintahannya penuh warna demo dan upaya instabilitas negeri. Isu agama dikembangkan mengiringi pembubaran HTI. Masyarakat juga melihat kesucian KPK runtuh dengan bukti yang cepat menyebar.

Ada orang yang menganggap bahwa bahaya jika negeri ini dipimpin Jokoei. Ada orang menganggap bahwa bahaya jika negeri ini dipimpin Anies. Namun kita tak boleh berlaku seperti khawarij, yaitu memprovokasi tanpa bukti, teriak “bunuh, halal darahmu.” Itu perilaku khawarij. Berhati-hatilah. Kelompok khawarij inilah yang sebenarnya disebut sebagai rafidhah yaitu kelompok yang keras penentangannya terhadap Imam Ali pada masa kekhilafahannya. Bahkan salah seorang khawarij yang bernama Abdurahman bin Muljam memukul kepala Imam Ali as saat sedang salat subuh di masjid dalam keadaan sujud, di bulan Ramadan. Kelompok khawarij atau rafidhah ini menganggap perjuangannya sebagai ibadah, bahkan sampai mengkafirkan, dan membunuh sesama muslim, bahkan sampai membunuh khalifahnya.
Moral bangsa ini jatuh karena satu orang atau satu kelompok menghujat kelompok lain. Lebih lanjut satu orang atau satu kelompok teriak bunuh, halal darah orang lain atau kelompok lain. Lebih lanjut satu orang atau satu kelompok memukuli atau membunuh orang atau kelompok lain.

Di era media sosial ini tidak hanya satu kelompok yang berteriak. Jika satu kelompok berteriak, kelompok lain yang merasakan kesalahan kelompok ini akan merespon dengan juga berteriak. Maka mereka saling berteriak di media sosial. Dikatakan teriak karena ungkapannya acap kali tidak etis atau tidak lucu. Tidak elegan.

Kritik itu boleh. Kondisi akan mendorong kritik menjadi wajib atau haram. Kritik menjadi haram jika kritik kebablasan. Kritik menjadi wajib bila tanpa kritik, sesuatu akan hancur atau orang yang dikritik tetap budeg. Yang tidak boleh adalah hoaks. Kritik juga mesti disampaikan dengan santun bahkan elegan. Kritik yang bagus tentu logis dan masuk akal. Dengan begitu, tidak sulit menerima kritik jika kritik itu merupakan fakta. Kritik bisa jadi merupakan penyadaran bukan hanya bagi pemimpin, melainkan juga bagi masyarakat. Apakah kritik menghasut masyarakat supaya sadar tentang sesuatu?

Saya pernah ke luar negeri. Saya pernah ke Jepang, Arab Saudi, Thailand. Salah satu kendala ketika di luar negeri adalah terbatasnya komunikasi. Acap kali kita ingin berbicara dengan orang-orang namun kita tidak bisa bahasa mereka. Betapa kenyataan ini menyedihkan. Satu-satunya solusi adalah belajar bahasa.

Kini belajar bahasa Jepang, Thailand, atau Arab bisa dilakukan melalui youtube. Belajar bahasa Inggris pun bisa dilakukan dengan youtube. Orang juga bisa menggunakan kamus dan mencari terjemahan suatu kata di internet. Begitu mudahnya belajar karena sumber atau materi pelajaran yang sangat banyak di internet. Dulu seseorang yang belajar bahasa Jepang harus mencari guru, mereka juga harus mengingat cara mengucapkan bunyi bahasanya (fonemnya). Tidak selamanya mereka bertemu guru bahasanya itu. Bahkan mencari kaset belajar bahasa juga sangat sulit. Namun sekarang, belajar bahasa sangat mudah. Hanya tinggal keinginan seseorang untuk belajar saja yang menjadi penentunya. Jika seseorang enggan belajar, keengganan itu akan menjadi kendala baginya untuk paham.

Belajar bahasa Inggris bisa dilakukan dengan mendengarkan lagu-lagu bahasa Inggris. Beberapa orang lain menambah pelajaran bahasa Inggris dengan menonton film berbahasa Inggris.

Penilaian Kecerdasan Emosional

Evaluation of Emotional Intelegence
Penilaian Kecerdasan Emosional

Akal dan Keimanan
Kadang akal bertentangan dengan keimanan karena iman lemah. Akal mengetahui bahwa mayat tak bisa berbuat sesuatu namum iman menyangkalnya.

Seseorang harus menguji akalnya dengan semacam uji nyali.

Kompetensi
1. Profesional
2. Pedagogik
3. Sosial
4. Pribadi
5. R&D: tampil di MGMP, bikin media, makalah, seminar, RPP

Beberapa Sumber
H. Garner, Kecerdasan Jamak, multiple inteligence
Bloom, taksonomi
Jean Piaget, perkembangan mental anak

Kisah Nabi Isa as
Suatu saat Nabi Isa lewat di depan sekelompok orang. Mereka mengeluarkan kata-kata kotor kepadanya. Tapi Nabi Isa membalas dengan santun.

Seorang murid beliau bertanya, “Mereka mengeluarkan kata-kata kasar, tapi mengapa Anda membalas dengan santun?”

Nabi Isa as menjawab, “Karena orang hanya bisa memberi apa yang dimilikinya.”

Ihya’ Ulumiddin
—===

Artikel
Indikator kemampuan membaca permulaan: artikel
Indikator motivasi penggunaan media
Deskripsi kemampuan membaca siswa (foto), tidak hanya skor
—===

—===

Bekerja
Beda IQ dan EQ
Sejarah EQ
Lima potensi: akal, syahwat, marah, khayal, emosi
Definisi ilmu, ingat, lupa, pandai, bodoh, berpikir, mudah, susah
Cara Mengukur EQ
Emosi saat uji nyali
Enosi pada pasangan hidup
Emosi saat beda mazhab (dan fatwa)
Emosi dengan game
Emosi saat kalah pilkada atau pilpres
Emosi saat diputus Pacar
Enosi di jalanan

Lima Potensi
Seseorang diuji syahwat, emosi, dan akalnya. Ketika seseorang dihadapkan pada makanan enak sedangkan ia dilarang dokter umtuk mengkonsumsi makanan itu. Manakah yang ia pilih? Syahwatkah atau akalkah?

Melamar

Zahra, I love thee
Gombal
Tamat

Zahra, kamu cantik. Sangat cantik.
Terima kasih.
Rumahmu di mana?
Tamat

Look, those are rice fields
So beautiful
Yeah. Just like your heart

Dear female tourist, I have two friends there chalenging me wheter I can told you funny story that you can laugh. Are you agree? Here is the story.
I am an exotic massager. I offer you a free trial of my service. Will you agree to be my patient?

Melamar dalam Islam bisa dengan isyarat atau sindiran. Namun ada kalanya perempuan menganggap lelaki gombal.

Emosi Kepada Pasangan Hidup
Di timur seperti ada kebiasaan yang mengarah pada perempuan acap menguji kesabaran lelakinya. Seolah dunia ini tidak adil, meski aku bersalah, kamu mesti menerimaku apa adanya. Kamu tsk boleh marah meski aku salah. Aku representasi ibumu. Dulu kamu kan memujaku, mengapa sekarang berubah?

Kesetaraan gender seolah menuntut perempuan sama dengan lelaki atau sebaliknya lelaki sama dengan perempuan. Lrlski yang melindungi malah minta dilindungi. Perempuan yang dinafkahi malah yang menafkahi. Perempuan yang dimanja ataukah lelaki yang dimanja?

Saat inilah emosi diuji. Apa jadinya jika suami dan istri bertengkar setiap hari. Apa jadinya bila hati sudah luka? Bagaimana mengobatinya? Adakah pintu maaf bagiku atau baginya? Ini adalah ujian emosi. Hal itu karena orang yang melepaskan emosinya akan mampu berpikir jernih. Orang lain yang tidak terlibat akan mudah berpikir jernih.

Juga saat merawat orang tua. Dulu merawat anak, orang tua harus sabar. Kini merawat orang tua, anak pun harus sabar.

Bekerja
Bekerja adalah bagian dari ibadah kepada manusia. Jika seseorang malas atau bosan bekerja maka potensi syahwat, marah, khayal, emosi dapat digunakan dalam memotivasi dirinya. Lebih lanjut bekerja karena Tuhan adalah dorongan mutlak. Tuhan menghendaki msnusia bekerja. Dia pun dspat mrnrntukan maslahat sabar dalam kerjanya dan tidak serta-merta berpindah pada pekerjaan lain hanya karena alasan bosan.

Seseorang juga tak bisa menuruti keinginannya jika ia bosan salat, puasa, berbakti kepada keluarga dan masyarakat.

Inilah EQ diuji. Seorang yang emosional akan brrhrnti dari pekerjaannya hanya karena menduga pekerjaan lain lebih enak.

Ada satu cerita di media sosial.
Yaa Tuhan, aku bosan dan jenuh dengan pekerjaanku. Aku ingin bekerja dengan dikelilingi wanita. Kemudian Tuhan mengabulkannya dan tiba-tiba, berubahlah dia menjadi tukang sayur.
Lalu malamnya ia berdoa lagi. Yaa Tuhan, aku ingin dapat uang sambil kipas-kipas. Tuhan mengabulkannya dan tiba-tiba, berubahlah dia menjadi tukang sate.
Lalu malamnya ia berdoa lagi. Yaa Tuhan, aku ingin dapat uang sambil goyang kaki. Tuhan mengabulkannya dan tiba-tiba, berubahlah dia menjadi tukang jahit.

Game EQ
Mungkin suatu game membuat pemainnya frustasi. Mungkin suatu game membuat pemainnya ketagihan.

Ini adalah sebuah ujian emosi.

Bila pemainnya merasa bahwa ia terdorong untuk emosional dan ketagihan, pemain jarus menyadari itu dan bergerak meninggalkan game yang ia mainkan.

Kunci utamanya adalah kesadaran. Sadar bahwa sesuatu bergerak menjadi lebih baik. Sadar bahwa dirinya terseret menjadi lebih buruk.

Kadang-kadang orang lain menasehati namun orang yang dinasehati tidak mrmahami kebaikan nasehat tersebut.

Kadang-kadang perlu waktu untuk memahami sebuah nasehat. Mungkin seseorang perlu berbicara dengan Tuhan dan menohon petunjuk-Nya. Mungkin seeorang perlu memangis di hadapan Tuhan untuk meminta kebaikan-Nya. Mungkin seseorang perlu diuji emosinya untuk bisa bingung dan menangis ksrena persoalan yang dihadapinya. Mungkin peristiwa ysng dianggapnya tidak adil aksn mendorongnya mengadu kepada Tuhan dan tak percaya lagi memgadu kepada makhluk selain-Nya.

Mengukur EQ
EQ tidak bisa diukur dengan sejumlah pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan itu akan cenderung mengukur intelegensi. Pertanyaan seperti, “Bila kamu dalam keadaan sedih, apa yang kamu lakukan? Pilihan: a. bertakwa kepada Tuhan, b. Berserah diri kepada Tuhan, c. Diam dan tak berusaha, d. Merenung, berdiskusi, atau bertanya kepada orang lain.

Intelegensi emosi diukur dengan keseharian. Intelegensi emosi diukur dengan masuknya seseorang pada situasi emosi. Bila seseorang masuk pada situasi uji nyali, maka saat itulah emosinya diuji. Dia diuji hingga bila melewati kurang lebih 30 menit tanpa melambai ke kamera. Dia diuji emosi dan ketenangannya walau kru televisi menakut-nakutinya dengan suara, hantu jadi-jadian, dan efek malam. Ada sebagian di antara peserta uji nyali yang merasa ajan dicekik raksasa buta. Mungkin ia harus mengendalikan ketakutan yang ia rasakan.

Orang senang mengendalikan drone atau mainan remote control lain. Namun ia tidak merasa senang melatih mengendakikan dirinya sendiri. Hsl ini dapat dilakukan dengan seseorang mrnyadari akalnya memperhariksn ditinya dari jauh atau dari luar. Mulailah ia mengrndalikan emosi dan ditinya.

Seseorang harus brlsjar berpkir sebelum bicara. Media sosial pun sering mengungkap prlanggaean IT karena seseorang tidak memikitkan kata-lata sebrlum diucapkan.

Imam Ali mengatakan bahwa orang berakal mrnempatkan akal di depan lidahnya. Sedang orang bodoh menempatkan mulut di depan akalnya. Orang bodoh berbicara dulu sebelum berpikir. Orang pandai berpikir dulu sebelum berbicara.

Di jalan, seorang pengguna jalan marah krpada pengguna jalan lain karena dia menganggap pengguna jalan lain membahayakan keselamatan para pengguna jalan. Ia berpikir telah berbuat kebaikan. Namun semestinya ia bicara dan bertindak dengan santun. Ia tidak boleh berteriak untuk memperingatkan pengguna jalan lain. Ia tak perlu bereaksi berlebihan saat orang lsin melskukan pelanggaran. Jalanan kadang-kadang mendorong orang untuk berbuat sesuatu. Nsmun orang di jalan mesti banyak mrmveri dan mengalah.

Saat bethaji juga orang banyak memberi dan mengslah. Itu akhlak yang baik. Namun, itu bukan betarti siksp lemah dan pengecut. Itu karena tindakan tsngan hanya dilakukan oleh polisi dan pejabat.

Kesantunan juga muncul warga ketika melihat politisi andalan atau jagoannya kalah. Apa yang terjadi? Sebagian warga tidak percaya petugas TPS, KPU, MK. Sebenarnya mrreka tak bisa menuntut lagi. Apa yang terjadi? Demonstrasi, kata “penggal, bunuh, patahkan leher”, kamu Islam? Kamu menentang saudaramu ysng Islam? Darahmu halal” Gus Arya ditantang berkelahi, diancam bunuh. Abu Janda juga diancam bunuh, Denny Siregar juga diancam bunuh, Ade Armando juga diancam bunuh. Apa tak ada kata yang lebih kasar dari kata, “bunuh” atau “halal darahnya”?

–==Copas dari grup WA
*TIPS MENJAGA PERSAUDARAAN DI GROUP !!!*

Semoga bermanfaat.. 🙏🙏
1. Pahami bahwa kita memiliki perbedaan yaitu …
☆ Pendidikan
☆ Usia
☆ Status
☆ Agama, Mazhab
☆ Orientasi Politik
☆ Hobi
☆ Sifat
☆ Latar Belakang
☆ Kedewasaan
☆ Profesi
☆ Lingkungan
☆ Pola Pikir, dll.

2. Dari perbedaan tersebut, harap maklum jika ada anggota yang…
☆ Suka Humor
☆ Serius dan Santai
☆ Suka Ceramah Agama
☆ Suka Menasihati
☆ Suka Mengkritik
☆ Suka Cerita Politik
☆ Suka Posting Artikel

3. Keaktifan posting para anggota…
☆ Sangat aktif
☆ Sederhana aktif
☆ Kadang-kadang aktif
☆ Tak aktif tapi suka baca
☆ Memang malas buka wa
☆ Jadi anggota tapi tak aktif

4. Jangan mudah terpengaruh dengan isi posting sehingga kita jadi…
☆ Emosi
☆ Tersinggung
☆ Tak mau kalah
☆ Percaya begitu saja

5. Jika ada posting yang isinya keliru, kita perlu luruskan…maka jangan menambah gaduh atau memperkeruh suasana. Bagi yang posting tak betul jika diluruskan jangan cepat tersinggung

6. Jika ada posting yang kurang berkenan di hati kita, misalnya…
☆ Humor
☆ Gambar
☆ Video
☆ Cerita
☆ Artikel terlalu panjang
☆ Biarkan saja atau Delete

Jadikanlah perbedaan untuk saling melengkapi diantara kita.

Jadi…Fokus saja pada satu tujuan yaitu *”MENJALIN TALI SILATURRAHIM dan MEMPERERAT HUBUNGAN KEKELUARGAAN”.*
Semoga ada manfaatnya untuk merealisasikan Indahnya Kekeluargaan/Persahabatan agar terus kekal.selamat mencoba..🤝🤝🙏
–==end of copas

Teknik Menggambar Montase dengan Komputer

Mungkin sebagian orang (baru) tahu bahwa salah satu teknik menggambar adalah teknik menggambar montase. Dengan montase seorang bisa memotong (crop) suatu atau beberapa gambar, mengubah warna, mengubah bentuk suatu gambar, mengubah skala (ukuran) gambar, memindahkannya ke suatu tempat atau ke beberapa tempat yang lain, merotasinya,p dan menyusun gambar dari gambar-gambar yang ada.

Teknik montase sangat mudah apabila digunakan dengan komputer. Seseorang bisa menggambar dengan Gimp, Draw, Photoshop, atau semacamnya. Seorang pengguna komputer tentu sering menggunakan teknik ini misalnya gambar orang dikopi atau dibuat menjadi beberapa orang. Dia bisa tempelkan (paste) gambar itu di beberapa tempat dengan perbedaan warna, ukuran, bentuk, rotasi. Dengan teknik montase gambar satu orang dibuat menjadi gambar beberapa orang lain dengan ekspresi atau gestur yang berbeda. Gambar pohon atau semak semak dirimbunkan dengan teknik montase. Gambar awan, perumahan, pebukitan diperbanyak dengan teknik montase. Siswa bisa belajar teknik montase ini untuk melengkapi teknik menggambarnya dengan menggunakan komputer.

Pengetahuan menggambar komputer lainnya yang penting adalah gambar dengan vektor, kurva, atau node. Salah satu contohnya adalah membuat huruf (font). Selain itu seseorang bisa belajar membuat atau memanipulasi gambar atau foto misalnya dengan Gimp. Program lain yang bisa dipelajari adalah Blender untuk membuat gambar tiga dimensi. Seseorang bisa belajar membuat animasi, desain bangunan, taman, dan sebagainya.

Saat siswa sudah akrab dengan menggambar di komputer atau ponsel, guru sebaiknya tidak selamanya menggunakan kertas, spidol, dan krayon. Seorang pengajar bahasa Arab berkata bahwa huruf Arab komputer itu jelek tetapi huruf itu tetap digunakan karena bisa merekam teks Arab secara digital. Demikian pula menggambar dengan kertas tidaklah ditinggalkan melainkan diperkaya dengan menggambar di komputer dan ponsel.

Montase bisa dilakukan contohnya mendesain motor dari motor yang ada. Seseorang bisa mengganti setangnya, lampunya, rodanya, velgnya, joknya, tangkinya, suspensinya, spionnya. Dia bisa mengambil gambar dari suku cadang motor ysng diinginkannya, menempelkannya, mengubah ukurannya, atau kemiringannya. Seseorang bisa mengambil gambar dari internet, misalnya di images.google.com.

Bisa dibayangkan bahwa teknik montase digunakan untuk membuat binatang khayalan seperti naga. Seseorang memgambil badan ular, sayap elang, cakar elang, wajah singa, dan bola api. Teknik montase bisa digunakan untuk menghayal. Seseorang bisa menggabungkan benda mati dengam benda hidup seperti film Transformer.

Mungkin suatu saat anak-anak SD kita bisa merancang motor atau sepeda dengan FreeCAD. Pengguna tinggal memasang-masangkan suku cadangnya. Ada 2000 suku cadang motor listrik dan 20.000 suku cadang motor bensin. Ada program menggambar lain yang cuma bisa 2D yaitu LibreCAD. Keterampilan itu mesti dipelajari anak-anak di masa depan. Keterampilan anak atau siswa dimulai dari keterampilan orang tua atau guru. Jika anak-anak hanya bermain game atau video hiburan, mereka tidak akan punya keterampilan FreeCAD. Penggunaan FreeCAD pun bisa semacam teknik montase juga.

Pelajaran-pelajaran menggambar seperti ini sangat penting untuk membendung berbagai macam hiburan yang mengepung anak-anak. Anak-anak seharusnya tidak selamanya menonton video-video hiburan atau bermain game yang berorientasi hiburan. Anak-anak harus menonton video-video tentang pembuatan montase, pembuatan cat, atau pelajaran yang lainnya.

Keterampilan Siswa Sekolah Dasar bagi Anak Natif Digital

Keterampilan siswa sekolah dasar bagi anak digital native sangat banyak. Keterampilan siswa sekolah dasar pada era digital native di antaranya adalah belajar mengetik di ponsel, berkomunikasi di media sosial, membuat proyek buku atau cerita. Cerita yang dibuat siswa bisa sekedar snipet saja atau potongan cerita pendek. Cerita itu bisa hanya satu kalimat saja. Cerita bisa hanya satu paragraf. Cerita juga bisa satu halaman. Cerita yang panjang itu seperti novel. Siswa juga bisa belajar mengetik 10 jari di papan Qwerty. Papan Qwerty sekarang cukup empuk untuk ditekan jari, tidak seperti papsn tulis mesin tik yang keras. Mesin tik mulai suram pada tahun 1990-an.

Siswa juga bisa menggambar logo atau memanipulasi foto dengan Gimp. Membuat logo, memanipulasi atau mengubah logo, memanipulasi gambar atau foto merupakan keterampilan yang bisa dikuasai siswa. Keterampilan ini juga penting untuk dikuasai siswa.

Siswa juga bisa belajar membuat lagu dengan LMMS, FL Studio, Musescore, Audacity, atau HumOn. Ketika siswa membuat sajak dan membacakannya dengan berirama, sajak ini bisa dipadukan dengan lagu. Seseorang bisa membuat musikalisasi puisi dengan menyenandungkan puisi, mengiringinya dengan ketukan, kendangan atau rebanaan. Lalu lagu bisa dipublikasikan misalnya di youtube. Jika menjadi viral dan banyak yang suka, produser, manager, atau perusahaan event organizer bisa meroketkan pendapatannya. Mungkin juga ia bisa bersama Hadad Alwi atau Sabyan Gambus tur keliling Indonesia dengan kontrak satu kali manggung dua jam seharga sekian (puluh) juta. Jauh lebih tinggi daripada pengamen jalanan.

Siswa juga bisa belajar membuat animasi atau mengedit video dengan Blender atau KineMaster. Media video bukan lagi monopoli penerbit atau stasiun televisi, setiap orang bisa menyimpan videonya di internet atau server seperti youtube. Lalu orang pun memasang meta data dan pengindeksnya agar mudah dicari orang lain.

Siswa juga bisa belajar bahasa asing selain bahasa Indonesia. Bahasa yang penting adalah bahasa Inggris atau bahasa Arab. Bahasa penting atau menarik lainnya adalah bahasa Spanyol, Prancis, Persia, Jepang, Cina. Salah satu teknik belajar bahasa adalah dengan mrnghafal lirik lagu-lagu. Orang yang belajar bahasa Inggris bisa mencari video lagu berbahasa Inggris dengan liriknya. Orang yang belajar bahasa Sunda bisa mencari lagu Doel Sumbang atau Darso. Orang yang belajar bahasa Jawa bisa mencari lagu-lagu Didi Kempot.

Siswa memang bisa menulis surat pribadi atau surat dinas di kertas, menggambar di kertas dengan crayon atau pensil warna, membuat lagu dengan piano mainan dan menulis notasinya di buku, belajar bahasa dari buku; namun siswa juga perlu diperkenalkan dengan alat atau sumber belajar digital. Jika siswa tidak belajar gawai atau digital native di sekolah, dia akan belajar digital native itu di jalanan dan tak tertarik dengan pelajaran sekolah.

Siswa juga belajar dari internet karena sumber belajar di internet begitu melimpah-ruah. Meski guru bukan satu-satunya penentu informasi, guru yang ketinggalan zaman bisa saja tidak menangkap tanda perkembangan zaman.

Eksplorasi siswa pada gawai mesti diarahkan. Jangan sampai siswa terjatuh ke jurang ilmu yang berbahaya atau terjebak di kubangan ilmu yang salah.

Pada pelajaran geografi siswa bisa mengenal google maps atau google earth. Siswa pun bisa belajar hukum tata negara di internet atau youtube. Pelajaran hukum tata negara diyakini merupakan penjabaran dari Pancasila. Siswa bisa menonton video sains (IPA, fisika, biologi, kimia) di youtube. Siswa juga bisa belajar tenis dari youtube misalnya teknik forehand, backhand, grip, karakter raket, karakter senar (string), serve, lob, volley, dan sebagainya. Potensi seperti itu harus ditangkap oleh guru sehingga guru tidak justru tertinggal oleh kemampuan siswa.

Siswa juga bisa mengunduh berkas dari internet seperti EYD, kamus. Siswa bisa brlajar e-learning seperti Spada atau Moodle. Siswa bisa belajar membaca jurnal internasional, memilih dan menonton video berorientasi pelajaran.

Video yang dipilih siswa mungkin saja bukan video yang berorientasi pelajaran. Siswa bisa memilih video populer yang kurang akurat tentang pelajaran, misalnya teori bumi datar, teori gravitasi, teori khilafah, sejarah khilafah, sejarah mazhab, pelajaran agama lainnya. Oleh karena itu guru harus mengeksplorasi video-video pelajaran di internet dan memilihkannya bagi siswa.

Dengan sumber belajar yang melimpah dari internet, otak siswa tidak akan terbatas kurung batok kelapa. Sebaliknya wawasan siswa akan terbuka atau bisa menerima perbedaan pendapat.

Siswa juga bisa membuat review channel youtube yang terkait dengan pendidikan. Siswa harus mengikuti pembelajaran video editor untuk produksi media pendidikan di youtube.

Siswa harus belajar tentang manfaat dan bahaya internet, manfaat dan bahaya gawai. Kecanduan, pornografi, kebohongan (hoaks), penipuan, prank seperti pocong yang menakuti warga adalah contoh bahaya internet dan gawai. Mengenal bahaya intetnet dan gawai jauh lebih penting daripada piawai menggunakan manfaat internet dan gawai.

Pada pelajaran memulis karya ilmiah siswa mesti belajar manajer referensi seperti Zotero atau Mendeley. Mereka juga belajar mengedit style sitasi mereka. Alamat internet untuk style sitasi adalah citationstyles.org atau editor.citationstyles.org. Di situs itu seseorang bisa mengunduh atau mengedit gaya sitasi mereka. Mungkin juga mahasiswa diorientasikan untuk mempublikasikan karya atau riset mereka di jurnal internasional terindeks. Dengan begitu, sitasi mereka harus disesuaikan dengan jurnal yang mereka tuju.

Siswa juga bisa pandai menggunakan media sosial semacam WA, Line, atau Telegram. Siswa juga akan bijak untuk tidak menyebarkan hoaks. Siswa akan bijak menanggapi polemik suatu isyu. Siswa tahu kapan harus diam dan kapan harus berbicara.

Siswa juga bisa belajar e-learning misalnya dengan platform Moodle seperti Spada. Mungkin juga siswa menggunakan google class atau google drive.

Siswa juga perlu belajar mailmerge untuk membuat surat massal, atau piagam massal.

Siswa juga bisa belajar kodi untuk streaming atau PVR. Selain youtube, ada juga kantor berita yang diduga terpercaya seperti MetroTV atau TVone. Pelanggaran terhadap kode etik jurnalistik atau UU ITE bisa menjerat seseorang pada tuntutan pidana.

Siswa juga bisa belajar membangun warung internet, provider internet, atau membuat jaringan OpenBTS. Siswa juga melajar untuk menyetel Mikrotik dalam jaringan mereka. Mungkin dilengkapi dengan wajanbolik.

Siswa juga bisa belajar membuat proyek augmented reality. Proyek-proyek diutamakan berorientasi pelajaran seperti pengamatan atau temuan mereka terhadap alam dan ilmu sosial.

Siswa juga bisa belajar pemrograman seperti Scratch atau MIT AI2 (app inventor). Di beberapa negara di luar negeri anak-anak mulai belajar perograman sejak di jenjang sekolah dasar. Pemrograman merupakan keterampilan yang mesti dikuasai anak-anak natif digital. Anak-anak pun perlu belajar elektronika seperti merakit robot, drone, mobil-mobilan. Lalu mereka juga belajar menyusun lego dan menggambar vektor.

Mumgkin anak-anak tertarik untuk belajar RPG game. Dengan begitu anak-anak belajar membuat game, membuat skenario, dan mengorientasikan permainan mereka untuk pelajaran.

Mungkin juga siswa bisa belajar statistik atau software matematika lainnya. Dengan begitu penguasaan siswa bisa lebih tinggi lagi.

Dengan kemampuan siswa yang kompleks siswa bisa memperdalam salah aatu yang dikuasainya dan memperoleh manfaat (rezeki) dari kemampuannya itu.

Mahasiswa Belajar Riset dengan Dosen

Mahasiswa ditugasi untuk membuat riset mini. Fakta menunjukkan bahwa kemampuan mahasissa cenderung rendah atau mereka menganggap tugas itu sepele atau asal masuk. Ada sekitar 4 kelas yang rata-rata terdiri atas 40 mahasiswa. Jadi, 4×40 mahasiswa di tingkat satu. Hanya sedikit saja yang bagus, lengkap instrumen wawancaranya, observasinya, surveynya. Hasilnya pun masih sederhana, tak ada yang penggolongannya mengesankan. Penggolongannya tidak ada atau biasa saja.

Dari sisi kalimat, hanya kurang dari setengah atau seperempatnya yang kalimatnya bagus.

Dari sisi rujukan, hanya sedikit siswa yang pernah atau sering membaca jurnal online. Hanya sedikit pula yang membaca buku babon seperti ejaan, Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia, atau Abdul Chaer.

Karena rendahnya mutu riset mini mahasiswa itu, mungkin lebih baik kelas dikelompokkan pada tim riset berdasarkan payung penelitian dosen, misalnya riset pendidikan seksual bagi siswa SD, riset penggunaan gawai dalam pelajaran, riset pengembangan media, media AI2, pengembangan lagu dengan HumOn, LMMS, MuseScore, dan sebagainya. Cara pengelompokan ini ada kekurangan dan kelebihannya daripada cara individual.

Rendahnya mutu mahasiswa ini mesti digambarkan dengan hasil pindai atau screenshoot. Di sisi lain, tingginya kemampuam siswa itu juga mesti digambarkan dengan hasil pindai atau screenshoot.

Kekurangannya adalah potensi ada riset yang menginspirasi lebih kecil daripada cara individual. Mungkin pula ada mahasiswa yang tidak memberi kontribusi pada kelompok. Dengan begitu siswa luput dari kewajibannya mengasah pengetahuan dan keterampilan. Dosen harus meminta perwakilan mahasiswa untuk melaporkan mahasiswa yang tidak memberi kontribusi pada kelompok. Dosen mungkin tidak bisa selamanya mengawasi kinerja anggota kelompok.

Kelebihan cara kelompok adalah kemudahan dalam menilai. Bila satu kelas hanya ada lima atau enam kelompok, dosen hanya menilai lima atau enam tugas mini riset saja.

Program e-learning spada digunakan untuk mengumpulkan dan menilai tugas. Menilai 160 tugas individu mahasiswa itu benar-benar melelahkan. Mrmbaca dengan trliti setiap tugas yang masuk hampir mustahil. Mungkin membaca bagian-bagian pentingnya lebih meringankan. Dosen juga memeriksa kelengkapannya. Kadang-kadang indìkator penilaiannya disampaikan kelada mahasiswa agar siswa memperhatikam kelengkapan tugasnya.

Jika mahasiswa dikelompokkan, setiap mahasiswa harus mempunyai tugas spesifik, mulai dari menyusun instrumen, menjaring data, validasi data, proofread (perbaikan ejaan), penerjemahan, publikasi (jurnal atau ikut konferensi).

Misalnya mahasiswa belajar membuat proyek lagu Vangelis, “Conquest of Paradise” untuk pertunjukan dengan software LMMS atau HumOn.

Mungkin juga ada satu tugas individu dengan tema riset yang dibebaskan karena bisa jadi tema riset mereka menginspirasi riset yang bagus. Jika semua mahasiswa melakukan mini riset atau membuat judul mini riset, mungkin ada satu atau dua tema yang inspiratif.