Home » Posts tagged 'sajak'

Tag Archives: sajak

Sajak Di Jalan Raya

Setiap kali aku berada di jalan, melihat padatnya lalu lintas, tak ada orang yang mau mengalah. “Hai, Itsar adalah nama tengahku.” Aku mendengar seseorang berkata, “Kalian adalah sekelompok keong sutra (mungkin keong emas) yang tak mau mengalah kepada scorpion!”

Snipet Orok Tutunjuk

Budak teh ti orok keneh resep tutunjuk. Sigana bongan kolotna hayang purah tutunjuk. Ayeuna budakna teu eleh resep tutunjuk. Ari budakna tutunjuk, kolotna sok nempo nunjuk kana naon, nunjuk kanu naon. Bisi eta tutunjuk teh mere pituduh.

NU dan Ahl Bait

Seseorang tak bisa memaksa orang lain menjadi NU. Seseorang pun tak bisa menolak orang lain menjadi NU. NU sudah menjadi tradisi di negeri ini. Mungkin lain lagi jika seseorang harus masuk struktur inti organisasi itu.

Jika seseorang ditolak menjadi NU, dia tak akan memaksa jadi NU. Namun NU tidak pernah menolak seseorang untuk menjadi bagian darinya atau menggunakan tradisinya. Apalagi menolak seseorang keluar darinya.

Tak seorang pun bisa mencegah jika seseorang berkeinginan membela NU atau yang lebih besar daripada itu. Bisa juga seseorang membela Imam Mahdi jika beliau muncul sesuai ramalan Rasulullah saw.

Orang itu mungkin tak meminta menjadi anggota kehormatan karena pembelaannya itu kepada NU atau Imam Mahdi. Pembelaan itu adalah kewajiban jika seseorang merasa perlu membela.

Orang hanya merasa perlu membela orang baik di sekitarnya. Jika NU, habib, ahl bait, dzil kurba, aalihi saw adalah orang baik, mungkin semua orang wajib menolongnya.

Dalil solawat, dalil mubahalah, dalil tathir, dalil alyauma menunjukkan kewajiban itu.

Kalian wajib menolong.

Karena kalian punya darah untuk membela mereka.

Kalian punya nenek moyang yang menjadi pembela mereka.

Kalian pun punya keberanian untuk menjadi pembela mereka.

Jadi, mari kita bersama-sama bekerja untuk itu,

Mari menjauhkan permusuhan di antara kita.

Mari melawan musuh bersama.

Mahasiswa Belajar Riset dengan Dosen

Mahasiswa ditugasi untuk membuat riset mini. Fakta menunjukkan bahwa kemampuan mahasissa cenderung rendah atau mereka menganggap tugas itu sepele atau asal masuk. Ada sekitar 4 kelas yang rata-rata terdiri atas 40 mahasiswa. Jadi, 4×40 mahasiswa di tingkat satu. Hanya sedikit saja yang bagus, lengkap instrumen wawancaranya, observasinya, surveynya. Hasilnya pun masih sederhana, tak ada yang penggolongannya mengesankan. Penggolongannya tidak ada atau biasa saja.

Dari sisi kalimat, hanya kurang dari setengah atau seperempatnya yang kalimatnya bagus.

Dari sisi rujukan, hanya sedikit siswa yang pernah atau sering membaca jurnal online. Hanya sedikit pula yang membaca buku babon seperti ejaan, Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia, atau Abdul Chaer.

Karena rendahnya mutu riset mini mahasiswa itu, mungkin lebih baik kelas dikelompokkan pada tim riset berdasarkan payung penelitian dosen, misalnya riset pendidikan seksual bagi siswa SD, riset penggunaan gawai dalam pelajaran, riset pengembangan media, media AI2, pengembangan lagu dengan HumOn, LMMS, MuseScore, dan sebagainya. Cara pengelompokan ini ada kekurangan dan kelebihannya daripada cara individual.

Rendahnya mutu mahasiswa ini mesti digambarkan dengan hasil pindai atau screenshoot. Di sisi lain, tingginya kemampuam siswa itu juga mesti digambarkan dengan hasil pindai atau screenshoot.

Kekurangannya adalah potensi ada riset yang menginspirasi lebih kecil daripada cara individual. Mungkin pula ada mahasiswa yang tidak memberi kontribusi pada kelompok. Dengan begitu siswa luput dari kewajibannya mengasah pengetahuan dan keterampilan. Dosen harus meminta perwakilan mahasiswa untuk melaporkan mahasiswa yang tidak memberi kontribusi pada kelompok. Dosen mungkin tidak bisa selamanya mengawasi kinerja anggota kelompok.

Kelebihan cara kelompok adalah kemudahan dalam menilai. Bila satu kelas hanya ada lima atau enam kelompok, dosen hanya menilai lima atau enam tugas mini riset saja.

Program e-learning spada digunakan untuk mengumpulkan dan menilai tugas. Menilai 160 tugas individu mahasiswa itu benar-benar melelahkan. Mrmbaca dengan trliti setiap tugas yang masuk hampir mustahil. Mungkin membaca bagian-bagian pentingnya lebih meringankan. Dosen juga memeriksa kelengkapannya. Kadang-kadang ind├Čkator penilaiannya disampaikan kelada mahasiswa agar siswa memperhatikam kelengkapan tugasnya.

Jika mahasiswa dikelompokkan, setiap mahasiswa harus mempunyai tugas spesifik, mulai dari menyusun instrumen, menjaring data, validasi data, proofread (perbaikan ejaan), penerjemahan, publikasi (jurnal atau ikut konferensi).

Misalnya mahasiswa belajar membuat proyek lagu Vangelis, “Conquest of Paradise” untuk pertunjukan dengan software LMMS atau HumOn.

Mungkin juga ada satu tugas individu dengan tema riset yang dibebaskan karena bisa jadi tema riset mereka menginspirasi riset yang bagus. Jika semua mahasiswa melakukan mini riset atau membuat judul mini riset, mungkin ada satu atau dua tema yang inspiratif.

Sajak Elegi Sopir Truk

Sebagai orang jalanan

Jangan sampai kalian tahu

Kerasnya hidup di jalanan

Pungli rawan kecelakaan

Bajing luncat perampok hutan

Bahkan aparat gadungan

Bukannya menambah aman

Harta benda, pekerjaan,

Dan nyawa jadi taruhan

Orang tidak mengerti bahwa stabilitas pasaran

Bergantung pada lancarnya truk di jalanan

Lalu menteri keuangan akan menentukan

Siapa yang terbawah dari giliran

Roda ekonomi kebangsaan

Beras murah hanya dengan mengorbankan kesejateraan petani di ladang dan pesawahan

Dan guru disejahterakan

Karena sebagian

mendapat sertifikat dan tunjangan

Profesional dalam pelayanan

Dan sopir truk hanya bisa ikut aturan

Rasulullah dan bangsa Arab

Adalah penggembala dan pedagang

Membeli barang di tempat asal

Dijual di tempat persinggahan

Berjual beli di perjalanan

Berkeliling melihat negeri-negeri permai nan jauh

Hingga sampai di negeri tujuan

Dan kembali bertahun-tahun kemudian

Teori ekonomi modern
Menjadikan sopir truk
Hanya sebagai distributor
Di antara produsen dan konsumen
Hanya digaji mengantar barang
Seharusnya kamilah penerus itrah Nabi saw
Dengan modal pinjaman atau investasi
Siti Khadijah di masa kini
Saling berbagi keuntungan
Menyediakan segala kebutuhan
Yang tak ada di tempat ini
Dan tidak ada di musim ini

Jembatan timbang bukan lagi pungutan liar
Tentara dan polisi bisa jadi bagian distributor
Karena pemerintah sadar
Bahwa harga yang diserahkan pada pasar
Hanya akan dikuasai oleh mafia pedagang besar

Sebenarnya hidup di dunia adalah perjalanan
Menimba ilmu, mencari guru
Menafakuri hidup
Menghadapi cobaan
Menemukan Tuhan
Di setiap wajah, satwa, tumbuhan, dan bebatuan
Di barang dagangan, koin, dan pakaian
Di lembaran buku, di ucapan orang-orang
Di lembah, gunung, sungai, oase, dan lautan

Ternyata hidup kita sesat tanpa bimbingan
Dari para imam